Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Menuju Altar


__ADS_3

Happy Reading 😊


Kenzo sedang berada di dalam kamar bersama Mia, mereka tengah membicarakan kabar mengenai kehamilan Evelyn.


"Oh astaga? Aku tidak menyangka kalau ternyata Evelyn Sudah hamil duluan!" Mia menutup mulutnya dengan sebelah tangan.


"Hem, padahal setahuku Arshel itu pria yang pendiam dan tidak akan berani melakukan hal-hal seperti itu, tapi ternyata sepertinya aku salah menilai," ucap Kenzo


Mia mengangguk. Kenzo merebahkan tubuhnya di ranjang di susul dengan Mia yang berbaring di sampingnya.


"Kita jadi keduluan dong sayang, padahal sebenarnya aku ingin bisa segera memiliki seorang bayi," Kenzo menoleh ke arah sang istri.


"Tapi tau sendiri kita baru saja memulai bekerja dan aku ingin merintis karir dari awal, mungkin lebih baik kalau kita menunda kehamilanku dulu," ucap Mia.


"Sayang, kalau kamu memang ingin segera hamil lebih baik kita tidak usah menundanya, ya kalau kita bisa mempunyai anak sekarang kan tinggal menunda beberapa tahun lagi untuk kamu bekerja kembali, aku yakin kamu pasti akan menjadi wanita karir yang sukses meskipun sudah memiliki anak," Kenzo menyelipkan rambut Mia ke belakang telinga.


Sebenarnya Kenzo tidak ingin menunda untuk memiliki momongan tapi sang istri lah yang ingin menundanya terlebih dahulu. Mia ingin meniti karir yang sejak dari dulu dia impikan.


Kenzo hanya bisa menuruti keinginan istrinya itu, apalagi usia mereka juga masih 20 tahun.


"Bersabarlah sayang, nanti juga kita akan memiliki Baby yang Lucu," Mia mentoel hidung suaminya itu, berharap bahwa Kenzo tidak merasa bersedih.


Sedangkan di kamar sebelah.


Daniela sedari tadi berteriak kegirangan setelah mendengar kabar kehamilan Evelyn


"Berarti benar kan kataku sayang, pada waktu pernikahan Kenzo dan Mia waktu itu aku mendengar suara-suara aneh di dalam kamar Arshel dan pasti pada waktu itu mereka sedang membuka segel!" Daniela terkekeh.

__ADS_1


Zack yang yang sedari tadi mendengarkan ocehan Daniella merasa tidak betah karena istrinya itu berisik sekali.


"Aku sudah tahu sejak awal sayang, sudahlah kamu tidak perlu sok lugu dan polos seperti itu," Zack menarik pinggang istrinya untuk lebih mendekat.


"Tapi aku merasa antusias sayang, kukira Arsel yang selama ini pendiam ternyata dia malah lebih pemberani dan ganas daripada dirimu yang terkenal Playboy itu!" Zack bersungut tidak suka dibanding-bandingkan dengan Arsel


Tapi memang benar adanya, bahwa kenyataan ini membuat sebagian keluarga sedikit terkejut. Ternyata Arshel lebih hebat dari mereka yang bisa menahan sampai menikah, sedangkan Zack saja tidak berani melakukan itu karena tidak mau membuat keluarganya kecewa.


Tapi sifat Arshel ternyata lebih menghanyutkan dibandingkan dengan Kenzo dan Zack.


"Sepertinya sebentar lagi akan ada persiapan pernikahan kembali di keluarga Alvares," ucap Daniella menyentuh wajah tampan sang suami.


"Tapi setahuku acara pernikahan Arshel dan Evelyn hanya akan dilangsungkan secara sederhana sayang, karena keluarga juga ingin mereka cepat-cepat menikah." Zack menyentuh tangan Daniella dan di tuntun menuju bibirnya.


Daniela tersenyum ketika Zack mencium punggung tangannya.


"Baiklah kalau begitu sebaiknya kita juga bikin Baby dulu, tapi aku akan selalu memakai pengaman karena kamu masih belum ingin hamilkan sayang?" Zack mengukung sang istri di bawahnya.


Daniela mengangguk pelan, dia memang belum ingin segera hamil, karena menurutnya menunda setahun atau dua tahun lagi pun tidak apa-apa asalkan mereka nantinya sudah siap, karena menurut Daniella mereka masih terlalu muda untuk memiliki momongan.


Akhirnya Zack mencium bibir Daniella dengan penuh hasrat, mereka melakukan hubungan suami istri itu lagi. Darah muda memang staminanya berbeda.


Para anak sedang bersenang-senang dengan pasangannya masing-masing, sedangkan di sisi para orang tua mereka sedang bersitegang karena harus menyiapkan pernikahan yang akan di gelar esok hari.


###


Malam itu di keluarga Danish dan Lula kedatangan tamu yaitu wanita seumuran Lula sedang mendorong sebuah kursi roda yang sedang diduduki oleh wanita yang sudah cukup umur.

__ADS_1


"Tante Amber, April, ada perlu apa kalian kesini?" tanya Lula ramah.


Tante Amber adalah istri pertama Ayahnya yang dengan terang-terangan membenci Lula dan Ibunya dulu, saat ini wanita itu sudah sangat tua dengan kulitnya yang sudah keriput, warna rambut pun telah berubah memutih. Dia tiba-tiba menangis di hadapan Lula dan Danish karena ingin meminta maaf kepada mereka


"Kami sudah memaafkan kalian, jadi sudah tidak perlu lagi merasa bersalah ataupun bersedih, yang berlalu biarlah berlalu, semua itu adalah ujian hidup kita, kalau kalian telah menyadari bahwa kalian bersalah aku yakin pasti Tuhan akan memaafkan kalian."


April memeluk Lula adik tirinya itu, akhirnya selama bertahun-tahun ini dia bisa bertemu dengan Lula kembali dan meminta maaf kepadanya, termasuk juga ibunya yang dulu sering menyakiti Lula dan Bibi Naura ibunya Lula.


"Terima kasih karena telah memaafkan kami, selama ini kami selalu berbuat jahat kepadamu dan menuduh ibumu dengan sebutan yang tidak baik." Wanita tua itu terisak.


"Sudahlah tante, tidak perlu dibahas lagi saat ini kami sedang berbahagia, jadi jangan sampai ada adegan yang membuat kita menjadi sedih," Lula memegang tangan Tante Amber.


Danish juga telah memaafkan dua wanita itu, mereka dulu sangat membenci Lula dan ibu mertuanya, tapi mungkin mereka telah mendapatkan balasannya dari Tuhan atas semua perbuatan yang mereka lakukan.


###


Pagi ini Arshel sudah bersiap dengan memakai tuxedo hitamnya, ya akhirnya Arshel akan menikahi gadis yang sangat dicintainya yaitu Evelyn.


Mereka sudah bersiap menunggu sang pengantin wanita yang masih belum terlihat juga. Arshel menjadi gelisah tidak menentu, padahal sudah lebih setengah jam mereka menunggu.


"Eve, di mana kamu sayang?"


Bersambung.


Komen kalau ada typo ya 🙏🥰


__ADS_1


Jangan lupa like dan bunganya ya👍🥰


__ADS_2