I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia
CHAPTER 68


__ADS_3

Akhirnya vinda dan irene pun berdiri dan beranjak dari tempat duduknya. Lalu mereka saling merangkul, sontak dewa dan gibran yang melihat itu sangat terkejut.


"Kita pergi ya sayang mereka ganggu mulu dari tadi." Ucap vinda


"Iya sayang ayo." Ucap irene.


Mereka meninggalkan kevan resto dan menuju parkiran, vanessa dan yang lain hanya bisa menahan tawa karena akting vinda dan irene berhasil membuat gibran dan dewa terkejut.


"Jadi dia suka sesama jenis." Ucap gibran


"Cantik-cantik kok suka sesama perempuan sih." Ucap dewa


Dan viola pun berpura-pura menerima telepon dari baby shitter, ia berpura-pura menjadi janda anak 1.


"Halo chi kenapa?" Ucap viola yang berbicara sendiri dengan ponselnya.


"Apa baby nangis." Ucap viola pura-pura terkejut.


"Yaudah saya pulang sekarang chi." Ucap viola sambil membereskan barangnya.


"Gaes gue balik dulu ya naik taksi, baby gue nangis kasian babyshitter dirumah." Ucap viola lalu berdiri.


"It's okay gak apa-apa, oh iya kapan-kapan ajak baby lo ketemu kita dong." Ucap adisya yang masih sempat menggoda viola


Sialan lo dis,udah situasi kek gini lo sempet aja godain gue. Batin viola


"Pasti. Yaudah gue balik dulu." Ucap viola


"Mau saya antar." Ucap yusa


"Gak perlu surat cerai gue belum keluar, gue gak mau jadi bahan omongan tetangga." Ucap viola lalu meninggalkan kevan resto.


"Jadi dia janda anak 1." Ucap yusa yang masih melongo tidak percaya.


"Ya." Ucap vanessa dan vanya serempak. Sedangkan adis hanya mengangguk.


Tiba-tiba adisya berdiri begitu saja. Dan saat akan pergi tangan adisya di tahan oleh rafhel. Adisya pun menatap tajam ke arah tangannya yang ditahan rafhel.


"Don't touch me." Ucap adisya datar. Tetapi rafhel masih terus memegang tangan adisya.


"Kamu mau pergi kemana?" Ucap rafhel

__ADS_1


"Udah deh lo jangan gangguin gue. Gue udah punya suami, dan dia lebih baik daripada lo." Ucap adisya ketus. Rafhel yang mendengar itu langsung melepaskan tangannya.


"Gue pulang dulu ya,gue udah di jemput di depan." Ucap adisya diangguk i vanessa dan vanya. Lalu ia meninggalkan kevan resto.


Sedangkan vanessa dan vanya masih melihat teman-teman genta yang masih terdiam karena di depannya terjadi begitu banyak keanehan oleh gadis yang ia sayang.


"Pulang yuk gue harus kencan nanti siang." Ucap vanessa yang menekan kata kencan.


"Iya gue juga harus kencan jam 9. Duh gak sabar gue." Ucap vanya.


Tanpa pikir panjang vanessa dan vanya meninggalkan genta dan teman-temannya. Di dalam mobil vanessa dkk tertawa karena ide gila mereka yang berhasil membuat para laki-laki itu tidak berkutik lagi.


"Hahaha bgst ngakak gue, muka mereka tadi duh gak kuat lihatnya." Ucap adisya yang memegang perutnya.


"Vi katanya mau ke rumah buat lihat babyshitter." Ucap vanya menggoda viola


"Sialan lo, kan gue cuma gamau diganggu mereka terus." Ucap viola ketus


"Ren,vin lo beneran suka sesama jenis." Ucap adisya yang langsung di jitak oleh vinda dan irene


PLETAKK


"Aaadduuhhhh sakit ogeb." Ucap adisya sambil mengelus dahinya.


"Nes,van lo tadi hubungin siapa coba?" Ucap viola


"KEVIN/ALVIAN." Ucap vanessa dan vanya serempak.


"Oh jadi kalian berdua mau kencan sama mereka." Ucap vinda yang mulai menggoda kedua teman esnya.


"Ya nggak lah." Ucap vanessa dan vanya serempak.


"Ngaku aja nes,van kita gak masalah kok." Ucap adisya


"Aishhh terserah kalian aja, mood gue ancur gara-gara cowok tengil itu." Ucap vanessa datar


"Sebenarnya mau mereka apaan sih, gak ada kapok-kapoknya gangguin kita." Ucap irene teman-temannya hanya mengangkat bahunya cuek.


Sedangkan di kevan resto, genta dan teman-temannya masih di sana. Mereka benar-benar tidak percaya gadis yang mereka incar sangat mengejutkan.


"Gue gak nyangka kalau diantara mereka ada yang suka sesama jenis." Ucap gibran

__ADS_1


"Gue gak pernah merasa serius sama cewek, sekalinya serius malah dapat yang suka sesama jenis." Ucap dewa diangguk i gibran.


"Lah cewek yang gue suka ternyata janda anak 1 malah. Tapi gue siap kok jadi suami pengganti nya." Ucap yusa


"Kalian masih mending, lah gadis gue udah bersuami, jelas gue kalah jauh lah kalau suaminya seorang pengusaha, sedangkan gue cuma anak orang pemilik restoran doang." Ucap rafhel


"Gue gak bakalan berhenti ngejar gadis itu, selagi belum ada ikatan pernikahan." Ucap genta diangguk i revel


"Kok bagi gue gak mungkin deh yang terjadi tadi adalah kenyataan, sedangkan mereka kemarin malam berani banget godain kita." Ucap yusa


"Lo bener yus, ini pasti trik buat bohongin kita." Ucap revel


"Gak mungkin gimana? Jelas-jelas kan tadi udah terbukti di depan kita." Ucap dewa


"Ya lo mikir dong kemarin malam mereka berani ngerjain kita. Jadi kemungkinan besar tadi itu hanyalah kebohongan mereka aja." Ucap yusa


"Udah lah kita makan aja, itu urusan nanti." Ucap genta menengahi teman-temannya.


Sedangkan dimobil vanessa dkk sudah menuju ke kantornya, ia melesat dengan kecepatan sedang karena ia masih ingin menikmati udara pagi hari.


"Eh vi nama baby lo siapa sih?" Ucap vinda yang masih menggoda viola


"Apaan sih lo. Alasan gue masih mending ya daripada lo suka sesama jenis hiii merinding gue, jauh-jauh sama gue vin. Gue masih normal." Ucap viola yang menggoda balik.


"Wah ngajak ribut ni bocah." Ucap vinda sambil menggulung jaket nya.


"Lo pikir gue takut gitu." Ucap viola yang melakukan hal sama.


"Ya sudah seharusnya lah lo takut sama gue." Ucap vinda ketus


"Woy gue bisa aja ya nembusin semua panah ke tubuh lo kalau gue mau." Ucap viola


"Gue lebih bisa tembakin semua peluru ke kepala lo." Ucap vinda


"BRISIK."Ucap vanya dan vanessa ketus


----------^^^^----------


Gantung dulu ya hihi kapok 😂


Author bakalan rilis novel kedua loh eaa:v

__ADS_1


Tunggu saja ya. dan jangan lupa buat like,comment dan VOTE kak 😗


Terimakasih 🙏


__ADS_2