
Vanessa dkk bersama seluruh anggota BLS menuju ke markas utama milik GREEN SNAKE. Vanessa dkk dan para tangan kanannya menggunakan mobil pribadi BLS khusus mereka, kecuali tangan kanan yang bertugas menyerang dari udara menggunakan helikopter pribadi BLS. 3 helikopter pribadi BLS mengangkut anggota terpilih yang bertugas menyerang bagian udara.
Sedangkan anggota BLS yang lain harus menggunakan bis anggota BLS, 3 mobil khusus ketua dan tangan kanan,8 bis anggota BLS melesat ke markas utama milik GREEN SNAKE. Bahkan para kendaraan lain pun memilih untuk minggir karena mereka tau bila BLS menggunakan kendaraan pribadinya maka akan ada penyerangan besar-besaran.
Kendaraan milik BLS lebih dominan dengan warna hitam dan dibagian kanan kirinya ada lambang 2 pedang berbentuk silang dan 1 tangkai bunga mawar merah yang dililit rantai emas dibawah lambang itu bertuliskan BLACK LIGTH SQUAD. Semua kendaraan pribadi BLS dimodif dengan anti peluru juga kecepatannya melebihi kendaraan biasanya. Karena bengkel milik BLS sendiri yang sudah memodifikasi kendaraan khusus mafia mereka.
Mobil yang dikendarai Vanessa dkk berada di paling depan maka dari itu banyak yang mengenali mobil BLS, selain lambang BLS yang dimobil Vanessa dkk, di kaca depan bagian atas dan belakang mereka terdapat tulisan BLACK LIGTH SQUAD berwarna putih dengan paduan warna hitam dan merah sangat besar. Maka dari itu para kendaraan lain tau dan memilih untuk memberi jalan pada BLS.
Tetapi ditengah perjalanan ada 10 pengendara motor yang menghadang mereka dan itu membuat mereka untuk berhenti karena pengendara itu memenuhi jalanan. Vanessa memerintahkan para anggotanya untuk tetap di dalam kendaraan saja melalui earphonenya yang langsung terhubung pada semua anggota BLS. Para anggota BLS mematuhi ucapan Vanessa, akhirnya 4V pun turun untuk mengatasi para penghalang bagi BLS.
Vanessa membawa double stik di kedua tangannya, Vanya membawa Senapan kesayangannya ditangan kanannya, Vinda membawa katana di kedua tangannya, Viola membawa busur dan anak panah beracun miliknya. Tatapan mereka sangat tajam dan aura kepemimpinan mereka sangat kuat sehingga membuat para penghadang itu merinding.
"MENYINGKIRLAH." Ucap 4V serempak dengan nada tegas dan dingin
Tetapi 10 pengendara motor itu seakan tida peduli dengan 4V, Vanessa menghitung penghadang itu yang berjumlah 14 orang laki-laki. Bagi 4V mereka hanyalah hama yang menghalangi tugas mereka.
"Selamat malam 4 iblis cantik. Bolehkah kami ikut kalian untuk menjalankan misi malam ini." Ucap salah satu dari mereka dengan santai. 4V pun saling pandang lalu mengangguk penuh arti.
__ADS_1
Kemudian tatapan 4V kembali menuju 14 laki-laki itu dan mulai berjalan mendekati mereka, karena 4V harus segera menjalankan misinya sebelum rencana penyerangan ini sampai ke telinga anggota GREEN SNAKE. 14 laki-laki itu mulai ketakutan karena ketua BLS terkenal sebagai pembunuh paling keji, 2 diantaranya memiliki kepribadian ganda yang sama dengan psycopath.
"SEGERA MENYINGKIR ATAU NYAWA KALIAN LENYAP." Ucap 4V serempak dengan nada tegas. Tetapi 14 laki-laki itu tidak juga bergeming. Mereka malah menatap 4V dengan tatapan kagum karena baru kali ini mereka berhadapan dengan ketua BLS secara langsung.
"Bolehkah saya berfoto dengan kalian." Ucap salah satu laki-laki yang sedari tadi menatap 4V dengan kagum.
"TIDAK." Ucap 4V serempak dengan nada dingin.
"MENYINGKIR DARI TENGAH JALAN INI ATAU KALIAN TAU AKIBATNYA." Ucap Vanessa datar dengan kedua double stiknya yang siap untuk menghantam tubuh seseorang.
"Lebih baik kalian melihat ke atas." Ucap Viola santai. Seketika 14 laki-laki itu mendongak ke atas dan mereka terkejut karena ketiga helikopter BLS yang sudah menodongkan senapan ke arah mereka. Mereka mulai ketakutan dan menelan ludah.
"Kami beri kalian pilihan..." Ucap vinda yang sengaja digantung. 14 laki-laki itu menatap 4V karena penasaran.
"MENYINGKIR ATAU NYAWA." Ucap 4V serempak. 14 laki-laki itu menelan salivanya karena ucapan ketua BLS tidak pernah main-main.
"Kami menyerah ketua BLS. Kami memilih untuk menyingkir dari hadapan kalian."
__ADS_1
"Iya karena kami masih sayang dengan nyawa kami."
Ucap 14 laki-laki itu. Vanya menyeringai dan mengarahkan senapannya ke arah ban depan milik mereka lalu..
Dor..dor..dor..dor..
Vanya menembak ban depan 10 kendaraan itu karena gerakannya yang cepat sehingga mereka tidak bisa melihat Vanya mengarahkan senapannya. 14 laki-laki itu terkejut karena ban motor mereka sudah kempes dan untuk pulang juga jauh.
"Itu hukuman kecil karena berani menghadang kami." Ucap Vanya datar.
"Kali ini kalian lolos, jangan pernah lakukan ini lagi." Ucap vinda datar
"Atau nyawa kalian melayang." Ucap viola dingin.
14 laki-laki itupun mengangguk patuh, lalu mereka pun mendorong motornya masing-masing ke dekat trotoar. Karena jalanan menuju ke markas green snake selalu sepi dan sering dibuat balapan liar.
4V segera berbalik menuju ke mobil mereka dan melanjutkan perjalanan menuju ke markas green snake. Dengan kecepatan penuh mereka melesat dan meninggalkan 14 laki-laki itu yang sedang meratapi nasib mereka dijalanan sepi dan ban yang kempes.
__ADS_1