
Happy Reading 😊
Nickolas masuk ke dalam ruang kerja Liora, matanya membulat sempurna kala melihat seorang pria yang akan mencium istrinya itu.
PLAAKKK!!!
Liora menampar keras pria itu dan mendorongnya.
"Liora!"
Liora menoleh mendengar suara sang suami dengan wajah yang ketakutan.
"Nickolas," seru Liora langsung berlari ke arah suaminya.
Liora memeluk erat Nickolas berusaha menahan air matanya karena ketakutan saat di lecehkan oleh rekan kerjanya.
"Bibi Livya, jangan takut," ucap Zivana mengelus pipi Liora.
"Zizi sayang, Bibi tidak takut," ucap Liora tersenyum.
Sedangkan Nickolas menatap pria di depannya itu dengan mengeraskan rahangnya, dia tidak terima kalau istrinya di lecehkan seperti itu.
"Sayang, bawa Zizi keluar, aku nanti akan menyusul," Nickolas mencium kening Liora.
"Baiklah, Zizi ayo ikut Bibi ambil mainan ya?"
Akhirnya Liora membawa Zivana keluar dari ruangan itu.
"Brengsek! apa yang kamu lakukan pada istriku!!" Nickolas menarik kerah pria yang tadi akan mencium Liora dan langsung memberinya bogeman mentah.
Bugh!
Bugh!
Bugh!
Pria itu tersungkur ke lantai dengan darah yang mengalir di sudut bibirnya. Nickolas tampak mengepalkan tangannya akan memukul wajahnya lagi tap tiba-tibai sebuah bogeman mendarat di perut Nickolas.
Pria itu tersenyum sinis, jadi benar apa yang di katakan Liora kalau dia sudah menikah? batin pria itu tidak terima.
"Aku sangat mencintai Liora sejak dulu, kamu siapa berani-beraninya merebut wanita yang ku cintai, Tuan, aku pastikan Liora akan kembali padaku!" seru pria itu kemudian pergi keluar.
Nickolas langsung mencari Liora dan Zivana, dia begitu marah dengan kejadian tadi, Nickolas merasa tidak suka melihat Liora dekat dengan seorang pria bahkan pria itu mengatakan sangat mencintai istrinya.
"Sayang, Zizi!!" seru Nick ketika melihat kedua orang yang sangat berharga di hidupnya.
__ADS_1
"Paman, dari tadi Bibi gemetar terus," ucap Zivana polos.
Nickolas langsung membawa Liora ke dalam dekapannya.
"Siapa pria itu sayang?" tanya Nickolas dengan mata memerah menahan amarah.
"Hiks, aku takut Nick," luluh sudah air mata Liora yang sejak tadi dia tahan.
"Sstt tenanglah, ada aku di sini."
"Hiks, hiks dia adalah Antony, mantan kekasihku, aku tidak tahu kalau dia adalah rekan kerja baruku, dia datang untuk membahas tentang pekerjaan tapi ternyata Antony masih terobsesi padaku," cerita Liora.
Nickolas tampak mengeraskan rahangnya, dia merasa cemburu ketika menceritakan hal itu, apalagi tadi pria yang bernama Antony itu mengancam akan merebut sang istri darinya.
Tidak, Nickolas tidak akan membiarkan hal itu terjadi, dia tidak akan membiarkan siapapun mendekati Liora.
"Sayang, tenanglah jangan menangis lagi, aku ada di sini, mulai besok aku akan lekas bekerja, aku akan selalu ada di sampingmu, tidak akan ku biarkan pria itu datang ke perusahaan lagi," ucap Nickolas mencium pucuk kepala istrinya.
"Tapi Nick, kerjasama ini sangat menguntungkan bagi perusahaan, makanya aku sangat tertarik," jawab Liora.
"Kalau begitu aku akan mengambil posisiku sebagai CEO dan kamu akan menjadi wakilnya, kita akan sama-sama berkeja karena aku juga sudah bosan kalau harus di rumah terus," ucap Nickolas.
Aku akan selalu ada di sisi mu Liora.
Nickolas melepaskan pelukannya, dia menatap sang istri yang memang sangat cantik itu.
Ternyata kamu memang sangat cantik Liora, aku tidak mau ada pria yang menatapmu selain aku. Batin Nickolas.
"Tentu saja, aku sudah sangat sehat," jawab Nickolas tersenyum.
"Bagaimana dengan Zizi?" tanya Liora menatap Zivana yang sedang asyik bermain dengan boneka Barbie-nya.
