I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia
CHAPTER 130


__ADS_3

Sedangkan di pesta, ayah dan bunda mulai bertanya Dean,Reno dan Rino tentang keberadaan vanessa. Walaupun mereka tau alasan ketiga putranya menjodohkan Vanessa dengan satria.


"Dean,princess kemana." Ucap bunda yang khawatir dengan Vanessa.


"Dia butuh waktu untuk menerima perjodohan ini bunda, ya mungkin dia ada di apartemen Irene atau vinda." Ucap Dean mencoba menenangkan ayah dan bunda.


"Ayah dan bunda tenang saja, setelah ini princess pasti menerima kenyataannya kok." Ucap Rino santai.


"Karena, baru kali ini bunda mengetahui princess marah, sampai panggilan ayah dan bunda saja ia tidak menghiraukan."Ucap ayah.


"Biasa dong ayah, dia kan butuh waktu untuk menerima ini. Kalaupun Reno di posisi Vanessa, pasti akan melakukan hal sama." Ucap Reno. Sedangkan ayah dan bunda hanya menganggukkan kepala.


Kamu dimana princess, ayah dan bunda benar-benar khawatir dengan kamu. Batin Rino


Kakak mohon segera pulang princess. Batin Reno


Sedangkan di markas BLS Vanessa ada di dalam kamarnya, ia terus mencoba untuk melepaskan cincin itu. Tapi entah kenapa cincin itu serasa melekat di jarinya dan sangat sulit untuk di lepaskan. Vanessa menggeram kesal.


"Aaaarrrgggghhh.. apasih yang ada dipikiran kalian kak." Teriak vanessa. Untungnya kamar dilantai 4 dilengkapi dengan peredam suara.


Setelah Vanessa menumpahkan kekesalannya dengan berteriak tiba-tiba ia mendapat kabar dari Viko, bila acara keluarganya mulai diluar kendali. Ada kekacauan yang dibuat beberapa oknum, bahkan keamanan pun dapat dikelabui orang itu.


Vanessa segera menyambar kunci mobilnya, saat akan turun teman-temannya juga mendapat kabar yang sama. Akhirnya mereka kembali ke pesta dengan pakaian casual mereka, setengah jam kemudian mereka menuju ke pesta. Benar saja keadaannya sudah semakin kacau, keluarga Vanessa, Vanya dan Adisya dikumpulkan dan dijadikan tawanan.

__ADS_1


Vanessa dkk sampai dengan keadaan tangan membawa pistol masing-masing di salah satu tangan mereka. Keluarga mereka pun sangat terkejut melihat Vanessa dkk tiba dan membawa pistol, begitu pula dengan para tamu undangan dan kolega bisnis mereka.


"Siapa kalian." Ucap Vanessa datar.


"Hahahaha anda tidak perlu tau siapa kami nona." Ucap salah satu mereka.


"Hanya sekumpulan sampah." Ucap Vanya datar.


Setelah Vanya mengatakan itu, Viko,rudin,Rizki, Daffa datang dengan membawa anggota mereka. Mereka menangkap oknum yang membuat kekacauan, 20 orang yang membuat kekacauan pun dibawa oleh anggota BLS. Mereka ditaklukkan anggota BLS.


"Kau tangan kanan BLS." Ucap salah satu mereka.


"Ya kami tangan kanan BLS." Ucap Viko


"Kenapa kau menangkap kami." Ucap salah satu mereka.


Orang yang protes karena ditangkap BLS pun terus memberontak di dalam cekalan Rizki. Vanessa yang geram pun mendekat dan membisikkan sesuatu di telinga orang itu. Seketika dia mulai pucat dan berkeringat dingin, tubuhnya serasa membeku setelah mendengar ucapan Vanessa. Vanessa mengisyaratkan tangan kanannya untuk membawa pembuat onar ke markas mereka.


Setelah itu mereka pun dibawa ke markas BLS. Vanessa dkk segera membebaskan semua orang yang diikat, bahkan ada yang terluka karena kekacauan itu. Vanessa melepaskan keluarganya.


"Princess kamu darimana sayang." Ucap bunda lembut.


"Nessa dari apartemen Bun." Ucap Vanessa

__ADS_1


"Tapi, bagaimana kalian tau kalau disini keadaan sangat kacau." Ucap Arjuna.


"Firasat saja." Ucap Vanessa datar.


Saat Dean akan bicara Vanessa langsung meninggalkan keluarga nya dan berjalan ke arah satria yang sudah terkulai lemas. Vanessa melepaskan ikatan tangannya dan segera menghubungi ambulans. Saat Vanessa akan pergi, satria memegang tangan Vanessa.


"Saya mohon dengarkan penjelasan kakakmu, dia pasti punya sebab Vanessa."Ucap satria.


"Lepas." Ucap Vanessa datar. Satria pun melepaskan tangannya.


Vanessa kembali ke keluarganya dan melihat ayah bundanya. Untunglah mereka baik-baik saja.


Ditempat lain


"Tidak ada yang bisa memilikimu selain aku sweety, jika ada yang berani maka dia akan aku hancurkan." Ucap laki-laki itu.


"Tapi apa hubungannya sweety dengan BLS. Kenapa anak buahku jatuh ke tangan BLS. Oh sweety kau penuh kejutan." Ucap laki-laki itu. Lalu ia pun memegang bingkai foto, disana terdapat fotonya saat bersama adiknya.


"Adikku, temanmu itu sungguh menggemaskan, jika saja kau masih hidup, kau pasti tau bagaimana temanmu sekarang. Dia begitu cantik tapi sayangnya sisi cerianya menghilang dan berganti dengan sisi datar. Tetapi itu semakin membuatku jatuh cinta padanya adikku. Kau tidak keberatan kan jika aku memilikinya, ah kau pasti akan mengalah. Itulah sifatmu dari dulu, semoga kau tenang bersama papa mama adikku." Ucap laki-laki itu yang mulai meneteskan matanya setelah mengucapkan itu.


-------------


Yang penasaran siapa laki-laki itu hehe:v simak terus episode selanjutnya kak:)

__ADS_1


Jangan lupa like Comment dan vote.


Terimakasih😍


__ADS_2