
"Tidak masalah nona-nona saya akan tetap sabar menunggu." Ucap abigail dengan tersenyum getir.
"Baiklah mari kita mulai meeting nya." Ucap viola datar. Sekretaris abigail mulai menjelaskan tentang kerjasama mereka tetapi 4V tidak memperdulikan ucapannya.
Sedangkan 4V hanya memberikan tatapan membunuh kepada abigail, vanessa yang benar-benar menahan amarah karena ia ingat betul cerita daniar yang dibuang oleh abigail dan melihat laporan bahwa perusahaan milik ayahnya yang pertama saat akan dijebak. Abigail yang di tatap 4V seperti itu hanya bisa menelan ludahnya kasar.
Tuan kalau atmosfer nya seperti ini lebih baik saya tetap ada dikantor dan berkutat dengan tumpukan kertas. Batin sekretaris abigail
Rencanaku gagal. Bisa mati ditangan mereka aku kalau begini caranya. Batin abigail
Tuan abigail lebih baik saya tetap menjaga keamanan rumah anda daripada harus berdiri dengan bertatap pada 4 iblis cantik. Batin salah satu anak buah abigail
"CUKUP." Ucap vanessa dan vanya seketika mulut sekretaris itu diam dan ia hanya bisa menunduk karena ini pertama kalinya berhadapan dengan ketua mafia BLS.
"Tuan abigail bisa baca berkas ini." Ucap viola sambil melemparkan berkas tentang kelicikan abigail selama ini dan benar saja mata abigail sangat melotot.
"Kerja sama ini saya batalkan karena saya tidak mau perusahaan ini harus memiliki rekan kerja yang tega membuang anaknya sendiri." Ucap vanessa datar.
Bagaimana dia tau bahwa daniar sudah aku buang jauh-jauh agar sial dirumah bisa hilang. Batin abigail
"Ma..maaf nona mak..maksutnya apa ya?" Ucap abigail terbata dan tersenyum kecut.
"Daniar abigail. Apa anda yakin tidak mengenalnya." Ucap vanessa dingin.
"Saya ehmm saya belum memiliki anak nona." Ucap abigail
"Mungkin anda sudah tau bahwa kami paling benci dengan pembohong dan penghianat." Ucap vinda datar. Seketika anak buah abigail begitu merinding karena 4 iblis cantik ini sangat tau tentang abigail.
"Sepertinya anak buah anda tau bahwa hukuman dari BLS untuk pembohong dan penghianat itu apa." Ucap viola.
Kini di tangan 4V mulai ada senjata, vanessa memegang stik andalannya, vanya membawa pistol, viola mengeluarkan katana, vinda membawa 2 pisau lipat yang ia jadikan gantungan sehingga ia putar-putar ke jari telunjuknya. Abigail dan anak buahnya mulai merasakan takut yang sangat hebat karena 4 gadis di depannya sudah berubah menjadi 4 iblis yang siap menghancurkan lawannya tanpa ampun.
Selang 5 menit kevin,alvian dan beberapa aparat kepolisian datang. Kevin dan alvian mengeraskan rahangnya begitu bertemu abigail, begitu juga dengan abigail ia sangat terkejut karena selama ini ia mencari kevin dan alvian tetapi tidak pernah ketemu. Dan sekarang ia bertemu mereka di perusahaan milik mafia BLS, abigail juga terkejut karena kevin dan alvian menjadi tangan kanan BLS.
__ADS_1
Sialan, jadi 2 bocah ini sudah menjadi bagian dari BLS pantas saja aku sangat kesulitan menemukan mereka. Batin abigail.
Ia begitu iri karena kevin dan alvian bukan hanya menjadi tangan kanan tetapi juga menjadi sekretaris pribadi. Ia tau bahwa kevin dan alvian pasti sudah sangat kaya raya.
"Halo tuan abigail apakah anda masih ingat dengan kami." Ucap kevin dan alvian serempak.