"Nanti kita akan menyewa pengasuh untuk Zizi, yang pasti aku tidak akan membiarkanmu terluka dan di lecehkan lagi sayang," jawab Nickolas.
Liora tersenyum dan mengangguk. "Baiklah, selamat datang kembali CEO Nickolas, akan ku serahkan jabatan itu mulai hari ini padamu," ucap Liora.
Nickolas memeluk sang istri kembali, dia sudah siap menjalankan perusahaan yang memang sudah di serahkan padanya itu.
###
Antony membating pintu mobilnya, pria itu keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam kantornya dengan muka yang lebam karena pukulan dari Nickolas.
"Liora, aku akan merebutmu kembali ke sisiku, tidak peduli kamu sudah menikah atau belum," gumam pria itu.
Malam harinya.
__ADS_1
Liora baru saja membaringkan Zivana ke tempat tidur, Jane memang sudah memutuskan untuk menyerahkan putrinya itu kepada Liora dan menyuruhnya untuk menjaganya.
Jane tidak ingin keselamatan putrinya terancam, biar bagaimanapun dia sangat menyayangi Zivana, anaknya bersama Brian.
"Sayang, jane sudah tidur?" tanya Nickolas masuk ke dalam kamar Zivana.
"Dia sudah tidur, seharian tadi dia berada di kantor, mungkin sangat lelah, sepertinya kita memang harus mencari pengasuh untuknya," jawab Liora.
"Tentu, bagaimana kalau pengasuhnya yang kemarin itu kita bawa ke rumah, dia pasti bisa menjaga Zizi dengan baik, karena Zizi sudah terbiasa dengannya," ucap Nickolas.
"Bibi Ana, seperti ide bagus, besok kita ke rumahnya dan meminta dia mengasuh Zizi tapi harus tinggal di rumah ini," jawab Liora.
Nickolas mendekat ke arah istrinya dan menarik pinggang Liora mendekatkan ke tubuhnya.
"Ayo kita ke kamar, aku sudah merindukanmu sayang," bisik Nickolas di telinga Liora.
"Nick, sekarang kamu begitu mesum," ucap Liora bersemu merah.
Liora begitu bahagia Nickolas semakin memperlihatkan rasa sayangnya.
"Aku suka milikmu, bikin ketagihan," jawab Nickolas mencium bibir Liora.
"Jangan di sini, nanti Zizi bangun dan melihat kita," Liora melepaskan ciuman itu.
"Baiklah, ayo kita ke kamar sayang, sudah gak tahan nie tongkat sakti ku sudah bangun sejak tadi," Nickolas langsung menggendong Liora di depan seperti koala.
"Bangun sejak tadi? memangnya kamu melihat apa?"
"Tentu saja melihat istriku yang cantik ini, apa kamu kira aku melihat gambar pria berotot dengan perut sixpack? sayang aku sudah tidak berminat lagi, lubangmu ternyata lebih enak," jawab Nickolas mencium bibir Liora sambil berjalan ke arah kamarnya.
Nickolas benar-benar merasa ketagihan dengan istrinya itu, hubungan dengan lawan jenis ternyata memang sangat berbeda sensasi-nya.
Pria itu membaringkan Liora di atas ranjang, dia menatap wajah Liora penuh damba, tiba-tiba dia kembali mengingat ucapan Antony tadi siang saat menginginkan Liora kembali.
"Aku tadi sangat cemburu loh saat ada pria yang menyentuhmu, sayang, ternyata aku menyadari bahwa aku sangat mencintaimu, aku tidak akan membiarkan ada pria lain yang menyentuhmu, bahkan aku tidak membiarkan para pria menyentuh dengan pandangan mereka, aku sangat mencintaimu Liora," ucap Nickolas langsung menyerang istrinya.
Liora mendesah kala Nickolas menciumi seluruh tubuhnya itu, perlahan mereka membuka seluruh pakaian dan membuangnya asal.
Nickolas langsung mengarahkan tongkat saktinya ke lubang surgawi Liora.
Liora mendesah tertahan kala Nickolas menggerakkan tubuhnya dengan ritme teratur. Akhirnya malam itu mereka melakukan malam yang panjang karena Nickolas masih ingin lagi dan lagi.
Bersambung.
Hai akak reader 🥰 dukung terus khilaf Terdalam ya, jangan lupa vote dan bunganya 🥰🥰?
__ADS_1