Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Aku Percaya


__ADS_3

Happy Reading 😊


Masih berada di sebuah kamar yang bernuansa maskulin, bau khas aroma pria di setiap sudutnya terlihat Zack dan Daniella masih berdebat tentang masalah keperjakaan Zack.


"Si junior bisa menegang kalau di elus pakai tangan, tapi aku juga tidak mengerti kenapa dia langsung tidur kalau sudah menghadapi goa sempit milik wanita," Daniella berjalan menjauhi Zack sambil menutup telinganya mendengar ucapan Zack yang sangat menggelikan itu.


"Terserah aku juga tidak peduli Zack! mau kamu menegang atau tidak bagiku itu sama saja!" Zack tidak suka mendengar ucapan Daniella yang tidak peduli.


"Apa kamu perlu bukti sayang?" Mata Daniella melotot sempurna mendengar ucapan Zack.


"Bukti apa? memangnya ini kasus pembunuhan atau pencurian yang perlu bukti?" Daniella mendengus.


Sungguh rasanya sudah muak mendengarkan Zack yang selalu mengatakan hal itu.


"Ayo kita coba buktikan Ell, aku pastikan rasanya berbeda kalau denganmu, hanya berada di dekatmu saja tubuh ini langsung merasakan seperti tersengat aliran listrik, dan kamu tahu apa yang di inginkan junior, sepertinya dia langsung ingin masuk ke lubang milikmu," Daniella langsung memukul perut Zack sedikit keras.


"Mau apa? jangan coba-coba ya? aku pastikan junior mu tidak akan suka melihat milikku!! Daniella langsung menutup mulutnya ketika bicara keceplosan seperti itu.


Kenapa aku jadi ikut-ikutan bicara mesum, ini semua gara-gara pria playboy ini!! Aduh Ell memalukan sekali!! Batin Daniella.


Zack terkekeh melihat ekspresi wajah Daniella yang begitu menggemaskan di matanya.


"Jangan mengira aku tidak normal ya?" Zack melangkah mendekati Daniella dengan tatapan berkabut.


Gadis cantik itu memundurkan langkahnya ketika Zack semakin mendekat.


"Zack stop!!"

__ADS_1


Pria itu tidak mau mendengarkan teriakan Daniella dan masih menatap sang gadis yang sangat di cintainya itu dengan lembut.


"Iya oke-oke aku percaya padamu, jadi jangan bertindak macam-macam, oke!" Zack mengjela nafas kasar.


Entah bagaimana caranya dia bisa membuat Daniella percaya padanya, dulu Zack mengatakan pada teman kencannya kalau junior sudah ngambek pasti selalu beralasan capek, lelah atau mengantuk.


Tapi dengan Ell dia sangat ingin gadis itu percaya kalau memang dia belum sampai masuk, jujur Zack memang sangat pandai membuat para gadis hanya dengan sentuhannya saja.


Memainkan lubang mereka dengan kedua jarinya sudah bisa membuat mereka puas, tapi Zack sendiri tidak mengerti dengan keadaan dirinya.


"Sebenarnya aku juga heran kenapa junior tidak mau masuk lubang surgawi, atau mungkin karena aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini di hatiku ketika berhadapan dengan gadis-gadis lain," Daniella hanya diam mendengar ucapan Zack.


"Rasa ini sangat berbeda ketika aku bersamamu, belum pernah ku rasakan sebelumnya, rasa senang, bahagia dan tidak mau kalau berjauhan, mungkin aku bisa gila kalau tidak melihatmu sehari saja, Ell kamu tahu kenapa aku sering mengganggumu? semua itu hanya alasan ku agar bisa selalu dekat denganmu, melihat mu setiap saat, kamu adalah gadis yang langsung mencuri perhatianku saat kita pertama berjumpa, tapi awalnya aku tidak suka caramu yang menatapaku seolah aku pria paling br3ngs3k di dunia, di situlah aku menyadari bahwa rasa benciku padamu sesungguhnya adalah perasaan cinta yang dalam," Daniella mencerna ucapan pria di depannya ini.


Seolah dia juga merasakan hal yang sama. Daniella tidak suka pada Zack karena menurutnya dia adalah pria playboy dan suka bermain wanita, tapi nyatanya malam ini dia mengetahui kebenaran yang lain.


"Sebenarnya aku juga merasakan seperti itu padamu Zack?" ucap Daniella.


Zack langsung menajamkan pendengarannya dan matanya membulat seketika.


"Maksudmu kamu juga menyukai ku sejak pertama kali melihat ku Ell?" Zack terlihat sangat serius.


Daniella merasa malu sebenarnya harus mengakui perasaannya pada Zack.


"Bisa jadi sih aku memang mengagumi dirimu dari awal kita bertemu, tapi pada waktu itu kamu sudah memiliki kekasih dan kamu terkenal playboy di kampus, jadi aku hilangkan saja rasa suka dan kagum ini," Zack langsung menarik pinggang Ell dan menempelkan ke tubuh atletisnya.


"Tidak boleh, aku tidak mengizinkan kamu melupakan ku sayang, kamu harus terus menyukaiku dan juga mencintaiku, jangan pernah coba untuk menghilangkan atau menghapus perasaan mu padaku!" Zack menatap ke dalam mata hazel Ell dan mengunci tatapan itu.

__ADS_1


Daniella merasa terhipnotis ke dalam bola mata Zack yang berwarna coklat itu kemudian gadis cantik itu tersenyum dan mengangguk.


Siapa yang di sini merasa bahagia??


Tentu yang paling bahagia adalah Zack Dimitri, merasa mendapat sebuah hadiah reward karena berhasil memenangkan hati Daniella.


Sepertinya malam ini kedua pasangan yang sebenarnya saling mencintai itu berhasil mengeluarkan segala uneg-uneg di dalam hatinya.


Membuat keduanya mengerti satu sama lain.


Semua kesalah pahaman yang dulu membuat mereka menjadi saling tidak suka dan membenci akhirnya bisa di luruskan kembali.


Zack mencium pucuk kepala Ell berkali-kali kemudian tutun ke kening lalu kedua pipi Ell, yang terakhir Zack menautkan bibirnya pada bibir merah alami Daniella.


Saling memberikan sentuhan erat dan hisapan pada ciuaman itu.


Aahh mereka tidak ingat bahwa malam sudah semakin larut dan saat ini Ell masih berada di dalam kamar Zack.


"Zack, antarkan aku pulang, nanti Mommy dan Daddy mencariku!" Daniella melepaskan ciuman mereka dan langsung mengambil tas-nya yang berada di meja.


"Kenapa pulang Ell? apa kamu tidak tahu kalau Uncle Danish dan Aunty Lula ada di sini!"


Bersambung.


Rencana part besok cerita si dingin Arshel dan si lembut Evelyn 🥰🥰🥰


Kopi sama bunga, like dan komen juga🙏🙏🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2