I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia
CHAPTER 54


__ADS_3

1 minggu kemudian


Vanessa telah bersiap untuk mengantarkan daniar ke bandara karena Ayah dan Bunda vanessa menuju negara F untuk menemui daniar. Selama ayah dan bunda nya berada di negara F, vanessa terpaksa membeli 1 apartemen karena ia tidak ingin bila orang tua nya tau mansion yang ia beli karena akan membahayakan nyawa mereka. Begitu pula teman-teman vanessa mereka membeli 1 apartemen di samping apartemen vanessa agar tidak menimbulkan kecurigaan.


Daniar setuju untuk ikut ayah dan bunda vanessa, daniar sekarang sudah bermarga samudra. Daniar Ariansyah Samudra, ayah dan bunda vanessa sangat senang karena mereka ingin memiliki cucu tetapi anak-anak mereka belum ada yang menginginkan pernikahan, mereka ingin menikmati masa muda dengan bekerja terlebih dahulu.


Kesembuhan mata daniar akan dilakukan di negara A, karena permintaan ayah dan bunda. Daniar pun setuju karena ia sudah mengimpikan masa dimana ia bisa melihat dan sekolah layaknya anak-anak yang lain. Mobil mereka melesat ke bandara,karena permintaan bunda yang tidak ingin menggunakan jet pribadi, walaupun bunda termasuk golongan kalangan atas ia tetap saja bergaya seperti semua orang. Bunda bukan orang yang suka pamer kekayaan karena itu sama saja menjatuhkan dirinya sendiri secara perlahan-lahan. Sampai di bandara mereka segera turun karena 10 menit lagi pesawat sudah lepas landas.


"Dani kamu jangan nakal ya, tunggu kak nessa pulang kita main sama-sama ya." Ucap vanessa lembut


"Iya kak, dani tidak akan melupakan kak nessa dan yang lain. Dani akan tunggu kalian kembali dan bermain bersama dani lagi." Ucap daniar. Vanessa pun memeluk daniar, teman-teman vanessa ikut mengantarkan daniar mereka memeluk daniar secara bergantian.


"Ayah bunda tunggu nessa kembali ya." Ucap vanessa lalu memeluk bunda dan ayah nya.


"Kami akan menunggu saat itu sayang." Ucap ayah


"Kalian jaga diri baik-baik ya, kembali dengan selamat semua ya." Ucap bunda arin


"Siap bunda." Ucap vanessa dkk serempak.


Ayah,bunda dan daniar pun segera masuk ke dalam bandara dan menuju ke pesawat yang sudah mereka pesan. Vanessa dkk pun kembali menuju ke mansionnya untuk melihat anggota baru mereka yang sedang berlatih. Saat berada di ruang latihan vanessa dkk selalu memakai topeng agar tidak ada yang memanfaatkan wajah mereka dan menyakiti mereka saat diluar markas, karena mereka tidak ingin anggota nya menjadi penghianat.


Sampai di mansion vanessa dkk langsung menuju ruang latihan, mereka ikut berlatih agar kemampuan mereka tidak berkurang. Saat mereka melewati anggota BLS semua menundukkan kepala nya, begitu pula kevin dan alvian saat bersama anggota mereka akan bersikap formal.

__ADS_1


"Selamat datang bos." Ucap anggota BLS serempak


"Alvian bagaimana dengan keadaan Six Wolf." Ucap vanya


"Mereka masih belum menyerang lagi bos." Ucap alvian


"Tetap waspada karena mereka bisa saja menyerang kapanpun mereka inginkan." Ucap vanessa datar


"Baik bos." Ucap alvian dan kevin


"Kalian boleh kembali berlatih." Ucap vanya. Semua anggota BLS pun berlatih kembali.


Sama halnya vanessa dkk berlatih beladiri dengan sangat cepat. Gerakan vanessa dkk tidak bisa terbaca karena kecepatan nya untuk melumpuhkan lawan sangat gesit. Mereka terus berlatih hingga malam hari. Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke kamar masing-masing untuk membersihkan badan. Setelah selesai mereka menuju ke dapur untuk memasak.


"Simple-simple aja lah, gue malas makan yang terlalu berat." Ucap vanessa


"Oke" Ucap mereka serempak


Vanessa dkk pun memasak bersama, begitu juga alvian dan kevin mereka ikut memasak karena mereka juga sedikit pandai dalam mengolah makanan.


"Wah kalian berdua sangat pandai memasak." Ucap viola. Alvian dan kevin hanya bisa tersenyum mendengar ucapan viola.


"Bagaimana kalau kalian membuka restoran saja." Ucap vanessa. Alvian dan kevin pun terkejut.

__ADS_1


"Enggak deh nes, kita kan sudah menjadi sekretaris di BL COMPANY." Ucap kevin


"Iya nes, mana bisa kita mengurus restoran." Ucap alvian


"Hei kalian kan bisa membuka restoran dengan resep dari kalian sendiri, lagipula kalau soal karyawan kan kalian bisa meminta anggota BLS." Ucap vinda santai


"Iya mereka pasti sangat senang karena bisa mencukupi keluarganya." Ucap vanya


"Hmm sebenarnya boleh juga sih, tetapi apa kalian bisa merekomendasikan nama nya. Kami tidak pandai membuat nama-nama." Ucap kevin diangguk i alvian. Vanessa dkk pun mulai berpikir tentang nama yang cocok untuk resto mereka.


"KEVAN RESTO." Ucap vanessa dkk serempak.


"Hah? Kevan? Apaan tu" Ucap kevin dan alvian serempak


"Kevin dan Alvian." Ucap irene. Mereka pun mengangguk-anggukkan kepala.


"Boleh juga ya gak vin." Ucap alvian


"Gue ngikut aja dah, yang penting kan kita tidak pakai uang haram lagi." Ucap kevin


"Kalau kalian mau bangun resto, di kota R aja letaknya kan strategis tuh." Ucap vanya


"BL COMPANY akan ikut menaruh saham diresto kalian." Ucap vanessa santai

__ADS_1


"Thanks ya kalian begitu baik dengan kami." Ucap alvian. Vanessa dkk pun menganggukkan kepala.


__ADS_2