
Crystal bergegas berlari kencang menyusul ratu Amber setelah para menteri masuk kembali ke dalam istana.
Saat Crystal berhasil mengejar ratu Amber, dia berteriak, "Ratu Amber, tunggu!"
Mendengar teriakannya Crystal, Kenzie sontak menghentikan langkahnya dan berputar badan dengan perlahan.
Ketika melihat ratu Amber sudah berdiri tegak di depannya Crystal langsung menyeringai senang lalu berkata sambil berjalan mendekati Amber.
Langkah gemulai Crystal yang seksi dan sering meruntuhkan banyak lirikan pria dewasa yang normal, tidak membuat Kenzie tergoda. Hati Kenzie sudah benar-benar mati untuk Amber. Bahkan gairahnya untuk Crystal pun sudah lenyap tak bersisa. Entah kenapa saat ini Kenzie hanya memikirkan Amber dan ia mengkhawatirkan Amber.
"Ada apa?" Tanya Kenzie dengan wajah dingin. Dia tidak lagi menirukan gaya bicaranya Amber meskipun ia masih berada di dalam tubuhnya Amber.
Crystal menghentikan langkahnya persis di depan ratu Amber lalu menyeringai mengejek, kemudian ia berbisik, "Aku hamil. Dan sepertinya sudah sekitar dua Minggu kehamilanku ini"
__ADS_1
Kenzie sontak mendorong kedua bahu Crystal lalu ia menghunuskan tatapan tajamnya ke Crystal.
Aku nggak bodoh dan lugu seperti Amber. Saat kau bilang kau sudah hamil dua Minggu padahal kita baru menikah beberapa hari, maka kau lah yang bodoh, Crystal. Kau membuatku ingin menyelidiki lebih jauh bukan saja niat kamu merayuku dan mengincar tahta ratu. Tapi, aku juga akan menyelidiki kehamilan kamu. Gumam Kenzie sambil mengepalkan kedua tangannya.
"Kenapa membeku dan mengepalkan kedua tangan kamu? Kamu cemburu, ya, hahahahahaha! Aku yakin Yang Mulia Raja belum menyatukan raganya dengan kamu, Ratu Amber. Aku yakin kemarin beliau kelelahan dan hanya tidur di samping kamu tanpa melakukan apapun. Hahahahahaha! Kasihan sekali kamu. Emang itulah derita orang jelek dan......."
Plak! Kenzie tidak bisa menahan diri lagi untuk menampar Crystal.
Crystal sontak mengelus pipinya dan mendelik kaget, "Kau menamparku? Kau berani melawanku sekarang, hah?!"
Crystal menghentakkan kedua kakinya secara bergiliran di atas tanah laki ia berteiak, "Arrgghhhhhhh!!!!! Lihat saja, Amber, kau akan membayar dengan sangat mahal karena kau sudah berani menampar pipiku!!!!!"
Crystal kemudian berbalik badan lalu berlari menuju ke halaman belakang untuk menaiki kereta kudanya karena ia ingin bergegas menemui kekasih gelapnya dan mengatakan soal kehamilannya.
__ADS_1
Kenzie yang bersembunyi di atas atap dengan sengaja karena ia ingin menyelidiki Crystal, langsung membayangi laju kereta kudanya Crystal sambil bergumam di dalam hati, mau ke mana si ular Beludak itu? Kenapa dia naik kereta kuda dan meninggalkan istana? Siapa yang ingin ia temui? Di saat suaminya pergi ke medan pertempuran saat ini?
Kenzie menghentikan laju terbangnya tidak jauh dari sebuah pondok. Kenzie melihat Crystal turun lalu seorang pria menyambut Crystal. Kenzie melotot kaget saat ia melihat pria itu mencium bibir Crystal dan Crystal tidak menolaknya. Crystal bahkan menikmatinya. Kemudian Kenzie melihat Crystal mengatakan sesuatu ke pira itu lalu ia melihat pria itu membopong Crystal masuk ke dalam pondok. Kenzie sontak meradang penuh amarah tapi bukan karena kecemburuan melainkan karena Crystal benar-benar telah berhasil membodohi dirinya selama ini.
Kenzie kemudian menoleh ke Bora yang hinggap di atas pundaknya. Burung pemangsa kesayangan Ayahanda dan Ibundanya itu pun menoleh ke Kenzie. Bora langsung berkicau dan karena Kenzie berada di dalam tubuhnya Amber, Kenzie bisa mengerti kicauannya Bora.
Kenzie sontak mengepalkan kedua tangannya dan menggeram penuh amarah, "Sial! Jadi, pria itu adalah ayah kandung dari janin yang ada di dalam perutnya Crystal dan mereka akan menikah secara diam-diam setelah ini. Dasar brengsek!!!!!! Kau kenapa bodoh sekali Kenzie!!!!!! Ya! Kau sangat bodoh Kenzie!!!!!!! Kau dibutakan oleh kecantikan dan kemolekan dari seorang wanita. Kau benar-benar bodoh karena kau telah mengabaikan wanita yang cantik hatinya, yakni Amber"
Bora si burung pemangsa menatap Amber dengan heran.
Kenzie melotot ke Bora si burung pemangsa, "Apa kamu lihat-lihat, hah?! Yang kamu lihat memang tubuhnya Amber, sahabat kesayangan kamu, tapi yang ada di dalam tubuh ini adalah Kenzie, orang yang tidak kamu sukai"
Bora si burung pemangsa sontak memutar kedua bola matanya lalu burung pemangsa itu jatuh pingsan.
__ADS_1
"Sial! Burung bisa pingsan juga?" Kenzie mendelik kaget.