
Teman-teman Vanessa yang baru kali ini mereka melihat sisi Vanessa yang begitu rapuh pun menjadi iba. Mereka semua sudah tau cerita kedua orang tuanya, dan nama Ayah kandungnya pun sudah tau.
"Nes, jangan pernah merasa sendiri kita semua sayang sama lo." Ucap Vanya yang langsung reflek memeluk Vanessa.
"Iya nes walaupun keluarga lo yang sekarang hanya keluarga angkat, tapi mereka begitu sayang sama lo. Bahkan mereka gak bandingin mana anak kandung dan mana anak angkat mereka." Ucap viola yang ikut memeluk Vanessa.
Semua teman-teman Vanessa merasakan sisi rapuh yang selama ini Vanessa pendam, terkadang Vanessa juga menangis diam-diam di kamarnya. Karena ia terlalu malu untuk Menunjukkan sisi rapuhnya, tetapi sekarang ia sudah mengeluarkan keluh kesahnya di hadapan teman-temannya.
Mereka berpelukan, saling menguatkan satu sama lain. Begitulah persahabatan mereka 1 orang merasakan sakit maka semua akan ikut merasakannya. Mereka yang selalu disebut sebagai wanita kuat atau iblis cantik juga memiliki sisi rapuh masing-masing.
Setelah merasa Vanessa sudah tenang akhirnya mereka pun duduk santai, sambil menikmati angin pantai dan memejamkan matanya. Karena mereka enggan kembali kedalam hotel dalam keadaan mata bengkak. Hingga mereka tidak sadar bila mereka sudah tertidur disana.
2 jam kemudian mereka bangun dan ternyata mereka tidak sedang ber enam, melainkan ada Dean,Reno,Rino,Steve,Satria,Arjuna,Brian,Billy,Deni,Mike dan Barrack. Vanessa sangat terkejut karena para laki-laki itu menatap mereka, bukan menikmati keindahan pantai melainkan memandang wajah mereka.
"Kak Barrack." Ucap viola lalu memeluk kakak kandungnya. Barrack membalas pelukan sang adik.
"Kalian ini kasur di hotel masih empuk tapi lebih memilih tidur di atas pasir dibawah pohon kelapa." Ucap Dean.
"Lebih baik gini kak menikmati angin alami dari pantai bukan AC." Ucap Adisya santai. Sedangkan Dean hanya menggelengkan kepala.
"Ngapain natap gue kayak gitu." Ucap Vanya ketus karena Arjuna menatapnya dengan senyum-senyum.
__ADS_1
"Kalian ngapain kesini." Ucap vinda yang heran menatap kedatangan Dean dan para Musketeers nya.
"Kami juga ingin menikmati pemandangan ini." Ucap Billy santai
"Princess mata kamu sedikit sembab, kamu habis nangis." Ucap Reno yang sedikit terkejut.
"Bukan hanya princess ren, tapi Vanya,viola,vinda,Adis,Irene juga sama sembabnya." Ucap rino.
"Vio kamu habis nangis sayang, kamu kenapa cerita sama kakak." Ucap Barrack yang setelah melihat wajah viola lalu menenggelamkan ke pelukannya kembali.
"Vio gak apa-apa kak, terkadang Vio rindu sama papa dan mama." Ucap viola sedikit berbohong.
"Ssttt.. disini udah ada kakak jadi kamu jangan sedih lagi ya." Ucap Barrack lembut. Viola hanya mengangguk dan menikmati pelukan hangat dari sang kakak.
"Rindu mama." Ucap Vanessa singkat sambil menahan air matanya. Saat Dean akan memeluk Vanessa tiba-tiba Rino sudah menarik Vanessa duluan ke pelukannya.
"Ternyata adik kakak ini bisa sedih juga." Ucap Rino sambil mengelus rambut Vanessa.
"Nessa juga manusia kak." Ucap Vanessa ketus di dalam pelukan Rino.
"Aku kira kamu iblis cantik." Ucapan Rino membuat Vanessa dkk membelalakkan matanya.
__ADS_1
Deg
Vanessa dkk terdiam mendengar ucapan Rino. Mereka langsung memasang wajah datarnya dan Vanessa pun melepaskan pelukannya. Begitu pula viola yang melepaskan pelukan kakaknya.
"Maaf kak kita belum menyiapkan apapun permisi." Ucap Vanessa lalu beranjak dari pantai.
"Permisi semuanya." Ucap Irene dan Adis serempak lalu segera menyusul Vanessa.
"Kak Barrack, Vio kesana dulu ya karena Vio belum siapin gaun buat nanti malam." Ucap viola
"Baiklah, jangan terlalu lelah ya sayang. Kakak gak mau kamu sakit." Ucap Barrack lalu mencium kening viola. Viola tersenyum tipis dan segera meninggalkan pantai bersama vinda dan Vanya.
Setelah kepergian Vanessa dkk, para laki-laki sangat bingung kenapa tiba-tiba mereka langsung meninggalkan pantai setelah Rino berbicara mengenai iblis cantik.
"Princess aneh ya kak." Ucap Rino sambil menatap kepergian Vanessa.
"Mungkin dia tersinggung dengan ucapanmu Rin." Ucap Dean mencoba berfikir positif.
"Hmm kalau princess marah bisa bikin aku pusing nih kak." Ucap Rino yang mulai gelisah.
"Kenapa." Ucap Brian
__ADS_1
"Karena selama ini yang membuat para wanita menjauh adalah princess. Dia selalu menolongku saat para wanita manja mencoba mendekat padaku." Ucap rino. Karena memang benar Dean,Reno dan Rino selalu diselamatkan Vanessa dari kejaran para wanita yang mencoba mendekati mereka hanya karena harta keluarga Samudra.