Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Part 4


__ADS_3

Happy Reading 😊


Zack memajukan wajahnya ketika melihat bibir merah nan seksi milik Daniella, entah kenapa tiba-tiba pria itu ingin sekali menyicipi rasa pada bibir itu.


Daniella bisa merasakan hembusan nafas yang hangat menerpa wajahnya. Gadis itu benar-benar takut dengan apa yang akan di lakukan oleh pria yang sedang mengunci pergerakan ini.


"Stop Zack!!" seru Daniella membuat Zack tersadar dan segera menjauhkan wajahnya.


"Aku bukan wanita yang sama seperti yang lain, jangan harap aku bisa luluh oleh pria playboy seperti mu, dan ingatlah kekasih mu pasti sudah menunggumu di luar sana, jadi cepat buka pintu itu dan keluar dari ruangan ini," ucap Daniella tegas dengan wajah yang datar.


Zack melihat mata Daniella yang menatapnya penuh kebencian. "Baiklah kalau begitu, aku akan melepaskan mu, tapi ingat tidak perlu hadir ke acara pesta Ara," ucap Zack berjalan mundur.


Akhirnya Daniella bisa bernafas lega, sebenarnya dia sudah menahan gemuruh di dadanya itu, perasaan takut menyelimutinya kala Zack mengukungnya tadi.


"Ingat Ell dengan yang aku ucapkan!" Daniella mengerutkat keningnya.


"Kenapa aku tidak boleh pergi ke acara pesta kekasihmu?" tanya gadis itu heran.


"Itu pesta couple dan kamu tidak punya pasangan atau kekasih, jadi percuma kalau datang juga pasti di tolak suruh pulang," jawab Zack.


Pria itu berjalan ke arahnya pintu dan membukanya.


"Aku pasti datang ke pesta kekasihmu itu Zack, tenang saja aku juga akan membawa pasangan," seru Daniella membuat Zack menghentikan langkahnya.


Pria itu menoleh ke arah gadis cantik di belakangnya ini. Zack merasa tidak suka Daniella berkata seperti itu padanya.


Kemudian Zack pergi meninggalkan Daniella du dalam kelas dengan perasaan tidak menentu.


"Dasar pria aneh, sebenarnya apa yang dia inginkan? enak saja mengatur hidup orang!" gerutu Daniella.


Di sisi lain.


Kenzo sedang mencari sebuah buku untuk rangkuman materi yang di inginkan dosen di perpustakaan kampus.


Pada saat dia akan mengambil sebuah buku di rak paling atas tiba-tiba ada sebuah tangan yang juga akan mengambil buku yang sama.


"Tolong ambilkan buku itu, aku juga sedang membutuhkannya," Kenzo menoleh dan melihat seorang gadis berkaca-mata tebal dengan rambut kuncir dua memohon kepadanya.


"Tapi aku juga membutuhkan buku ini, ehm bagaimana kalau kita gantian meminjamnya, sekarang aku dulu yang pinjam dan dua hari lagi akan ku berikan padamu, gimana?" ucap Kenzo.


Gadis berkaca-mata tebal itu hanya bisa mengangguk dan tidak berani menatap Kenzo, tentu dia mengenal siapa pria di depannya ini, Kenzo Flowren Alvares, pria populer di kampus itu.

__ADS_1


"Namaku Kenzo, kamu siapa?" Kenzo menyodorkan tangannya ke arah gadis itu mengajaknya berkenalan.


Gadis itu merasa terkejut ketika melihat sikap Kenzo yang ternyata sangat baik dan friendly itu, dia tidak menyangka pria tampan ini akan mengajaknya berkenalan.


"Namaku Mia, terima kasih," jawab Mia gugup.


"Oke Mia, kalau begitu aku minta nomer ponselmu juga," Mia semakin shock mendengar Kenzo meminta nomer ponsel-nya itu.


Mimpi apa dia semalam bisa berkenalan dengan idola kampus dan sekarang dia di mintai nomer ponsel oleh sang idola. Apakah dunianya sudah terbalik.


"Mia, jangan berburuk sangka dulu, aku minta nomer ponselmu karena nanti pada saat aku akan memberikan buku ini padamu tentu saja harus menghubungi kamu dulu kan?" ucap Kenzo merasa tidak enak karena Mia hanya diam saja.


"Oh iya, baiklah, i ... ini Kenzo, aku bacakan kamu simpan ya?" Mia menyebutkan nomer ponsel-nya dan Kenzo menyimpannya segera.


Kenzo tersenyum lebar dan memperlihatkan buku tadi. "Hari ini aku bawa dulu bukunya ya, sampai jumpa Mia," ucap Kenzo pergi dari hadapan wanita.



