Kesempatan Terakhir Pernikahanku

Kesempatan Terakhir Pernikahanku
Bab 195 One Thing About Us


__ADS_3

Liam tidak bisa menahan amarah di hatinya, ketika mengetahui fakta yang terjadi bahwa semua sudah menyudutkan Harumi dengan begitu kejam.


Kata-kata yang tidak seharusnya disematkan untuk wanita yang sangat dicintainya, menjadi buah bibir yang begitu mengerikan.


Miris. Menyakitkan.


Ketika sebutan wanita Pelac** terlontar untuk Harumi dari orang-orang yang sama sekali tidak pernah mengenalnya.


Tubuh Liam memanas, nadi-nadinya bergejolak hebat di dalam dirinya. Amarah yang memuncak seakan siap meledak dan segera menghancurkan orang-orang yang saat ini berada dihadapannya.


Tatapan pria itu sangat mengerikan, pandangannya gelap, wajahnya menegang menahan emosi besar.


Seorang wartawan yang mengajukan pertanyaan tersebut mulai tampak goyah, ia sontak merasakan kecemasan melihat tatapan Liam ke arahnya walaupun pria itu belum mengeluarkan statement apapun.


Sekretaris Will yang berdiri tak jauh dari posisi Liam duduk saat itu, hanya bisa menatap atasannya tersebut dengan tenang, walaupun tidak bisa dipungkiri guratan khawatir bisa terlihat diwajahnya.


Sekretaris paruh baya itu hanya khawatir akan tindakan yang tidak terduga yang bisa kapan saja dilakukan Liam jika pria itu sedang marah dihadapan semua media.


Dan itu akan berakibat sangat fatal.


Konferensi pers ini tentu saja akan memicu emosi Liam, karena wartawan tidak akan bersikap lunak terutama mengenai pemberitaan skandal yang dilakukan oleh Seseorang yang memiliki nama besar.


Liam menatap tajam ke semua wartawan "Apa hanya itu saja ?" tantangnya


Tampak Sekretaris Will sedikit bernafas lega, karena Liam masih bisa menahan emosinya. Walaupun tidak bisa dipungkiri wajah, punggung, dan semua tubuhnya berkata sebaliknya.


Liam bukan pria yang tenang dan penyabar apalagi soal menahan Amarah.


Dia lebih menyukai kekerasan daripada bersikap lunak. Tidak peduli menjaga reputasi atau apapun itu yang memuakkan baginya.


Semua terdiam. Mereka memperhatikan pada satu arah.


"Hanya itu kemampuan kalian ?!!" sekali lagi Liam menantang tanpa terkonfrontasi sedikit pun


Mereka memperhatikan menunggu klarifikasi.


Liam menyeringai sinis, hingga seringai memudar berubah menjadi ketegangan "Apa pantas pertanyaan itu keluar dari bibir seorang wanita ?"


Liam meletakkan kedua tangannya di atas meja, tampak ia mengepal menahan emosi "She is wonderfull woman MORE THAN YOU, dan sebaiknya kau lebih sering memeriksa cermin di rumahmu. Dan pergunakan dengan baik" samar-samar Liam tersenyum tapi bukan senyuman ramah tamah melainkan senyuman yang sangat mengerikan


Ekspresi wartawan wanita itu menegang, terlihat napasnya memburu seakan tidak menerima konfrontasi yang sudah Liam lemparkan kepada dirinya.


Tidak ada kata-kata kasar hinaan yang vulgar pada jawabannya, tapi semua yang mendengar di ruangan itu sudah mengerti bahwa pernyataan yang tampak halus itu sangat menyudutkan.


Seorang wartawan pria yang berdiri dari arah kanan, sambil memegang buku kecil dan sebuah bolpoin mengangkat tangannya "Anda belum menjawab pertanyaan-pertanyaan yang lain, dan bagaimana dengan kelanjutan hubungan kalian karena ditengah rumor ini serta setelah konferensi ini tentu saja pandangan publik terhadap anda akan berubah, Apa anda siap dengan perubahan itu ? Terutama mengenai Masa Depan Perusahaan anda."


