I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia
Episode 31


__ADS_3

Hari ini Vanilla menatap kosong ruangan yang luas hanya ada kekosongan tak ada barang yang berada diruangan itu, Vanilla tersenyum cerah sebelum akhirnya dia tersenyum kecut ketika pada akhirnya semua kenangan mengerikan itu hinggap di kepalanya.


Disinilah Vanilla berada di rumah La Bella nya, setelah berdebatan  pandang dengan Arsean pada akhirnya Vanilla kembali kerumah yang memiliki 1000 cerita diantaranya kenangan mengerikan, Vanilla memasuki rumah itu dia menatap semuanya Vanilla memutuskan untuk tinggal disini walau itu akan menyisakan karena pada akhirnya dia memilih meninggalkan Arsean.


Mansion ini sudah diperbaiki bahkan aga berbeda saat di tinggalin oleh Vanilla dan keluarganya. Sebenarnya saat itu keluarga La Bella hancur ini disita oleh pemerintah tapi Vanilla berhasil mengambilnya kembali.


Vanilla membuka kamar utama di mansionnya ini semuanya rapih, Vanilla mendudukan dirinya di sofa menyandarkan disana dia memijit pangkal hidungnya Vanilla belum benar-benar sembuh sebanarnya tapi Vanilla keras kepala yang ingin keluar dari rumah sakit dengan kabur bahkan saat anak buah Arsean mengejarnya.


********


Di Amerika sedang diadakan sebuah pemilu, dari atas salah satu gedung seorang sniper tengah memantau dengan sebuah senapan Assault Rifle jenis SVLK-14S yang memiliki jarak paling jauh itu, bahkan telah di modifikasi tidak menimbulkan suara saat ditembakkan.


Dalam hitungan ketiga saat salah satu peserta pemilu keluar dari mobilnya senapan itu melesatkan isinya pada orang dibawa sana, tepat sasaran sekatika itu orang itu ambruk tak bernyawa. Saat semua orang panik sang sniper hanya tersenyum iblis dan mulai membereskan semua barangnya dengan tenang nya berjalan meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


"Sorry ma'am, we have to lay off everyone there has been chaos outside we have to check everyone" wanita itu menarik nafas nya dia tidak berpikir ini akan cepat, wanita itu menurunkan kaca matanya untuk menatap wajah polisi yang memberhentikannya "sir, apa kau tidak melihat aku tengah mengandung besar mungkin saja aku akan melahirkan sekarang lihatlah aku selalu bepergian dengan koper berisikan perlengkapan bayi ku nanti" polisi itu mengikuti arahan yang telah diucapkan wanita itu. Wanita yang tengah hamil itu mengerutkan bibirnya berlagak manja.


"Berapa usia kandungan anda ma'am ?" Polisi itu menatap penampilannya, "bulan ini akan menjadi kelahirannya" dengan santainya wanita itu mengusap-usap perutnya, polisi itu tanpak percaya dan mulai iba dia mengangguk "Jika tunggu sebentar" polisi itu berkoordinasi dengan para temannya sebelum kembali menghampiri wanita itu dan memberikan membantu untuk keluar ditengah-tengah banyaknya orang.


"Oh thanks you sir" setelah memberikan sedikit senyuman wanita itu meninggalkan polisi muda itu yang mungkin saja usianya masih 30 tahunan. Wanita itu berjalan dengan penuh percaya diri dihadapan kerumunan dia membenarkan kaca matanya wanita itu masuk kesebuah mobil yang sudah menunggunya dan mobil itu meninggalkan tempat itu tampa kendala.


Wanita tengah hamil besar itu adalah Vanilla La Bella wanita yang memilih pergi dari sisi arsean yang kini menjadi seorang sniper.


Malam harinya Vanilla dengan mengenakan pakaian longgar yang tidak bisa membentuk tubuh wanita itu berjalan ditengah perayaan orang yang telah menyewa jasanya. "Oh Ms. Nilla, aku percaya kau bisa melakukannya dengan mudah" Jackson mengangkat minumannya seraya memberi tahu jika dia senang "of course kau tidak bisa meragukan kinerja ku Mr. Jackson" Vanilla bersulam.


Yah setelah meninggalkan Arsean Vanilla mendirikan geng mafianya sendiri di bantu oleh beberapa berandalan dan juga beberapa teman ayahnya yang masih mempertahankan kesetian mereka pada keluarga La Bella.


Jika kalian berpikir Vanilla telah melupakan misinya untuk balas dendam kalian salah nyatanya dia hanya sedang membuat banyak koneksi, mungkin geng mafia Vanilla memang baru tapi namanya sudah terkenal dikalangan dunia hitam itu. Yah bagi Vanilla ini tetaplah setan yang membuat hidupnya menderita tapi apa boleh buat dia sudah masuk kedalam dunia sialan ini.

__ADS_1


*******


"Diàvolow ?" Tanya arsean pada Samuel, sedangkan yang ditanya hanya mengangguk sebelum akhirnya menjelaskan "yah Diávolow nama geng Vanilla yang berasal dari 'Διάβολος' bahasa yunani yang memiliki arti setan" Arsean tidak menyangka setelah wanita itu meninggalkannya dia semakin bedas dan begitu berani.


"Bagaimana dengan kandungan nya ?" Arsean memang jarang mencari tahu tentang Vanilla karena dia mengalami berbagai kekacauan "Sepertinya dia sudah menghilangkannya, terlihat dia menggunakan pakaian yang terbuka" Apa boleh arsean marah pada Vanilla saat mengetahui jika calon anaknya sudah hilang ? Arsean tersenyum entah untuk apa "Dimana dia tinggal ?" Samuel sempat terdiam apa yang akan dilakukan Arsean sekarang "dikediaman keluarganya.


.__________________________________________


[Selasa, 10 Mei 2022]


Author : Safira Aulia Hamidah


Ig : Sfiranjk341

__ADS_1


karena ini cerita versi baru dan belum selesai jadi, ini cerita on going.


__ADS_2