
Vanessa pun dengan cepat menghubungi yang lain agar segera beraksi sesuai perintah. Viola dan kak Rani pun bersiap ikut Rudin dan Viko untuk menyerang bagian timur, Vinda dan kak Dinda bersiap bersama Alvian dan Kevin untuk menyerang bagian barat.
Vanessa dan Adisya bersama Fano dan Ilham menyerang bagian depan markas. Mereka langsung bergegas di posisi mereka masing-masing. Pertama mereka melemparkan bom untuk membuat kekacauan dan membuat mereka kelabakan.
Boomm...boommm...
Akhirnya mereka sukses membuat green snake kelabakan. Saat mereka melihat ke arah luar markas dan benar saja mereka sangat terkejut karena BLS melakukan penyerangan besar-besaran. Seluruh pasukan green snake sudah banyak yang tumbang karena anggota BLS lebih cepat bergerak daripada mereka.
Semua sudah berada diposisi masing-masing. Vanessa dan Adisya bersiap menyerang bagian depan ditemani Fano,Ilham dan 88 anggota. Sedangkan lainnya masih bersama Alvaro dan Bastian untuk memantau bila ada yang mencoba kabur maka langsung di habisi saja.
Sampai di bagian depan Vanessa memegang dua katana kesayangannya, dan menyeringai saat melihat tangan kanan green snake sudah berada di depan. Vanessa tau bila ketua mereka berada di dalam karena ia sangat terkejut saat tidak ada persiapan apapun BLS menyerang markasnya.
"LET'S START THE GAME." Ucap Vanessa menyeringai.
Vanessa mengayunkan kedua katana miliknya saat anggota green snake mulai menyerangnya. Begitu pula dengan yang lain. Vanessa menebas banyak anggota Green Snake karena pergerakannya tidak dapat di tangkap oleh anggota Green Snake. Karena tubuh Vanessa yang sudah dikuasai Lia maka kekuatannya lebih besar dan semakin banyak yang tewas ditangan Vanessa.
Sring...sring...crashh...crashh..Bukk..Bukk...
--------------
Vinda dan Dinda mulai menyerang bagian barat dibantu oleh Alvian,Kevin dan 100 anggota BLS. Vinda mengeluarkan senapan andalannya, dan mulai menarik pelatuknya saat melihat anggota Green Snake mendekat, banyak anggota BLS yang terluka. Semua anggota green Snake sangat dibuat kacau oleh BLS karena markas utama green snake juga diserang dari udara.
__ADS_1
Boomm...bommm....
"Bagus, Adhin dan Erry menghancurkan beberapa titik kumpul anggota Green Snake." Gumam vinda di sela-sela menembaknya saat melihat beberapa bom diluncurkan oleh Adhin dan Erry menghancurkan sebagian markas green snake.
DOR..DOR..DOR..
Tangan vinda terus menembak sesekali juga memukul dan menusuk jantung dengan katana. Vinda juga memiliki kepribadian ganda seperti Vanessa, sehingga kekuatan nya juga menjadi 2X lipat.
--------------
Vanya terus mengayunkan katana miliknya dengan menggendong anak kecil di punggungnya, walau sedikit kesulitan dalam menyerang tetapi Vanya masih berusaha sekuat tenaga yang ia miliki untuk melindungi anak kecil yang ada di gendongannya.
"Pegangan yang erat sayang. Jangan kamu lepasin ya." Bisik Vanya. Sedangkan anak itu hanya bisa mengangguk saja dan semakin mengeratkan pelukannya pada Vanya,menyembunyikan wajahnya dipundak Vanya dan menutup matanya. Ia terlalu takut untuk melihat peperangan di depannya.
Sring...sring...crashh...crashh...sring...
"Tidak akan." Ucap Vanya datar. Sedangkan Daffa dan Rizki melihat Vanya sedikit kesusahan akhirnya meminta bantuan pada anggota sniper yang ada di atas pohon sekitar tempat perang mereka untuk mengamankan Vanya.
--------------
Viola menyerang anggota green snake dengan pedang besar kesayangannya. Bergerak dengan sangat cepat dan membuat anggota green snake banyak yang tumbang. Viola menyeringai tetapi juga anggota BLS ikut melindungi viola dari serangan.
__ADS_1
"Semoga kalian di neraka." Ucap viola dingin. Dan langsung menyabet kan pedangnya pada badan anggota green snake.
Banyak anggota Green Snake yang lari ke dalam markas nya kembali karena ketua BLS benar-benar murka. Mereka sudah terkepung bahkan helikopter pribadi mereka sudah hancur. Di dalam ruang bawah tanah ketua Green Snake hanya bisa diam disana, karena ia benar-benar dibuat BLS hancur, bahkan tangan kanannya sudah mati di tangan ketua BLS langsung tinggal dirinya saja yang diam di ruangan bawah tanah.
"Ketua sekarang kita harus bagaimana."
"Anggota yang lain sudah tewas di tangan BLS ketua."
"Apa kita kabur saja ketua."
Ucap anggota green snake yang lari ke dalam markas dan menuju bawah tanah menemui ketua mereka.
"Tidak ada yang harus kita lakukan selain melawan mereka. Kita harus bisa mempertahankan mafia ini." Ucap ketua tegas.
"Tapi ketua..
"Apa kalian sudah menjadi pengecut." Ucap ketua green snake. Sontak anggota nya pun menggelengkan kepala.
"Siapkan diri kalian, kita sambut mereka di ruang tengah." Ucap ketua green snake lalu melenggang pergi meninggalkan beberapa anggotanya yang masih tersisa.
"Bagaimana ketua itu, kita sudah diambang Kematian tapi ia tetap meminta untuk melawan mereka." Ucap salah satu anggota
__ADS_1
"Sudahlah ini yang harus kita terima, segera bersiap saja kita." Ucap salah satu anggota itu lalu mengambil senjata yang masih tersisa.