
Vanessa dkk mulai bersiap-siap untuk menghancurkan markas green snake. Sebelum akhirnya menghancurkan markas utama. Walau di negara lain green snake masih ada tetapi bila banyak markas yang hancur terutama markas paling besar bisa dipastikan green snake musnah.
Vanessa dkk sudah memakai jubah kebesarannya, mereka tidak menyerang secara besar-besaran. Hanya memakai 35 anggota saja dan itu semua sudah anggota terpilih di BLS. Vanessa dkk hanya menganggap ini sedang bermain polisi dan pencuri.
Saat waktu menunjukkan pukul 9 malam mereka berangkat. Mereka hanya membawa senjata yang diperlukan saja, terutama basoka untuk menghancurkan gerbang disana.
Mereka menyerang dari sisi depan dan belakang saja. Karena penjagaan hanya terdapat dari 2 sisi itu, sampai di markas green snake. BLS mulai melancarkan aksinya dengan melumpuhkan penjagaan dengan bom asap beracun, yang menghirup asapnya sudah dipastikan mati seketika.
Saat dua sisi penjagaan sudah tewas mereka mulai menerobos masuk ke dalam markas. Benar saja di bagian belakang ada 4 sel tahanan yang isinya adalah para wanita ******, anggota BLS melepaskan para wanita itu, karena mereka pasti selalu dipaksa melayani semua anggota green snake tanpa dibayar, hanya di letakkan dalam sel dan diberikan makanan saja.
Brakk..bug..bug..bum..bum..
Gubrakk...bug..bug..crashh..
Dor..dor..dor..bug..bug..
Semua anggota green snake tewas seketika, saat vanessa dkk sampai di kamar pribadi tangan kanan green snake mereka mendengar suara desahan dari seorang wanita dan tawa dari beberapa laki-laki.
Seperti dugaan mereka, 1 wanita dipaksa melayani 5 pria sekaligus, 4V mulai naik pitam karena mereka juga perempuan pasti bisa merasakan bagaimana jika posisi mereka ada di wanita itu, serasa harga diri seorang wanita diinjak-injak. Vanessa menendang pintu itu. Hingga semua mata tertuju pada 4V, vanessa dkk melihat keadaan wanita itu menjadi tidak tega karena sudah telanjang bulat dan semua laki-laki juga sama.
BRAKKK
"Siapa kau berani sekali mengganggu kesenangan kami." Ucap salah satu laki-laki itu.
"KAMI ADALAH MALAIKAT MAUTMU."Ucap 4V serempak.
HAHAHAHAHA
"Oh ketua BLS."
"Ternyata mereka benar-benar perempuan."
"Ku kira itu hanya simpang siur dari mulut orang-orang."
"BACOT." Teriak vanya. 4V pun menyerang 5 laki-laki itu, mereka mencabik-cabik tubuh anggota green snake dan akhirnya mereka tewas.
4V melihat keadaan wanita itu begitu mengenaskan, tubuhnya lemas,badannya banyak luka dan lebam.
"Kau sudah bebas pergilah dan jalani hidupmu dengan benar." Ucap vanessa datar
"Berhentilah menjadi wanita p*******." Ucap vanya ketus
"Terima kasih nona. Saya janji akan membuka lembaran kehidupan baru. Saya akan selalu mengenang kebaikan kalian." Ucap wanita itu tulus. Lalu ia memakai pakaiannya dan mengambil salah satu jaket milik anggota green snake karena ia hanya memakai dress tanpa lengan.
__ADS_1
Vanessa melarang wanita itu memakai jaket green snake, ia memberikan jaket polos miliknya yang ia bawa di dalam mobil. Wanita itu berterima kasih kepada vanessa dkk, dan meninggalkan markas green snake.
Anggota BLS sudah banyak yang keluar, mereka juga sudah memasang bom di seluruh markas, saat vanessa dkk sudah keluar bom itu meledak dan markas pun hancur seketika.
Boomm..boommm...
"Kita lihat sekarang bagaimana keadaan markas utama." Ucap vanessa menyeringai.
Vanessa dkk masuk ke dalam mobil dan melesat menuju mansion, mereka benar-benar dibuat sangat terkejut akan kebenaran dibalik mafia green snake. Sampai di mansion mereka pun berbincang-bincang sebelum istirahat.
"Lo tau gak? Di bagian belakang markas mereka ada 4 sel tahanan yang luas berisi para wanita ******." Ucap irene. 4V pun sangat terkejut, mereka mengira hanya ada sedikit wanita penghibur disana, ternyata ada banyak.
