
DI NEGARA A
Markas utama green snake mendapat kabar bahwa markas yang ada di negara C,I,X dan F sudah hancur dan tidak bisa bangkit kembali. Ketua mereka benar-benar murka karena sudah gagal mendapatkan ketua BLS ditambah hancurnya markas yang termasuk mulai besar di 4 negara.
"Ketua gawat. 4 orang yang kita kirim tadi tidak dapat membawa ketua BLS, mereka sudah mati ditangan IBLIS CANTIK." Ucap salah satu tangan kanan Green Snake
"Mereka begitu bodoh. Hanya membawa gadis saja susah." Ucap ketua Green Snake yang sudah berkepala 5 tetapi tidak pernah menikah ataupun memiliki keturunan. Bagi ketua green snake wanita hanyalah mainan dan pernikahan tidak penting bagi nya.
"Tapi...." ucapan tangan kanan nya menggantung karena takut bosnya sangat murka dan menghukumnya.
"Tapi apa?" Ucap ketua green snake
"E..ehmm.. Markas yang sudah mulai berkembang besar di 4 Negara sudah hancur ketua dan tidak dapat dibangkitkan lagi." Ucap tangan kanan itu dengan hati-hati. Mata ketua green snake membelalak dan ia pun menggebrak meja di depannya.
BRAKKK
"Bagaimana bisa hancur." Teriak ketua green snake
"Ketua BLS mulai tidak terima karena kita terus mengusik ketenangannya, sehingga markas di 4 negara milik GREEN SNAKE hancur dan tidak dapat dibangkitkan lagi." Ucap tangan kanan itu
"Brengs*k, bagaimanapun caranya kalian harus mendapatkan 4 gadis itu." Bentak ketua green snake. Semua anggota dan tangan kanan green snake pun takut karena ketua mereka sangat marah.
"Ba..baik ketua." Ucap tangan kanan green snake.
"Kirim 100 anggota untuk menghancurkan markas utama BLS, pasti ketua mereka akan langsung datang." Ucap ketua green snake dengan menyeringai
"Baik ketua." Tangan kanan itu segera meninggalkan ruangan ketuanya dan memberi perintah kepada 30 anggota mereka untuk menyerang markas BLS.
Tetapi semua itu sangat sia-sia karena vanessa sudah bisa memastikan bila ketua green snake pasti mengirim balasan ke markas utamanya. Vanessa sudah mengamankan markas utama, di gerbang sudah tersalur listrik dengan tekanan tinggi, siapapun menyentuhnya bisa tewas seketika. Dan di dinding pagar depan mansion sudah banyak tembak panah yang di celupkan racun mematikan. Sehingga mansion akan tetap aman walaupun banyak anggota yang terluka.
Markas BLS
"Tuan daffa markas diserang." Ucap salah satu anggota BLS.
"Kalian serang mereka dari lantai 2, jangan ada yang keluar gerbang, karena gerbang utama sudah dipasang listrik oleh Bos kita." Ucap daffa
"Baik tuan." Ucap salah satu anggota BLS.
__ADS_1
Para anggota BLS mulai dari sniper dan pemanah berada di lantai tiga, sedangkan para tangan kanan berada di lantai 4. Viko sudah menekan tombol yang dibicarakan vanessa. Benar saja dalam sekejap banyak anggota Green Snake yang tumbang. Tetapi anggota BLS ada yang terluka hanya saja tidak terlalu parah.
40 menit BLS menghancurkan anggota Green Snake. Mereka benar-benar beruntung karena bos mereka sangat memperhatikan keselamatan anggotanya. Banyak anggota yang harus diobati karena ada yang terluka karena tembakan. Setelah musuh sudah tewas gerbang listrik sudah tidak menyala, dan menjadi gerbang biasa lagi.
Viko mengirimkan pesan kepada vanessa bila mereka berhasil mengalahkan anak buah green snake yang mencoba menyerang markas. Tetapi vanessa tidak membalas karena sudah berada di alam bawah sadar.
