Istri Kecil Dosen Muda

Istri Kecil Dosen Muda
Siapa Langit?


__ADS_3

"Sayang ...." Ray menghambur memeluk Ella yang tengah tersenyum hangat padanya.


"Maafin, Kakak. Kamu begini karena, Kakak," lirih Ray sendu.


"Ini bukan salah kak Ray, ini udah takdir." Ella berusaha tersenyum walau tubuhnya terasa begitu lemas.


"Kakak janji, mulai saat ini kakak akan lebih ekstra menjaga kamu." Ray mengecup kening Ella.


"Sayang, maafin. Pipop ya, gara-gara pipop, kamu hampir aja tidak selamat. Beruntung kamu kuat, Sayang dan masih bisa bertahan hingga saat ini." Ray mengelus lembut perut rata Ella.


"Aku nggak nyangka, ternyata di dalam sini ada calon adiknya si kembar." Ella turut serta meraba perutnya.


"Rumah kita akan semakin ramai setelah dia hadir."


"Aku udah nggak sabar pengen ngeliat dia lahir ke dunia ini."


"Kakak juga."


Waktu beranjak sore, Wina dan Samsul datang ke rumah sakit dengan tergesa-gesa setelah mendapat kabar jika menantu kesayangan mereka di larikan ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, kedua pasutri itu langsung memberondong Ray dengan beberapa pertanyaan sehingga membuat Ray kesulitan menjawab.


"Sayang, kakak ke kantin bentar ya," ucap Ray.


"Iya."


"Mah, Pah, titip istri aku bentar ya." Ray segera beranjak untuk menghindari pertanyaan Wina yang tak ada ujungnya.

__ADS_1


"Ray! Jangan pergi. Jawab dulu pertanyaan, Mamah!" teriak Wina geram.


"Nanti aja, Mah. Aku lagi nggak mod main kuis." Pria itu benar-benar menghilang dari pandangan mereka.


"Benar-benar anak itu," gerutu Wina kesal.


"Lagian, Mamah nanya anak kayak lagi maen kuis aja. Banyak bener sesi tanya jawab nya," ucap Samsul.


Sementara itu, Ray bukannya pergi ke kantin rumah sakit melainkan pergi ke markas untuk menyelesaikan masalah ini segera. Dia tidak mau keselamatan anak dan istrinya terancam, sebisa mungkin dia akan melindungi mereka dengan segenap jiwa dan raganya.


"Apa kejadian ini ada hubungannya sama hal yang akan lo sampein?" tanya Ray menginterogasi Ragil.


"Iya, ini memang ada kaitannya dengan apa yang mau gue sampein," jawab Ragil.


"To the point, siapa yang berani bermain-main sama gue?" Raut wajah Ray terlihat sangat emosi.


"Langit?" Kening Ray mengerenyit karena nama itu terdengar asing untuknya.


"Langit Angkara, dia ketua gangster. Tapi bukan di Indonesia melainkan di New York," ujar Ragil.


"Dia ketua gangster New York? Lalu apa hubungannya sama gue? Kenapa dia ngincer nyawa gue?" heran Ray.


"Dia asli Indonesia, tapi tingal di sana seorang diri dan juga menjalankan bisnis gelap di negara itu. Dia anak pertama keluarga Gautama," tutur Ragil.


Mendengar nama keluarga Gautama, sepertinya Ray sangat pamiliar dengan keluarga itu. Rasanya dia pernah mendengar marga Gautama namun di mana, pikirannya terus menerka-nerka.

__ADS_1


"Dan hal yang mau lo sampein ke gue apa?"


"Gue tadinya mau laporin ke elo kalau markas kita di serang sekelompok gangster yang di pimpin oleh Langit, salah satu anggota mereka berhasil gue tangkep untuk mengorek informasi dan ternyata, tujuan Langit datang kembali ke indonesia hanya untuk ngebunuh elo," jelas Ragil.


"Alasannya? Nggak mungkin dia pengen bunuh gue tanpa alasan."


"Karena elo adalah penyebab kematian adiknya, adiknya mati di tangan lo. Selama 3 tahun lebih dia mencari informasi tentang kematian adiknya hingga akhirnya dia menemukan titik terang."


"Adiknya? Siapa?" Ray semakin bingung.


"Lo nggak ngerasa bunuh seseorang? Wanita, adiknya seorang wanita."


"Ntahlah, gue nggak pernah bunuh orang biasa. Kecuali anggota gangster musuh dan juga penghianat."


"Gue udah cari tau semuanya." David datang kemudian mendudukan bokongnya di sofa yang ada di hadapan Ray.


"Jelaskan," pinta Ray.


"Adiknya si Langit mendung itu mahasiswi di kampus lo dulu, lo kenal dia tapi nggak deket sih. Pernah ada samting juga sama bini lo dan itu juga yang membuat lo ngelakuin ini. Ya, meski nggak secara langsung lo yang ngebunuh dia tapi tetep aja itu semua karena ulah lo," terang David.


"Ya, gue inget."


Maaf ya baru up, otornya baru beres ngurusin acara 100 harian ayah dan sbg.


Rekomendasi cerita bagus di bawah ini jangan lupa di kepoin sembari nunggu otor up ya👇

__ADS_1




__ADS_2