Liam menarik napas panjang "Yang perlu kalian ketahui Dia bukanlah gambaran wanita yang seperti kalian beritakan selama ini, She is a good Wife, a good daughter and a great woman. Dia berasal dari keluarga sempurna yang sangat menyayanginya. Mengatakan bahwa ia hanya menginginkan status dan uang, sebaiknya pendengaran kalian diperbaiki agar tidak menggiring berita MURAHAN seperti ini."

__ADS_1


"Bukankah "a good wife" kata yang tidak tepat bagi seorang wanita yang berselingkuh ?!!" ejek salah seorang wartawan memotong


Refleks, Liam membuka matanya ketika mendengar pernyataan itu "A good wife in a bad Marriage" sanggahnya dengan sangat tegas


"Lalu, kapan tepatnya kalian pertama kali menjalin hubungan terlarang ini ?!"


"Semua terjadi begitu saja hanya dalam hitungan bulan, dan tidak peduli dengan semua pemikiran kalian. But She is MINE, memang tidak ada alasan yang bisa membenarkan hubungan ini tapi apapun yang sudah dimulai akan kuperjuangkan sampai akhir. Dan mengenai pemecatan salah satu bawahanku, Dia PANTAS MENDAPATKANNYA." tanpa rasa tekanan sedikit pun, Liam dengan santai menjawab semua pertanyaan yang bahkan membuat semua wartawan semakin keheranan tidak percaya


"Bukankah itu sama saja anda tidak bisa bersikap profesional, tidak berkompeten membedakan antara kepentingan pribadi dan pekerjaan ? Atau sikap ego anda yang dimiliki terlalu besar"


Liam tertawa kecil "Tidak profesional ? Tentu saja Pimpinan berhak memecat Karyawan secara tidak terhormat jika sudah terbukti Karyawan itu melakukan Fraud. Dalam hal ini, Penggelapan dana sebesar 10,000,000 USD"


Suasana berubah semakin memanas, semua wartawan yang mendengarkan sontak terkejut "Maksud anda, suami dari wanita itu melakukan penggelapan dana oleh karena itu ia dipecat secara tidak terhormat, bukan karena masalah pribadi"


"tentu saja, awalnya karena hal pribadi. But Iam NOT FOOL, aku sudah memeriksa dan mengumpulkan bukti-bukti sebelum ini terjadi." Liam menjeda, ia diam sedetik "But I gave him more chance, tanpa sepengetahuannya."


"Untuk apa anda rela memberikan kesempatan pada orang yang sudah terbukti melakukan kerugian dalam jumlah besar seperti itu ?"


Liam menatap ke arah kamera, tatapannya tenang seakan sarat akan perasaan yang ingin diungkapkannya kepada seseorang yang berharap orang itu juga menyaksikannya


"For HER"


...****************...


Martha membawa beberapa kudapan kesukaan Harumi "Mrs. Harumi makanlah. Mungkin ini bisa membangkitkan selera makan anda"


Senyuman terurai diwajahnya ketika beberapa kudapan manis sudah dihadapannya "Bagaimana mungkin aku melewatkannya"


Harumi mengangguk "Ok"


Sebelum mencicipi kudapan manis itu, Harumi menuju wastafel untuk mencuci tangannya.


Scarlett yang juga ada disitu, berdiri dari sofa lalu mengambil remote TV. "Makan kudapan tidak lengkap tanpa menonton Televisi, benar bukan ?" candanya dengan santai


Martha mengangguk tersenyum.


Layar Tv menyala, berulang kali Scarlett mencari-cari saluran yang menurutnya menarik untuk ditonton sampai pada akhirnya ia terhenti pada satu saluran khusus berita luar negeri.


Awalnya Scarlett merasa aneh dengan pemberitaan tersebut "Bukankah itu Mr. Seymour ?" ia mengamati sosok di layar TV


Martha sontak mengangkat wajahnya, dahinya mengernyit memperhatikan layar Tv dari balik kacamatanya.


Tak lama, Harumi menuju ke arah mereka. Ia melihat keduanya tampak sangat serius.


Sontak Harumi pun dibuat bingung "Ada apa ?"


Lalu, ia mengikuti arah pandangan mereka. Dan Harumi ikut memperhatikan ke layar TV.