Mia merasa takjub dengan sifat Kenzo yang ternyata sangat baik itu, dia tidak pernah menyangka bahwa sang idola kampus mau berkenalan dengannya bahkan meminta nomer ponselnya.


"Ya Tuhan, bukan hanya tampan tapi ternyata dia sangat baik, dia mau berbicara padaku saja sudah membuat ku bahagia, eh Mia ingat kamu itu hanya gadis biasa, jadi jangan bangga dulu," Gumam Mia memukul pelan kepalanya.


Mia hanya seorang gadis dari keluarga sederhana jauh dari kekayaan dan kemewahan, dia juga tidak memiliki teman sama sekali, mungkin karena penampilannya yang culun dan sangat kurang pergaulan.


"Apakah aku boleh menjadikanmu idolaku, itu saja, aku tidak akan meminta lebih karena bermimpi bisa mengobrol denganmu saja sudah seperti mimpi yang sempurna," batin gadis itu.


###


Malam hari di kediaman Alvares.


Daniella masuk ke dalam kamar Kenzo dan melihat saudara kembarnya itu sedang belajar.


"Ken, sepertinya aku harus datang ke acara pesta ulangtahun Ara," ucap Daniella.


Kenzo melihat adiknya yang selalu cantik itu dengan tatapan yang aneh.


"Memangnya ke sana dengan siapa? bukankah kamu tidak punya pasangan Ell?" tanya Kenzo.


Sebenarnya Daniella juga bingung harus pergi dengan siapa, tapi tadi siang dia sudah mengatakan pada Zack akan datang, entah kenapa kata-kata Zack yang melarangnya untuk datang malam menjadi tantangan tersendiri.


Tapi dia juga tidak akan mengatakan alasan itu pada Kenzo, bisa di pastikan Ken akan langsung mengurung Ell di dalam kamar agar tidak pergi.

__ADS_1


"Kamu juga harus datang Ken, tidak enak kan kita sudah di undang oleh Ara, jadi sebaiknya kamu cari siapa pasangan yang akan kamu bawa ke pesta itu, aku hanya tidak ingin Ara kecewa," Kenzo mematikan laptopnya.


Kemudian dia berdiri menghampiri Daniella dan mencubit hidung mancungnya itu.


"Lalu dengan siapa kamu akan pergi Ell, kalau aku kan gampang banyak gadis yang pasti mau aku ajak, kalau kamukan tidak pernah dekat dengan cowok, memanggnya ada kenalan?"


"Aduh Ken sakit tau," Daniella mengelus hidungnya yang memerah itu.


"Aku akan mengajak teman temanmu itu, siapa namanya, ehhmm Jason ya itu dia," Kenzo langsung menyentil dahi Daniella.


"Jangan aneh-aneh Ell, Jason itu sangat menyukai mu, sudahlah kita tidak perlu datang ke acara itu," ucap Kenzo.


Daniella hanya dia cemberut karena ulah Kenzo itu.


###


Zack mengajak Daniella ke belakang gedung dengan menarik tangannya.


"Kenapa kamu suka sekali menarik tanganku Zack, lepaskan!!"


Zack sehari ini merasa kesal karena Daniella selalu menghindar darinya. Pria itu tahu Daniella memang sengaja melakukan itu.


"Maaf Ell, aku hanya tidak suka kamu menghindariku," jawab Zack menatap Daniella dengan tatapan tajam.


"Aku benar-benar tidak mengerti sebenarnya apa maumu, kenapa kamu suka sekali mengganggu ku, sedangkan aku tidak pernah menyinggung mu sama sekali!"


Zack merasa bingung dengan perasaannya, tapi entah kenapa dia selalu ingin dekat dengan Daniella, bahkan Zack selalu memikirkan gadis itu.


"Aku hanya tidak suka Ell kalau kamu .... "


"Cukup! jangan paksa aku untuk tidak mengabaikan mu, jujur aku sangat tidak menyukai mu Zack, jangan menggangguku, ganggu saja kekasih mu itu dan ... eehhmm!!"


Tiba-tiba Zack mencium Daniella membuat gadis itu terkejut. Daniella berusaha mendorong tubuh pria itu tapi Zack semakin memperdalam ciumannya.


"Aku ingin kamu Ella!!"


PLAAK!!!


Bersambung.


Jangan pernah bosan ya akak Reader dengan cerita mereka🥰🥰

__ADS_1


untuk kisah Fanny dan Franklin baru mau di rilis di novel baru.


Zicko dan Zivana juga di novel baru jadi tunggu tanggal munculnya ya☺️☺️😁😁


__ADS_2