Istri Kecil Jenderal Agha

Istri Kecil Jenderal Agha
Mendendam


__ADS_3

Keesokan harinya, Agha bangun pagi-pagi untuk menjemput Kenzie dan langsung mengajak Kenzie berlatih pedang dan berlatih naik kuda ke hutan supaya Kenzie tidak menganggu Kiana yang masih tertidur lelap.


Red Hair memiliki anak dan diberi nama Thunder. Anak Red Hair berwarna hitam legam seperti induknya dan Thunder menjadi kudanya Kenzie.


Kenzie yang memiliki watak penyayang hewan seperti Kiana, dengan cepat bisa akrab dengan Thunder dan dengan cepat Kenzie bisa memiliki ikatan dengan Thunder, maka dengan cepat pula Kenzie bisa menunggang kuda.


Agha tersenyum bangga melihat putranya memiliki bakat dan kecerdasan di atas rata-rata. Pria tampan itu bergumam, "Dia cerdas mirip Kiana, tapi ketidaksabarannya mirip denganku, hehehehehe"


Setelah berhasil menunggang kuda dengan sangat baik dan berhasil memiliki ikatan dengan Thunder, Kenzie turun dari atas punggung Thunder lalu melompat ke pelukan Ayahandanya sambil berkata, "Aku mau berlatih pedang, Ayah"


Ayah mencium kedua pipi Kenzie lalu menurunkan Kenzie dan berkata, "Oke, ayo Ayah ajari dasar-dasar bermain pedang. Kamu pakai tongkat ini dulu kalau sudah mahir, Ayah akan kasih kamu pedang sungguhan"


"Baik, Ayah"


Saat sedang asyik berkonsentrasi menghapal gerakan dasar bermain pedang, Kenzie mendengar suara tangisan. Agha juga mendengarnya.


Lalu, kedua laki-laki yang memiliki pendengaran sangat tajam berjalan pelan ke asal suara dan mereka dikejutkan dengan adanya seorang anak perempuan duduk berjongkok dengan kepala tertelungkup di atas lutut.


"Nak, kamu kenapa ada di sinis sendirian dan menangis?"


Agha dan Kenzie membeliak kaget saat anak perempuan itu mendongak.

__ADS_1


Agha dan Kenzie sontak memekik kaget, "Crystal?!"


Crystal langsung bangkit berdiri sambil menghapus air matanya lalu berdiri di depan Agha dan Kenzie.


"Kamu, kok, menangis lagi?" Tanya Kenzie.


"Dan kenapa wajah kamu penuh lebam? Ayo ikut aku ke kerajaan Pusat. Biar Ratu Kiana mengobati lebam kamu"


Tiba-tiba terdengar bunyi perut keroncongan.


Agha memberikan kotak bekalnya lalu berkata, "Kita istirahat dulu aja Kenzie. Kita makan dulu, yuk!"


Seketika itu juga Crystal berpikir dan membatin, apa benar raja Agha dan ratu Kiana itu jahat seperti cerita Ibunda. Kalau jahat kenapa raja Agha sebaik dan selembut ini?"


Setelah makan bersama Agha dan Kenzie, Crystal tidak mau diajak ke Kerajaan Pusat. Karena Crystal tidak mau diajak ke Kerajaan Pusat, Kenzie menyerahkan salep ke Crystal dan berkata, "Kamu oleskan sendiri salep ini ke wajah kamu biar tidak membekas"


"Terima kasih untuk makanan dan salepnya. Saya harus segera pulang" Crystal langsung berbalik badan lalu berlari meninggalkan Agha dan Kenzie.


Sejak itu, Kenzie dan Crystal menjadi lebih akrab dan bersahabat. Saking akrabnya dengan Crystal, Kenzie berkata, "Aku ingin menikah denganmu saat aku dewasa nanti. Apa kamu mau menikah denganku nanti?"


Crystal menganggukkan kepala dengan senyum tulus.

__ADS_1


Crystal benar-benar tulus menyayangi Kenzie dan dia tidak ingin membalas dendam lagi. Dia tidak mau menuruti permintaan ibundanya. Crystal kemudian berkata, "Aku berasal dari kerajaan bawah laut. Aku selalu naik ke permukaan seperti ini karena tidak tahan menerima siksaan dari Ibundaku"


Dua tahun kemudian, kasus pengiriman bahan pokok makanan ke kota kecil dan pembakaran lumbung padi terbesar di Kerajaan Pusat dan mengakibatkan semua rakyat di kerajaan Pusat hampir saja mengalami kelaparan kalau Kerajaannya Abimantya tidak membantu Kerajaan Pusat, akhirnya terkuak dengan adanya pengakuan dari salah satu anak buahnya Delima.


Setelah mendengar pengakuan dari salah satu anak buahnya Delima, beberapa menteri langsung mengambil tindakan tanpa meminta persetujuannya Agha terlebih dahulu karena beberapa menteri itu sudah sangat marah.


Agha sontak melesat ke kerajaan di bawah air saat ia mendengar laporan beberapa menteri menyerang kerajaan di bawah air. Kenzie bersikeras ikut karena ia tahu Crystal ada di kerajaan bawah laut.


Namun, saat rombongannya Agha sampai di kerajaan bawah laut, kerajaan tersebut sudah hancur dan semuanya mati, kecuali Crystal karena Kenzie berhasil menyelamatkan Crystal dari tebasan pedang salah satu prajurit dari kerajaan Pusat.


Meskipun kecewa karena gagal menyelamatkan kerjaan bawah laut, Agha tetap diharuskan meredam amarahnya banyak menteri. Akhirnya Agha mengirim Crystal ke pegunungan yang jauh dari pemukiman penduduk. Semua itu Agha lakukan untuk menyelamatkan Crystal. Namun, Crystal yang masih berumur tujuh tahun, alih-alih berterima kasih pada Agha dan Kenzie, dia justru menyimpan dendam yang sangat besar karena semua keluarganya dibantai di depan matanya dan itu dilakukan oleh prajurit dari kerajaan Pusat dan dia melihat ada Agha dan Kenzie.


"Tunggu pembalasanku Agha dan Kenzie!" Geram Crystal di dalam perjalanannya menuju ke pengasingan.


Agha dan Kenzie pulang dan kedua pria tampan itu langsung memeluk Kiana. Kiana sontak bertanya, "Ada apa? Kalian bisa menyelamatkan kerajaan di bawah laut, kan?"


Agha dan Kenzie menggelengkan kepala secara bersamaan.


Kiana mengusap kepala dua orang pria yang sangat ia cintai sambil berkata, "Semua sudah terlambat. Yang penting kalian tidak terlibat"


Kenzie dan Agha menganggukkan kepala secara bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2