"Salah satu dari mereka cerita padaku bila mereka selalu melayani 5/8 pria dalam waktu yang sama, tidak peduli mereka kelelahan atau sakit. Bila mereka melawan taruhannya adalah nyawa wanita itu." Ucap adisya
"Tadi kami pergokin 1 wanita yang melayani 5 pria sekaligus. Kondisinya juga sangat memprihatinkan." Ucap vinda
"Pasti masih banyak rahasia di dalam markas green snake yang utama." Ucap vanya
"Memang benar, para wanita tadi berkata bila di markas utama negara F ada 10 sel tahanan dan isinya adalah para wanita dari club-club malam. Dan ada 1 sel tahanan kecil itu isinya 1 anak kecil yang tidak bisa bicara." Ucap irene
"Untuk apa mereka menahan anak-anak?" Ucap viola
"Kemungkinan itu tawanan atau anak dari ketua mereka dari salah satu wanita itu." Ucap adisya
"Seperti yang dikatakan wanita paling lama yang ditahan disana, katanya anak itu awalnya bisa bicara namun saat umur 5 tahun ia tidak dapat bicara entah apa penyebabnya." Ucap irene
"Pantas saja anggota green snake tidak satupun dari mereka yang berkeluarga." Ucap vinda
"Ya, bahkan banyak wanita penghibur yang sudah pernah mengandung tetapi selalu digugurkan oleh ketua green snake." Ucap adisya
"Sungguh gue mulai geram, nes kapan kita serang markas utama." Ucap vanya yang menahan emosinya sejak tadi karena mendengarkan cerita teman-temannya.
"Tunggu saja van, jangan gegabah karena itu bisa membunuh kita ditengah pertempuran." Ucap vanessa
"Nes gue kasihan dengan anak kecil yang ada di dalam markas itu." Ucap vanya
"Gak lo doang van, gue jadi teringat daniar." Ucap vanessa ketus
"Van lo selamatin anak kecilnya bila kita mulai menyerang." Ucap vanessa diangguk i oleh vanya.
Tidak lama mereka berbincang tiba-tiba ponsel vanessa berdering dan itu adalah panggilan dari kakaknya rino.
Tringgg...tringg...
__ADS_1
"Siapa nes?" Ucap vinda
"Kak rino." Ucap vanessa singkat
"Halo kak ada apa?" Ucap vanessa.
"Princess km belum tidur ternyata, daniar merindukanmu." Ucap rino
"Dimana dia sekarang kak?" Ucap vanessa. Daniar sudah dapat melihat karena operasi mata di negara F.
"Kak nessa." Ucap daniar antusias, vanessa yang melihat daniar pun tersenyum senang.
"Hei boy, bagaimana kabarmu?" Ucap vanessa
"Kabar dani baik kak, kak nessa kapan pulang dani sangat rindu kakak." Ucap daniar dengan nada sedih.
"Secepatnya kakak pasti pulang. Oh ya apa dani tidak mau menyapa kakak-kakak yang lain." Ucap vanessa
"Mau lah kak, hai kak vanya, kak vio, kak vinda,kak irene,kak adis. Kakaknya dani yang cantik-cantik." Ucap daniar
"Halo dani." Ucap mereka serempak
"Hai boy, apa kau tidak rindu padaku." Ucap vanya
"Tentu saja aku rindu kak vanya, begitu juga yang lain." Ucap daniar
"Dani ini sudah hampir tengah malam tapi kamu masih belum tidur." Ucap vanessa
"Belum kak, aku merindukan kak nessa makanya kak rino aku suruh untuk menghubungi kakak." Ucap daniar
"Baiklah sekarang kan sudah terobati, maka dari itu dani harus tidur sekarang. Besok kamu sekolah." Ucap vanessa lembut
"Iya kak, baiklah kak selamat malam kakak-kakak dani yang cantik." Ucap daniar
"Malam juga dani." Ucap mereka serempak.
"Princess kamu segera istirahat ya, lihat kantung matamu sudah seperti panda. Jaga kesehatanmu ya princess." Ucap rino
"Iyah kakak ku yang tampannya banyak saingan." Ucap vanessa
"Dasar kau ini. Baiklah princess selamat tidur. Titip salam untuk semua temanmu." Ucap rino
"Iya kak, selamat malam kak." Ucap vanessa lalu mematikan ponselnya.
__ADS_1
Vanessa dkk pun segera menuju ke kamar masing-masing untuk istirahat. Karena malam yang melelahkan sudah mereka lewati dan besok sudah harus masuk kelas lagi.