"Tentu saya ingat dengan kalian berdua." Ucap abigail menatap tajam ke arah alvian dan kevin, sedangkan yang ditatap hanya tersenyum miring.
"Bagus juga ingatanmu itu tua bangka." Ucap alvian ketus. Abigail yang dihina tua bangka sangat marah hingga ia menggebrak meja.
BRAKK
"Berani sekali kalian berdua menghina saya." Bentak abigail
"Woy itu meja kalau kenapa-napa lo mau tulang ditubuh lo jadi gantinya." Ucap vinda datar. Seketika abigail terkejut karena ia tidak sadar menggebrak meja di kantor BL COMPANY bukan kantornya sendiri.
"Maaf nona." Ucap abigail
Berani juga si tua ini. Batin 4V
"Terserah kami lah, kami memang membawa mereka untuk datang ke markas BLS karena mereka bagian dari kami." Ucap viola ketus
"Anda mencari mereka untuk kalian bunuh bukan, agar sial di keluarga kalian hilang. Dan anda membuang daniar untuk buang sial." Ucap vinda datar
"Kevin dan alvian adalag anggota keluarga kami, bila anda ingin membunuh mereka coba saja bila anda memang bisa." Ucap vanessa santai
Mendengar ucapan vanessa abigail mencoba untuk memukul kevin tetapi pukulannya berhasil di tahan kevin. Kevin pun memelintir tangan abigail di punggungnya hingga abigail sangat kesakitan.
Krekk
Aaaaaaaa
"Pak polisi boleh saya memberi pelajaran sedikit kepadanya." Ucap alvian kepada kepala polisi.
__ADS_1
"Tentu tuan alvian karena anda juga berhak atas itu." Ucap kepala polisi. Bagi polisi lebih baik menurutinya saja daripada harus berurusan langsung dengan 4V. Alvian memberikan pukulan kepada abigail.
BUGG
"Ini balasan karena lo udah bunuh keluarga kami." Ucap alvian lalu ia memukuli abigail dengan kevin yang masih setia memelintir tangan abigail. Sedangkan sekretaris dan anak buah abigail tidak berani berbuat apapun karena bila BLS sudah marah maka tidak akan ada kata ampun bagi musuh.
BUGG..BUGG..PLAKK..BUGG..
Setelah alvian puas ia meminta kevin agar melepaskannya, kevin memang melepaskan tangannya tetapi ia mendorong abigail hingga tersungkur ke lantai. Aparat kepolisian pun langsung membawa abigail pergi dari ruangan itu, dengan tubuh luka lebam karena pukulan alvian, abigail terpaksa harus dituntun jalannya.
Sekretaris dan anak buah abigail bergegas keluar karena mereka takut bila masih disana akan tambah panjang urusannya.
"Nes masalah pengacaranya bagaimana." Ucap alvian
"Pengacara abigail biar gue yang urus." Ucap vanya.
"Baiklah sayang ku." Ucap alvian menggoda vanya hingga teman-temannya menahan tawa. Amarah mereka reda karena alvian mulai menggoda vanya.
"NAJIS." Ucap vanya ketus
"Sayangku adem banget katanya kencan, ayo sekarang dong." Ucap alvian. Vanya melotot tajam kepada alvian.
"Dasar sinting." Ucap vanya lalu meninggalkan ruangan itu dan menuju ke ruang presdir.
HAHAHAHAHA
Tawa alvian dan kevin pun lepas, mereka berdua sudah mulai berani kepada 2 bos mereka yang seperti es. Sedangkan vinda,viola dan vanessa sudah menuju ke ruang presdirnya.
"Vin kalau kita tadi kayak gini di depan alvaro dan bastian pasti mereka akan merasa tersaingi." Ucap alvian
"Lo bener secara mereka berdua kan begitu suka menggoda vanessa dan vanya." Ucap kevin
Kevin dan alvian pun segera menuju ruangannya. Mereka mulai bekerja lagi karena besok 4V sudah meninggalkan negara F dan harus menuju ke negara A.
__ADS_1