
Pagi harinya vanessa ikut sarapan pagi, vanessa dan rino masih diam saja karena memikirkan bila dean tau pasti sangat marah. Mereka masih diam saja sampai sarapan pun selesai.
"Kak nessa anterin dani sekolah ya." Ucap daniar ya dia baru masuk kelas 2 sd karena usianya yang baru 6 tahun.
Daniar termasuk murid berprestasi di kelasnya, daniar kecil-kecil juga tau bagaimana bersikap kepada orang lain. Dia benar-benar akan dingin bila dengan orang lain, hangatnya hanya akan bersama keluarganya dan teman-teman vanessa.
"Iya nanti kakak antar ya." Ucap vanessa sambil mengelus rambut daniar.
"Ih kakak kan udah dani rapiin tadi." Ucap daniar sambil membetulkan rambutnya.
"Lah ini bocah kecil-kecil narsis." Gumam vanessa lirih yang masih di dengar kedua orang tuanya.
"Dani, siapa yang ngajarin kamu jadi kayak gini." Ucap vanessa
"Kak rino bilang dani harus jadi laki-laki yang tampan, dan harus bisa jaga sikap kepada orang lain." Ucap daniar, rino pun menunduk karena mendapatkan tatapan tajam dari vanessa.
"Ooh kak rino ya." Ucap vanessa datar menatap tajam ke arah rino.
"Dani jangan terlalu dengerin omongan kak rino ya, dia terlalu narsis." Ucap vanessa
"Narsis itu apa kak?" Ucap daniar
"Kamu tanyakan kak reno sama kak rino aja ya. Kak nessa mau ambil jaket sama tas dulu." Ucap vanessa lalu beranjak meninggalkan meja makan. Reno dan rino pun sangat bingung harus bagaimana.
__ADS_1
"Emm gini ya, dani belum saatnya tau nanti kalau usia dani 8 tahun kak reno akan jelasin." Ucap reno diangguk i dani.
Vanessa pun turun dengan pakaian casualnya, karena ia terlalu malas dengan pakaian aneh-aneh. Tetapi vanessa melihat raut wajah dean memendam amarah.
"Princess kakak mau tanya sama kamu." Ucap dean dengan wajah serius.
"Emm.. ta..tanya apa kak?" Ucap vanessa mencoba sesantai mungkin, sedangkan rino sudah menunduk.
"Mobil kakak kenapa bisa seperti itu." Ucap dean datar
"Emm.. gimana ya kak.. kalau nessa jelasin takut nya gak percaya nanti." Ucap vanessa tetapi dean masih tetap menunggu jawaban dari vanessa.
"Kak dean udah tanya kak rino." Ucap vanessa diangguk i dean.
"Kak rino udah jelaskan kenapa mobil kak dean bisa begitu." Ucap vanessa diangguk i rino dan dean.
"Sekarang semua mobil milik rino dan princess kakak sita selama 1 bulan penuh." Ucap dean tegas. Rino dan vanessa membulatkan matanya.
"Kak gak bisa gitu dong." Ucap rino
"Ayolah kak jangan disita, kalau disita nessa naik apa, adanya motor sport 2 doang." Ucap vanessa dengan puppy eyes nya.
"Kalian berdua kemana-mana harus sama supir." Ucap dean
__ADS_1
"Huhuhu bundaa..." rengek vanessa. Saat bunda akan bicara pada dean, dean pun menyela.
"Bunda jangan belain mereka, mereka memang salah." Ucap dean. Bunda pun menggelengkan kepala.
"Huh terserah kak dean aja, masih mending motor nessa gak diambil. Daripada diantar supir, nessa bukan anak manja. Ayo dani kakak antar." Ucap vanessa datar lalu mencium pipi bunda dan ayahnya lalu menuju ke garasi.
"Ayah,bunda,kakak dani berangkat dulu." Ucap daniar lalu mencium keluarganya. Dean yang melihat sikap vanessa pun terkejut karena selama ini ia melihat vanessa begitu manja kepadanya, dan kali ini ia melihat sikap dingin vanessa kepadanya.
"Rino mau berangkat sama reno aja." Ucap rino.
"Dih lo diantar supir rino."Ucap reno
"Yaudah males ke perusahaan." Ucap rino lalu meninggalkan semua menuju ke kamarnya.
"Dean kamu ini apa-apaan. Kasihan rino kalau kamu menyita mobilnya." Ucap ayah
"Ayolah ayah aku menghukumnya karena dia salah." Ucap dean
----^^^^----
Novel kedua author sudah rilis ya hehe:v
judulnya 'PSYCHOPATH COUPLE'
__ADS_1
jangan lupa untuk Like,comment dan vote ya 😗
Terima Kasih