
Happy Reading 😊
"Tuan Arshel, anda masih sangat muda dan sebentar lagi akan menjadi seorang Daddy, ya?" tanya Melisa memecahkan keheningan itu.
Arshel melirik sebentar ke arah Melisa dan kembali fokus ke depan. Pria itu tidak menjawab pertanyaan dari sekretaris tersebut.
Melisa menelan ludahnya merasa gugup, tiba-tiba atmosfir di dalam mobil itu menjadi mencekam.
Kenapa aku merasa tidak enak ya, sepertinya tuan Arshel orangnya sedikit sulit untuk di ajak bicara. Batin Melisa.
Arshel merasa harus membentengi dirinya dari wanita seperti Melisa, dia bukan orang yang suka menceritakan masalah pribadinya apalagi dengan orang yang tidak di kenal.
Dari dulu Arshel memang sangat menutup diri dan tidak suka bergaul dengan orang asing, biarlah dia di katakan sombong atau angkuh.
Memang kenyataannya dia memang seperti itu. Melisa sendiri merasa sudah tidak tahan dengan sikap pria di sampingnya ini.
Wanita itu hanya bisa meremas roknya untuk mengurangi rasa canggung yang sedari tadi dia rasakan.
Ternyata memang orang yang sulit, aku juga tidak bermaksud menggoda, hanya saja ingin bisa sedikit mengurangi kecanggungan, bukankah kita akan menjadi partner. Gerutu Melisa dalam hati.
Setelah beberapa saat mereka sampai di restoran X tempat di mana mereka akan bertemu dengan klien penting dari Jerman.
Sedangkan di rumah Darren.
"Evelyn, kamu harus sering-sering menghubungi Arshel karena pasti saat ini dia sedang bersama dengan Melisa." Candy menyuruh putrinya itu waspada.
Evelyn hanya mengangkat kedua bahunya. "Aku tahu Arshel seperti apa Mom, dia tidak akan tertarik dengan wanita lain, sudahlah, Mommy tidak perlu khawatir."
__ADS_1
"Baiklah, aku hanya menyarankan saja," ucap Candy duduk di samping putrinya sambil memegang segelas susu vanila.
"Bagaimana dengan Daddy? Apa Mommy tidak mengkhawatirkan nya?" Tanya Evelyn menatap sang Mommy.
Candy meminum setengah susunya dan meletakkan di atas meja. "Kalau Daddy-mu aku tidak khawatir, dia tidak akan tertarik dengan wanita seperti Melisa, aku percaya padanya." Jawab Candy.
"Tapi Mommy juga harus hati-hati, jaman sekarang banyak sekali pelakor nekat, apalagi Daddy masih terlihat hot dan tampan, pasti banyak wanita yang menggilai Daddy-ku, lihatlah tubuhnya saja gagah dan mempesona, aku kalau jalan bareng Daddy di kira sedang kencan dengan om-om dan di kira aku sugar baby-nya, apa Mommy masih tidak khawatir?" Gantian Evelyn menakuti Mommy-nya.
Candy diam dan berfikir, memang Darren sangat mempesona, tapi dia tahu kalau Darren hanya bisa luluh padanya, tidak ada wanita lain yang bisa membuat Darren tertarik.
"Aku juga sedikit khawatir, misalkan Daddy berselingkuh atau main di belakang Mommy, hemm,, lihat saja apa yang akan Mommy lakukan padanya!" Candy mengepalkan sebelah tangannya.
"Memangnya apa yang akan Mommy lakukan pada Daddy?" Tanya Evelyn penasaran.
"Mommy akan meminta pisah dan pergi bersama dengan calon putranya ini." Jawab Candy sambil mengelus perutnya yang sudah besar itu.
"Kamu tahu kan kalau Daddy sangat bahagia saat mengetahui Mommy mengandung lagi, apalagi calon adikmu ini berjenis kelamin laki-laki, Daddy sangat menginginkan anak laki-laki dan harapannya terkabul, jadi kalau sampai Daddy-mu bermain dengan wanita lain, Mommy pastikan Daddy tidak akan pernah bisa melihat putranya lagi," Evelyn mengangguk mendengar jawaban Mommy-nya.
"Kalau Mommy pergi, aku sama siapa donk?"
Evelyn meringis ketika Candy mencubit pipinya gemas. "Kamu kan sudah ada Arshel, ya ikut suami mu donk, rencananya Arshel akan membeli sebuah rumah mewah untuk kalian nanti."
Evelyn mengelus pipinya yang terasa sedikit sakit gara-gara ulah sang Mommy. "Arshel tidak mengatakan itu padaku Mom? Memangnya dia cerita sama Mommy tentang rencana membeli rumah?" Candy menutup mulutnya tiba-tiba.
Sepertinya dia sudah keceplosan karena membuka rahasia Arshel untuk Evelyn. Sebenarnya itu akan menjadi kejutan sang istri di hari ulang tahunnya nanti, tetapi sepertinya Evelyn tidak akan terkejut lagi setelah mengetahui rencana itu dari Mommy-nya sendiri.
"Jangan bilang ataupun bertanya sama Arshel ya? Mommy takut dia akan marah karena Mommy sudah membuka rahasia di antara kami bertiga, jadi misal sewaktu Arshel memberimu kejutan itu, pura-pura lah terkejut, ya sayang?" Ucap Candy menyentuh tangan sang putri.
__ADS_1
"Oh, baiklah, nanti aku akan pura-pura terkejut dan berteriak, kalau perlu menangis sampai tersedu-sedu, tapi sayangnya aku tidak jago ber-akting Mom." Evelyn menatap Mommy-nya dengan wajah di buat-buat sendu.
"Tapi kamu harus melakukan itu sayang, kamu mau kalau Arshel tahu bahwa Mommy sudah menceritakan semuanya dan dia akan menghukum Mommy?" Evelyn terkekeh melihat ekspresi Mommy-nya itu.
###
Arshel sudah selesai melakukan meeting bersama tuan Muller perwakilan dari sebuah perusahaan besar di Jerman. Melisa benar-benar tidak bisa berkutik sama sekali, dia hanya menampilkan senyum yang di buat secantik mungkin karena semua presentasi nya sudah di ambil alih oleh Arshel.
Kenapa rasanya aku seperti tercekik sampai-sampai susah untuk bernafas. Batin sekretaris itu.
Bersambung.
Hai akak reader, aku mau promosi novel terbaru yang lagi ikut Event Berbagi Cinta.
Judulnya : Haruskah Aku Berbagi Cinta
**Deskripsi:
Sandi Prayoga harus rela menerima perjodohan yang sudah di atur oleh sang Nenek dengan seorang wanita yang bernama Aulia Permata, padahal saat itu Sandi sudah memiliki kekasih yang sangat di cintainya bernama Renata Putri.
Bagaimana Sandi akan menjalani kisah rumah tangganya bersama Aulia, wanita yang tidak dia cintai sama sekali.
Keteguhan iman dan kesabaran seorang Aulia harus di uji ketika mendapati suaminya telah berselingkuh dan menghamili wanita lain yang ternyata mantan kekasihnya sendiri yang bernama Renata.
Di saat Sandi sudah memiliki benih-benih cinta pada istrinya, dia harus menikahi Renata karena kesalahan satu malamnya.
__ADS_1
Haruskah Aulia Berbagi Cinta pada pernikahannya ini**?