
Mansion Bagaskara
Keluarga Bagaskara sedang menunggu kepulangan anak pertama mereka dari rumah sakit. Terutama Felisha yang menanti kakaknya pulang dari rumah sakit.
"Ma,Pa apa kakak masih lama?" Ucap Felisha
"Sebentar lagi sayang, masih dijalan kok." Ucap Mama.
Felisha sudah dapat berbicara karena pengobatan yang ia jalani diluar negeri berhasil, Felisha juga berteman dengan Daniar. (Lebih tepatnya sering berantem)
"Papa dari tadi mondar mandir kenapa ma?" Ucap Felisha
"Gaada apa-apa sayang." Ucap Mama
"Pa, duduk dulu dari tadi mondar mandir apa yang papa khawatirkan." Ucap Mama
"Tidak ada apa-apa ma, papa semangat aja waktu Arjuna ngabarin kalau Vanya boleh pulang." Ucap papa dengan senyuman
Harusnya aku bicarakan ini pada Vanya saja. Batin papa
"Papa, aku akan nunjukin lukisan ini pada kakak nanti." Ucap Felisha lalu menunjukkan lukisan yang ia buat.
"Cantik sekali sayang." Ucap Mama
"Iya, pasti kakakmu sangat senang dengan lukisan ini sayang." Ucap papa lalu mengusap rambut Felisha dengan penuh kasih sayang.
"Felisha sangat tidak sabar ma pa." Ucap Felisha dengan penuh semangat
"Sabar sayang." Ucap Papa lembut
-Rumah keluarga Samudra
Tok tok tok
"Dean." Ucap bunda dari balik pintu kamar Dean.
Hemm belum bangun juga. Batin bunda
"Dean, bangun nak." Ucap bunda lembut
"Emm iya bundaa." Ucap Dean
"Bangun, mandi terus makan ya bunda tunggu dibawah." Ucap bunda
Dean mencekal tangan bunda, bunda pun duduk di sebelah Dean.
"Dean lelah bunda." Ucap Dean, bunda masih tetap mendengar kan ucapan Dean.
"Dean ingin menyerah, tapi Dean tidak bisa." Ucap Dean
"Dean sudah mencari informasi dari negara manapun, tetap tidak menemukan keberadaan princess." Sambung Dean
"Bunda tau sayang, tapi bunda yakin Vanessa masih hidup." Ucap bunda lembut. Dean menyandarkan kepalanya di pundak bunda.
"Dean juga merasa begitu bunda, tapi...
Entah dimana keberadaan princess, Dean hanya bisa berharap segera bertemu saja bunda." Ucap Dean
__ADS_1
"Bunda juga berharap begitu sayang, sekarang kamu mandi ya terus makan. Kita bicarakan bersama-sama nanti." Ucap bunda lembut. Dean pun membalas dengan anggukan lalu masuk ke kamar mandi.
Ya Tuhan, kembalikan putriku dalam keadaan hidup atau mati. Aku ingin bersama putriku lagi, kenapa setelah aku memiliki seorang putri harus berakhir seperti ini. Batin bunda
Bunda segera mengusap air matanya lalu keluar dari kamar Dean. Di depan kamar Dean ada Ayah samudra yang mendengar semua keluhan Dean.
"Akan kita bicarakan nanti sayang, karna ada berita yang telah ditemukan oleh Viola." Ucap ayah samudra
-Back to keluarga Bagaskara
Vanya sudah sampai dihalaman mansion rumahnya, banyak para maid yang membawa barang-barang Vanya.
"Gapapa bi, Vanya sudah baik-baik saja." Ucap Vanya
"Tidak apa-apa nona, ini sudah kewajiban kami." Ucap kepala maid
"Masuk sayang, Felisha pasti udah nungguin kamu tuh." Ucap Arjuna
"Awas aja sampe lo manggil gue sayang didepan mama papa." Ucap Vanya
"Mama sama papa kamu sudah tau, mereka merestui kok." Ucap Arjuna
"Lo gila, gada hubungan apapun antara kita." Ucap Vanya
"Segera ada kok." Ucap Arjuna
"Maksut lo?" Ucap Vanya
"Sudahlah masuk, Felisha nungguin tuh." Ucap Arjuna
"Kakakk." Ucap Felisha lalu menuju ke Vanya. Vanya tersenyum dan menggendong Felisha.
