
4V dan Sinta segera keluar dari apartemen dan menuju ke mall negara c. Sinta membawa mobilnya sendiri, di dalam mobilnya Sinta benar-benar menumpahkan kekesalannya.
"Berani banget mereka ngerjain gue, gue harus bertindak cepat untuk mendekati mereka. Terutama viola, kakaknya kan Presdir. Gue harus bisa memikat hati Presdir barrack." Ucap Sinta sambil terus menatap ke depan.
Dimobil lain, 4V benar-benar senang karena berhasil membuat sinta ketakutan. Sebenarnya itulah rencana mereka untuk menyingkirkan Sinta dari kehidupan tenang yang selalu mereka jalani. Sampai di parkiran mall 4v segera turun dan disusul oleh Sinta, lalu mereka pun masuk bersama-sama. Sinta berjalan dengan melenggak lenggokkan tubuhnya,sedangkan 4V berjalan biasa saja.
Tatapan mata para pengunjung mall banyak yang tertuju pada 4V, tetapi Sinta terus berjalan layaknya model. Mereka menuju ke tempat makanan, memilih meja bagian paling depan.
"Gue ke toilet bentar." Ucap Vanessa
Vanessa menuju ke toilet untuk buang air kecil, setelah selesai buang air kecil ia segera kembali ke teman-temannya, tetapi tiba-tiba ada yang menabrak dirinya. Vanessa sedikit terhuyung kebelakang tetapi ada tangan kekar yang menahannya, sehingga Vanessa tidak jatuh.
Brukk
Aaaaaa
Vanessa melihat siapa yang menabrak dirinya, Vanessa merasa familiar dengan wajah itu, tetapi ia segera melepaskan diri dari laki-laki yang menabrak dirinya.
"Kalau jalan lihat-lihat tuan." Ucap Vanessa ketus lalu meninggalkan laki-laki itu. Baru beberapa langkah tetapi Vanessa langsung menghentikan langkahnya karena merasa ada yang memanggil namanya.
"Vanessa."
Deg
"Kamu Vanessa Aulia kan." Ucap laki-laki itu sambil menatap Vanessa.
__ADS_1
Vanessa membalikkan badannya dan laki-laki itu mendekat ke arah Vanessa. Vanessa menaikkan alisnya sebelah.
"Kamu gak inget aku nes." Ucap laki-laki itu
Suaranya sih familiar,tetapi siapa ya. Oh tunggu atau jangan-jangan. Shit. Batin Vanessa
"Kak Aldo." Ucap Vanessa datar
"Ternyata kamu masih ingat aku ya." Ucap Aldo sambil tersenyum
"Jadi bener kamu kak Aldo." Ucap Vanessa antusias sedangkan Aldo menjawab nya dengan senyuman.
"Kak Aldo apa kabar? Kakak kesini sama siapa?." Ucap Vanessa yang reflek memeluk Aldo.
"Kakak baik nes, emm kakak kesini sendiri untuk nenangin diri kakak juga." Ucap Aldo membalas pelukan Vanessa. Tidak lama Vanessa melepaskan pelukannya.
"Kakak jadi dokter anak di rumah sakit terbesar kota ini nes, untuk masalah itu kakak masih belum terpikirkan." Ucap Aldo.
"Ishh umur kakak udah tua, yaudah kak Nessa mau balik ke tempat teman-teman. Apa kakak mau ikut." Ucap Vanessa. Aldo pun mengangguk saja.
Aldo dan vanessa menuju ke tempat teman -teman Vanessa, sambil berbincang-bincang untuk melepas rindu. Sampai di tempat teman-teman Vanessa, teman-temannya terkejut karena Vanessa membawa seorang laki-laki.
"Ini kak Aldo, orang yang ngajarin aku semua ilmu bela diri. Tetapi kak Aldo profesinya sebagai dokter sekarang." Ucap Vanessa yang mengerti tatapan teman-temannya.
"Hahahaha kakak ajarkan itu kan juga keinginan kamu sendiri Vanessa." Ucap Aldo. Vanessa pun tersenyum.
__ADS_1
"Kenalin kak mereka teman-teman Nessa, yang 3 ini juga Nessa ajarkan bela diri yang kakak ajarin ke Nessa." Ucap Vanessa. Aldo pun mengamati teman-teman Vanessa.
"Halo kak saya Viola." Ucap viola
"Hai kak saya Vinda." Ucap vinda
"Vanya kak." Ucap Vanya singkat.
"Aldo, nama kalian awalannya V semua ya. Lucu juga." Ucap Aldo. Tetapi matanya menangkap sosok wanita yang ia kenal.
"Kamu Sinta ayu Pratama kan." Ucap aldi.
"Emm iya kak." Ucap Sinta malu-malu. Aldi hanya tersenyum menanggapi itu.
Bagaimana Vanessa bisa mengenal dokter setampan dia. Batin Sinta
"Oh iya kak, kabarnya Revan gimana." Ucap Vanessa
"Ahh dia sudah berubah nes, dia pergi ke luar negeri untuk menggapai cita-citanya dan katanya juga mengejar gadis yang dari dulu ia impikan. Entahlah siapa gadis itu kakak juga gak tau, Revan pasti memendam semuanya sendirian." Ucap Aldo panjang lebar.
"Si cupu itu selalu saja seperti itu." Ucap Vanessa. Aldo pun melihat ke arah jam tangannya lalu berpamitan.
"Kakak harus kembali ke rumah sakit, ada jadwal pemeriksaan sekarang." Ucap Aldo.
"Baiklah kak semoga bisa bertemu kembali." Ucap Vanessa
__ADS_1
"Iya Nessa, kakak pergi dulu ya." Ucap Aldo yang juga berpamitan ke teman-teman Vanessa.
"Iya kak." Ucap teman-teman Vanessa. Aldo pun beranjak dan meninggalkan 4V dan Sinta.