__ADS_1


*KONFERENSI PERS YANG TENGAH BERLANGSUNG CUKUP MENYITA BANYAK PERHATIAN PUBLIK SAAT INI, SEORANG PENGUSAHA MILIARDER MELAKUKAN KLARIFIKASI MENGENAI RUMOR SKANDAL YANG BEREDAR LUAS.


TELAH DIKETAHUI PUBLIK SEJAK LAMA, LIAM SEYMOUR PEMILIK SEYMOUR COMPANY GROUP MEMILIKI REPUTASI YANG SANGAT KUAT DAN TERKENAL DIKALANGAN PEBISNIS DUNIA. SETELAH KELUAR RUMOR INI, BANYAK PIHAK YANG MULAI MEMPERTANYAKAN MENGENAI REPUTASINYA.


HUBUNGAN TERLARANGNYA DENGAN SEORANG WANITA BERSUAMI, AKANKAH MENJADI TOMBAK YANG BISA MENGHANCURKAN KEJAYAAN SEYMOUR COMPANY GROUP MENGINGAT LONJAKAN SAHAM BEBERAPA PERUSAHAAN MILIKNYA MULAI TURUN DRASTIS*.


Tangannya gemetar, tubuh Harumi berdiri mematung. Apa yang disaksikannya saat ini sontak membuat tubuhnya kembali tak terpedaya.



*WANITA DALAM PEMBERITAAN INI, TELAH DIKETAHUI BERNAMA HARUMI NAYAKA WHISTON, WANITA BERUSIA 30 TAHUN INI BERASAL DARI BRISTOL, INGGRIS DAN MENJALIN HUBUNGAN DENGAN LIAM SEYMOUR SEJAK BEBERAPA BULAN LALU. IA DIKETAHUI SUDAH MEMILIKI SUAMI DAN MENJALANI PERNIKAHAN SELAMA 4 TAHUN DENGAN SEORANG YANG JUGA PERNAH BEKERJA DI PERUSAHAAN ARSITEKTUR MILIK SEYMOUR GROUP. ANTON RIANDRA.


TIDAK ADA YANG MENDUGA SEORANG LIAM SEYMOUR ATAS KEPUTUSANNYA SENDIRI MEMBUKA MEDIA UNTUK MENGKLARIFIKASI PEMBERITAAN INI SECARA TERBUKA DI MUKA PUBLIK.


AKANKAH HUBUNGAN PERSELINGKUHAN SEPERTI NI MENJADI HAL YANG BIASA DI KALANGAN MASYARAKAT DAN MENGANGGAPNYA SEBAGAI HAL YANG LUMRAH DAN TERBUKA* ?


Martha berbalik menatap Harumi, ia langsung berdiri menghampirinya "Mrs. Harumi..."


Sesaat kemudian, suara pintu terbuka. Suasana yang tidak mengenakkan tersebut semakin tegang ketika Seseorang tengah memasuki ruangan.


Pandangan Martha pun berbalik, ia sontak terkejut melihat kehadiran orang tersebut.


"Nyonya Anita"


______


#Jangan Lupa Vote ya


Dukung Author dengan Like, Koment dan Vote


Thank you ❤


Dear All My Beloved Readers,


Terimakasih atas semua dukungannya selama ini dan semua pertisipasinya atas semua saran dan masukannya selama ini.


Sungguh sangat luar biasa menyenangkan bisa menerima respon-respon baik dari semua yang masih setia mengikuti novel ini dengan sabar atas banyaknya kekurangan.


Mohon maaf yang penuh, atas segala kekurangannya. Saya akan melakukan lebih banyak perbaikan, dan menjadi lebih baik lagi ke depannya.


Mohon maaf atas seringnya keterlambatan update, karena musuh terbesar saya adalah "Waktu" because as a housewife, as a teacher, as a MakeupArtist, and specially as an author, i always try my best in all of time.


Tapi, harapan terbesar semoga para pembaca masih bisa menikmati hasil karya saya ini dengan baik.


Ditunggu kembali semua saran, komentar dan masukannya. Itu sangat berharga.


Thank you

__ADS_1


With Love,


Anita Moera


__ADS_2