"Makin gendut ya kamu." Ucap Vanya lembut
"Iihh engga, Felisha ga gendut." Ucap Felisha yang mulai cemberut.
"Iya nih, pipi kamu makin ngembang." Ucap Vanya mencubit pipi Felisha. Felisha semakin cemberut.
"Felisha tenang saja, kakakmu yang makin gendut bukan kamu." Ucap Arjuna. Vanya yang mendengar itupun melotot pada Arjuna.
"Iya kak, sebenarnya yang makin gendut itu kak Vanya bukan Feli." Ucap Felisha
"Kakak ga gendut." Ucap Vanya
"Iya kak Vanya gendut." Ucap Felisha
"Oh berani kamu ya." Ucap Vanya, Felisha segera melompat dari gendongan Vanya lalu bersembunyi dibelakang Mama.
"Ga dianggep nih keknya kita." Ucap Viola
"Iya Vi kamu benar." Ucap Papa
"Apaan sih pa." Ucap Vanya lalu mendekati ke mama dan papanya
"Tante sama om buat makan banyak ga?" Ucap Vinda seketika Viola menginjak kaki Vinda.
"Aaww apaan sih Vi?" Ucap Vinda
__ADS_1
"Gasopan banget pertanyaan lo langsung ke makanan aja." Ucap Viola
"Hahaha tidak apa-apa Viola,buat banyak kok Vinda tenang aja nanti kamu bisa makan banyak lagi kok." Ucap Mama
"Nah Tante aja ga masalah kenapa lo yang sewot coba." Ucap Vinda
"Ya lo sadar diri anjrit, minta makan kek ga mampu beli aja lo." Ucap Viola
"Bukan ga mampu beli, gue kangen masakan Tante aja." Ucap Vinda
"Dah lah bil ga mampu gue lihat kelakuan cewek lo." Ucap Viola
"Oh iya, Billy cowoknya Vinda ya." Ucap papa Vanya
"Iya tuan." Ucap Billy.
"Panggil om saja, karna perusahaan sudah diurus oleh Vanya sekarang." Ucap papa Vanya. Billy pun mengangguk dengan senyuman.
"Kamu Michael pemilik Mc Club terbesar di berbagai negara itu kan." Ucap papa Vanya
"Benar tuan. Suatu kehormatan bisa bertemu dengan Anda secara langsung." Ucap Mike
"Panggil om saja, saya tidak terbiasa dengan panggilan tuan dari kalian ini." Ucap papa Vanya yang diiringi ketawa kecil.
"Oh haha baik om." Ucap Mike
"Bagaimana Putri papa bisa seperti ini?" Ucap papa Vanya
"Vanya pun tidak tau pa, waktu itu Vanya meminta salah satu OB untuk mengantarkan minuman ke ruangan Vanya. Waktu Vanya minum tiba-tiba tenggorokan Vanya sangat sakit, lalu Vanya tidak sadar apapun pa." Ucap Vanya
"Sebenarnya dia bukan OB van." Ucap Viola
"Dia memakai kaos OB milik perusahaan karna salah satu OB ada yang resign, dia memanfaatkan itu untuk meracuni kita." Ucap Vinda
"Kemungkinan ada yang ingin orang itu ketahui dari perusahaan kalian?" Ucap papa Vanya
"Seperti nya begitu pa, karna kita juga ga sembarangan untuk memilih karyawan." Ucap Vanya
"Dan gue tau apa yang diinginkan orang itu Van." Ucap Vinda. Semua mata pun tertuju pada Vinda.
"Emmm tapi perut gue laper." Ucap Vinda sambil memegang perutnya yang berbunyi
"HAHAHAHAHAHA" semua orang yang ada di ruangan itu tertawa melihat tingkah Vinda.
"Yasudah kita makan dulu ya, kasihan perut nya Vinda." Ucap papa
"VINDA LO MALU-MALUIN ANJRIT." Ucap Viola dengan nada teriak tepat ditelinga Vinda
"Budeg gue denger suara lo." Ucap Vinda sambil mengusap telinganya
Huhuhu segini dulu ye, besok lagi❤️
jangan lupa like comment sama vote ye bebs ❤️
Yg mau gabung grup WhatsApp boleh bgt ya, ramein lagi grupnya ✨
Terimakasih❤️
__ADS_1