
Viola dan Vanya sudah berada di markas, ia menghampiri Vinda yang bersiap untuk melawan para mafia.
"Berapa lama lagi gerbang listrik itu berfungsi." Ucap Viola
"Sebentar lagi akan rusak bos." Ucap Rizki
"Siapkan seluruh pasukan." Ucap Vanya
"Kita layani mereka, mereka datang kesini untuk menjatuhkan BLS. Bagaimanapun masalahnya BLS tidak akan runtuh." Sambung Vanya
Rizki dan Daffa pun menyiapkan seluruh pasukan BLS, Anggota BLS dari negara lain pun menuju ke markas utama untuk ikut membantu.
"Bagian sniper berpencar ke lantai atas, begitu juga pemanah." Ucap Vanya
"Bos seluruh pasukan sudah siap untuk melawan mereka." Ucap Daffa
"Bahkan seluruh anggota BLS dari negara lain menuju kesini." Ucap Rizki
"Baiklah. BLACK LIGHT SQUAD."
"WE ARE IN HERE."
"Hidup atau mati kalian sudah terikat pada BLS. Tunjukkan kesetiaan kalian pada BLS." Ucap Viola
"Berusahalah untuk mengamankan diri kalian sendiri, karena kali ini musuh kita bukan dari satu mafia, tetapi lebih." Ucap Vinda
"Tunjukkan kesetiaan kalian pada BLS. Paham." Ucap Vanya
"PAHAM BOS."
"BLACK LIGHT SQUAD."
"WE ARE IN HERE."
Anggota BLS pun mengambil tempat mereka masing" untuk bersiap. Vanya, Viola dan Vinda berada di barisan paling depan. Tania,Irene berada di atas bersama para sniper dan pemanah.
Gerbang utama pun hancur karena bom dari mafia lain menghancurkan nya. Bagian sniper sudah bersiap untuk menembak.
Lima mafia itu masuk ke kawasan markas BLS, para ketua mereka berjalan mendekati Vanya,Viola dan Vinda. Belum ada yang menyerang, hanya menghancurkan gerbang utama saja.
__ADS_1
"Senang sekali, lima mafia bertamu kesini." Ucap Vanya
"Bos besar, apakah kalian sudah siap jika mafia kalian runtuh." Ucap ketua black crow
"Kami sangat siap, jika kalian mampu menghancurkan mafia kami." Ucap Vinda
"Wah anda sangat sombong nona, leader utama kalian kan tidak ada. Apa kalian masih yakin bisa mempertahankan mafia kalian?" Ucap ketua death doll
"Oh seperti nama kami. BLACK LIGHT SQUAD yang artinya PASUKAN CAHAYA HITAM, tidak akan gugur sampai kapan pun." Ucap Viola
"Begini nona, bagaimana jika kami berhasil menghancurkan mafia kalian. Dan kalian menjadi teman bermain kami." Ucap ketua Red Fire
"Tenang nona, kami tau jika kalian adalah gadis-gadis yang sangat cantik." Ucap ketua black snake
"Dan kalian akan menjadi gadis paling utama untuk bermain bersama kami." Ucap ketua black crocodile
"Buaya diem ya." Ucap Vinda
"Black crow,Death doll,Black snake,Black Crocodile and Red Fire. you guys want to destroy BLS but gang, so embarrassing." Ucap Vanya menyeringai. Kelima ketua mafia yang mendengar ucapan Vanya pun kesal.
"Black crow kenapa tidak polkadot saja, agar sama dengan cara kalian menyerang kami." Ucap Viola
"Black snake dan black crocodile, kenapa tidak pink saja biar lebih kiyowo." Ucap Vinda
"Ah satu lagi, Red Fire. Uuu takut banget loohhhh."
HAHAHAHAHAHA
Seluruh anggota BLS pun tertawa karena ejekan ketua mereka berhasil membuat semua ketua mafia itu marah.
"Setelah ini tidak ada lagi yang tertawa karena kalian mati ditanganku." Ucap ketua black crow
"Kami atau kalian yang mati." Ucap Vanya
Belum sempat ketua black crocodile bicara, dari arah berlawanan dibalik pohon ada sniper yang lebih dulu menembak kepalanya.
Dor
Mereka pun menyerang BLS, Vanya, Viola dan Vinda melawan para ketua. Vanya melawan ketua black crow dan red fire. Pertarungan antar mafia kali ini membuat BLS sedikit kualahan, karena anggota mereka sudah banyak yang tewas.
__ADS_1
Dor...dorr...
Sringg...bomm..bommm
Vinda mengalami luka sayatan pada pundaknya, Vinda terus mengarahkan katana miliknya pada ketua black snake. Begitu pula dengan Viola yang melawan ketua death doll.
Sringg...
"Ketika anda kalah, anda harus menjadi teman bermain saya nona." Ucap ketua death doll.
"Dalam mimpimu."
Bug..bugg..sringg
Viola terus melawan ketua death doll, walau sebenarnya tenaga Viola mulai terkuras. Irene dan Tania terus berusaha Mengamankan Vanya,Viola dan Vinda.
Pasukan BLS dari negara lain pun datang dengan helikopter mereka.
Bomm..bommm
Bom yang mereka luncurkan berhasil membuat beberapa anggota mafia lain tewas. Tenaga Vinda,Viola dan Vanya mulai melemah. Karena mereka harus ikut melawan tanpa ada persiapan, bahkan Vanya baru keluar dari rumah sakit.
Vinda,Vanya dan Viola bertabrakan mereka dikepung empat ketua mafia. Vinda mendapat luka sayatan di pundak dan punggungnya, Viola terdapat luka tusukan pisau lipat bagian lengannya dan sayatan bagian paha. Wajah Vanya memar karena pukulan dari dua ketua secara bersamaan, Sayatan pada perut Vanya semakin mengeluarkan darah. Mereka bertiga mulai kehilangan tenaga karena luka yang mereka alami cukup dalam.
Tangan kanan BLS mencoba membantu ketua mereka, hanya saja mereka dihadang banyak anggota mafia lain. Pasukan BLS banyak yang tewas.
"Menyerahlah nona, kami akan hentikan serangan ini." Ucap ketua death doll
"Kami tidak serendahan itu tuan." Ucap Vanya
Saat ketua death doll akan melukai Vanya, dari arah hutan ada yang menembak lengannya. Senjata yang ada ditangan ketua death doll pun jatuh karena peluru menembus telapak tangannya.
Dari kejauhan mereka melihat wanita memakai Baju serba hitam, Masker hitam dan topi berwarna hitam. wanita itu mengurai rambutnya, di kedua tangannya membawa Katana.
Ciaaaa gantung lagiπ
Sabar ya bestie lanjutannya besok, sekarang istirahat karena sedikit drop.
Kalian ngerasa flu sama radang juga ga sih, atau kah aku doang. semoga bukan omicron, nauzubillahimindzaliq jan ampe π
__ADS_1
Lanjut besok ya bestie, update tiap hari kokπ
Jangan lupa like,comment and vote juga yaπ