I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia
CHAPTER 92


__ADS_3

Pagi harinya vanessa bangun lebih dulu, dia melihat wajah daniar mengelus rambutnya dengan lembut lalu mencium dahinya. Daniar tidur dengan memeluk vanessa dengan erat layaknya guling. Vanessa melepaskan pelukan daniar dengan perlahan-lahan lalu bergegas ke kamar mandi, vanessa keluar dari kamar mandi dan masih melihat daniar tidur. Ia pun segera mengganti bajunya dan membangunkan daniar.


"Dani, bangun sayang." Ucap vanessa lembut


"Ehmm 5 menit bun." Ucap daniar


"Bangun sayang." Ucap vanessa lembut. Tidak la daniar pun terbangun.


"Ehmm..sudah pagi ya kak." Ucap daniar


"Morning boy." Ucap vanessa mencium pipi daniar.


Vanessa sudah menyiapkan seragam sekolah daniar dengan bantuan bi ira membawakan seragam daniar ke kamar vanessa.


"Mandi dulu sayang, kak nessa antarin sekolah." Ucap vanessa lembut


"Tapi kakak kan belum sehat." Ucap daniar


"Kakak sudah sehat boy, cepat mandi kakak udah siapin seragamnya." Ucap vanessa. Daniar mengangguk dan menuju ke kamar mandi setelah itu langsung memakai seragam.


Mereka turun berdua dan ikut sarapan pagi. Disana sudah ada ayah,bunda,dean,reno dan rino. Vanessa menyapa keluarganya kecuali dean. Karena vanessa masih kesal kepada dean atau lebih tepatnya memberi hukuman pada dean.


"Bagaimana keadaan kamu princess." Ucap ayah


"Sudah lebih baik ayah." Ucap vanessa


"Dani tadi malam tidurnya nyusahin kak nessa nggak." Ucap bunda


"Tentu saja tidak bunda, dani tidurnya sangat pulas." Ucap vanessa


"Yasudah ayo sarapan dulu." Ucap bunda lembut

__ADS_1


Mereka pun sarapan dengan tenang. Untuk 1 minggu vanessa dkk memang berjanji untuk tidak berkumpul sementara, karena vanya mengambil alih kedudukan presdir milik papanya dan membuat perusahaannya maju seperti dulu. Viola membantu kakaknya di perusahaan, vinda harus menangani BL COMPANY. Sedangkan vanessa berada di V'LI CORPORATION dan dibantu oleh adisya dan irene. Karena teman-teman vanessa yang lain memiliki sekretaris pribadi dari bagian sniper dan pemanah.


Selesai makan vanessa sedikit bergegas karena ia harus mengantar daniar lalu menuju ke perusahaan. Sesekali ia mendapat email dari BL COMPANY saat vinda harus menyetujui sesuatu maka ia harus lapor kepada vanessa,vanya dan viola.


"Princess nanti bawa aja mobil kak reno." Ucap reno


"Tidak perlu kak, terimakasih. Lagian dani gak masalah ya diantar kakak pakai motor." Ucap vanessa menolak halus ucapan reno, dani pun mengangguk


"Princess kakak beri kamu 1 mobil milikmu tapi hanya 1 saja ya." Ucap dean. Tetapi vanessa tidak menggubris ucapan dean.


"Ayah bunda kak reno kak rino. Vanessa berangkat dulu antar dani lalu bantuin vanya di perusahaan papanya." Ucap vanessa Sedikit berbohong.


Semarah itu kamu ke kakak princess. Batin dean


"Kenapa kamu tidak membantu kak dean saja princess." Ucap ayah lembut


"Tidak ayah, lebih baik vanessa membantu kakak kembar mengurus cafenya." Ucap vanessa lembut. Diangguk i duo R.


"Ayah,bunda,kak dean,kak reno,kak rino. Dani pamit dulu ya." Ucap daniar lalu mencium telapak tangan ketiga kakaknya. Mencium pipi ayah dan bunda.


"Dani jangan nakal ya. Nanti kalau kak nessa gak bisa jemput biar kakak yang jemput ya." Ucap dean. Tetapi vanessa tidak mendengarkan ucapan dean, vanessa serasa menutup mulut untuk berbicara pada dean.


"Dani di sekolah jangan nakal ya, belajar yang rajin biar pinter kayak kakak-kakak nya dani ya." Ucap bunda


"Siap bunda." Ucap dani


"Hati-hati ya princess." Ucap ayah diangguk i vanessa.


Vanessa mengantar daniar ke sekolahnya,lalu vanessa bergegas menuju ke perusahaan. Di lampu merah vanessa diapit 2 mobil, 1 milik satria dan 1 lagi milik laki-laki misterius. Mereka sama-sama melihat ke arah vanessa.


-DI MOBIL SATRIA-

__ADS_1


"Tuan lihatlah siapa pengendara motor sport di samping saya ini." Ucap steve


Seketika satria menoleh ke arah yang steve maksut. Ia pun terkejut karena itu vanessa.


DEG


Vanessa. Batin satria


"Bagaimana dia sudah berkendara lagi,dia butuh banyak istirahat." Ucap satria


"Ikuti dia terus steve." Ucap satria tegas


"Hari ini kita ada client tuan." Ucap steve


"Dia lebih penting daripada client." Ucap satria sambil menunjuk vanessa.


"Baik tuan." Ucap steve


-DI MOBIL LAIN


"Tuan bukankah itu nona vanessa." Ucap sekretaris


Seketika laki-laki misterius itu menoleh ke arah vanessa. Dia tersenyum miring.


"Sweety semakin menarik saja kamu. Tunggu kedatanganku dihadapanmu sweety." Ucap laki-laki itu


"Ikuti dia." Ucap laki-laki itu tegas


"Tapi tuan.."


"Ini perintah." Ucap laki-laki itu

__ADS_1


"Baik tuan." Ucap sekretaris itu


Kedua mobil itu mengikuti vanessa, tanpa sepengetahuan vanessa. Tetapi vanessa melaju dengan kecepatan penuh karena ia harus segera sampai ke perusahaan. Hingga vanessa tidak tau bila dirinya sedang diikuti, dan saat ada perempatan vanessa mulai sadar bila ada yang mengikutinya. Vanessa melesat lebih cepat karena motor milik nya sudah di modif sehingga kecepatannya lebih dari 200. 2 mobil itu kehilangan jejak vanessa, karena kecepatannya yang melebihi kapasitas motor.


__ADS_2