
skip
Keesokannya, 4V bangun sedikit terlambat karena mereka benar-benar kelelahan. Kemarin setelah dari ruma Adi Pratama mereka langsung ke markas dan berlatih. Malam harinya mereka sibuk dengan pekerjaan mereka.
4V bangun jam 9 pagi, dan menuju ke meja makan. Disana sudah tidak ada makanan lagi, dan akhirnya mereka pun memasak bersama. Sedangkan Vanessa tidak ikut memasak karena ia masih bingung dengan perjodohan yang sudah direncanakan ketiga kakaknya.
Tanpa mengendalikan gengsinya, Vanessa menghidupkan ponselnya dan segera menghubungi seseorang yaitu SATRIA. Setelah 2 panggilan tak terjawab Vanessa pun meletakkan ponselnya kembali. Tetapi setelah itu ponselnya berdering dan tertera nama satria disana.
"Halo." Ucap Vanessa datar
"Ada apa?" Ucap satria langsung to the point.
"Sorry bila nyinggung perasaanmu kak, tapi Nessa tidak ingin perjodohan ini berlanjut." Ucap Vanessa datar
"Kalaupun saya bisa membatalkan, dari awal akan saya lakukan." Ucap satria dari seberang sana.
"Lalu." Ucap Vanessa datar
"Bagaimana kalau pernikahannya diundur 3 bulan lagi." Ucap satria datar.
"Huh.. lebih baik dibatalkan." Ucap Vanessa ketus
"Kalaupun saya tidak bisa membatalkannya apalagi kamu." Ucap satria tak kalah ketus dengan Vanessa.
__ADS_1
"Terserah." Ucap Vanessa datar. Setelah Vanessa mengatakan itu, dengan santainya satria mematikan panggilan. Membuat Vanessa berdecak kesal.
"Kesel juga ternyata kalau belum selesai ngomong udah dimatiin secara sepihak." Gumam Vanessa lirih.
3 bulan, aaarrgghhhh sialan. Batin vanessa
Tiba-tiba lamunan Vanessa terhenti karena suara meja digebrak oleh viola.
Brakk
"Ngelamun mulu, kenapa lo?" Ucap viola sambil menaruh makanan yang ia masak bersama Vanya dan vinda. Begitu pula Vanya dan vinda juga datang membawa beberapa makanan.
"I'm oke." Ucap Vanessa datar
Mereka makan dengan tenang, sedangkan Vanessa harus makan sambil berpikir. Bagaimana caranya ia harus membatalkan pernikahannya, karena ia merasa belum siap untuk menjalani hubungan dengan seorang laki-laki.
Selesai makan, mereka segera turun dan menuju ke cafe BLS untuk melihat keadaan cafe milik mereka di negara C. Mereka menggunakan pakaian andalannya, hanya dengan celana,kaos dan jaket saja, serta sneakers putih. Entah kenapa mereka lebih suka tampilan begitu daripada menggunakan dress, bagi mereka itu sangat ribet.
Mereka melesat menggunakan mobil BMW, menembus kepadatan kota. Mereka sengaja membuka kaca mobil saat jalanan sudah lumayan lenggang, ternyata dari belakang ada mobil yang mengikuti mereka. Tetapi 4V tidak terlalu diambil pusing, mereka berpikiran positif saja. Mungkin si pengendara mobil itu memang akan ke arah yang sama dengan mereka.
Sampai di depan cafe, mereka memarkirkan mobilnya di parkiran khusus untuk pemilik dan karyawan cafe. Mereka segera turun, karena cafe lumayan ramai jadi saat mereka masuk ke dalam banyak pasang mata yang menatap mereka. Lalu manager cafe pun menghampiri 4V, manager itu pun anggota BLS kepercayaan Vanessa.
"Selamat datang nona." Ucap manager tersebut. 4V hanya menganggukkan kepala. Mereka menuju ke lantai 3 khusus untuk rapat cafe.
__ADS_1
"Kapan anda datang nona, dan maaf nona saya tidak tau bila anda akan datang kemari. Kalau saya tau anda kemari akan saya kosongkan cafe ini." Ucap manager itu.
"Kemarin, tidak perlu kami hanya ingin melihat keadaan cafe disini." Ucap vinda datar
"Apa pernah ada masalah disini." Ucap Vanessa datar.
"Bulan lalu ada nona, mereka preman yang mengaku sebagai anggota BLS dan memalak di cafe ini. Katanya atas suruhan ketua BLS." Ucap manager itu dengan hati-hati
"Lalu?" Ucap Vanya datar
"Kami berhasil mendapatkan informasinya ternyata mereka sengaja mengaku-ngaku sebagai BLS agar semua orang takut kepada mereka." Ucap manager itu.
"Kau apakan mereka." Ucap viola
"Kami memotong kedua kaki mereka, lalu memberikan kepada Joo dan Leo nona." Ucap manager itu dengan nada tegas.
Joo adalah macan tutul jantan. Sedangkan leo adalah singa betina tetapi jika sudah menyerang musuh singa betina ini tidak kalah kejam dengan singa jantan.
"Baguslah." Ucap Vanessa santai.
Mereka pun berbicara mengenai cafe, 15 menit kemudian 4V berdiri dan akan menuju ke apartemen yang mereka isi dengan barang-barang untuk melatih otot mereka seperti treadmil,barbel,dumble,matras dan lain-lain. Tetapi saat mereka sudah ada di lantai 1 langkah mereka terhenti karena ada yang memanggil Vanessa dari meja di dekat pintu masuk cafe.
"Vanessa."
__ADS_1