"Hmm sepertinya ni bocah udah tidur." Gumam viko lirih
-------------------------------
Pagi harinya vanessa dkk segera membersihkan badan dan sarapan karena mereka harus mnegikuti kelas lagi, setelah semua selesai mereka pun berangkat kali ini vinda yang mengambil alih kemudi karena semua nya sedang dalam mode malas. Vanessa membuka ponselnya dan tersenyum tipis.
"Markas utama diserang." Ucap vanessa santai
"Loh, apakah kita harus kesana." Ucap viola
"Terus gimana nes?" Ucap irene
"Udah tenang aja, kemarin malam markas diserang tetapi dalam sekejap banyak yang tewas karena viko dan yang lain nurutin apa yang udah gue arahin ke mereka." Ucap vanessa menyandarkan kepalanya
"Intinya gue gak mau tau nes secepatnya kita harus ke markas utama green snake." Ucap vanya datar
"Santai aja keles,gue tau perasaan lo tapi ya tenang lah." Ucap vanessa datar
Tiba-tiba ada mobil jeep putih menghadang mobil vanessa dkk. Lalu keluarlah 8 laki-laki bertubuh kekar dan membawa kapak.
"Ini apa-apaan lagi?" Ucap vinda
"Wih bawa kapak cuy." Ucap irene
"Gue benci kalau ngakuin ini, langsung aja pake jubah kita." Ucap vanessa
Mereka pun memakai jubah dan topeng kebanggaan, lalu segera turun dari mobil. 8 laki-laki itu yang awalnya sangat semangat menjadi sedikit pucat, karena mereka pikir yang mereka hadang adalah mobil orang lain, ternyata mobil milik ketua BLS dan tangan kanannya.
"Mau apa lo?" Ucap viola
"Berani banget ngusik ketenangan kami." Ucap irene
__ADS_1
"Gak sayang nyawa ternyata." Ucap adis
"Ka..kalian BLS." Ucap salah satu dari mereka tergagap karena tiba-tiba atmosfer menjadi dingin.
"I'M LEADER MAFIA OF BLS." Ucap 4V serempak. Dan nyali 8 orang itu semakin menciut karena mereka salah mengganggu kehidupan IBLIS CANTIK. 4V tidak marah dijuluki iblis cantik karena memang benar adanya, bila menghajar lawan mereka sangat ganas.
"Ma..maafkan kami nona." Ucap ketua mereka.
"Kalian tau kan kita tidak mudah mengampuni orang yang sudah mengganggu kita." Ucap vinda, 8 laki-laki itu semakin ketakutan.
"Bos sekarang kita harus bagaimana."
"Bos aku tidak mau berurusan dengan para iblis cantik."
"Aku lebih baik mundur dari begal bos, daripada harus berhadapan dengan lara wanita itu."
Anak buah dari begal itu semakin ketakutan karena rumor yang beredar menjadi kenyataan,bila ketua BLS orang yang tidak mudah mengampuni, bagi mereka lebih baik membunuh daripada harus dibunuh karena dimaafkan.
"Woyy, malah diskusi mereka. Jadi apa enggak nih?" Ucap adis
"Aaaaa..ampuun nona." Ucap mereka tergagap
"Pergi lo semua." Ucap vanessa datar dan dingin
"Kalau sampai kami tau kalian melakukan ini lagi, bersiaplah nyawa kalian selanjutnya yang kami kirim ke neraka." Ucap irene
"Terima kasih atas kebaikannya nona. Kami janji tidak akan melakukan ini lagi." Ucap ketua mereka
"Pergi sebelum kita berubah pikiran." Ucap vanessa. Seketika 8 orang itu masuk ke dalam mobil dan melesat meninggalkan vanessa dkk.
Vanessa dkk sudah kembali di dalam mobil dan segera menuju ke tempat kelas mereka. Vinda mengemudikan dengan kecepatan penuh agar tidak terlambat, sampai disana mereka segera masuk ke kelas
-------------^^^^-------------
Hai readers 🤗
maapakeun ya karena telat up lagi karena author ada sedikit kendala hehe:)
__ADS_1
jangan lupa untuk Like,Comment dan VOTE ya:)
Terima kasih ❤