
Happy Reading ๐
Author Pov
Mia berusaha keluar dari dalam mobil Kenzo tapi selalu di tahan oleh pria itu.
"Ken, lepas aku harus kembali berkerja, nanti Sean akan mencariku," Mia berusaha meronta melepaskan kuncian pada pergelangan tangannya.
"Aku masih belum mendapatkan jawaban mu Mia, jangan membuatku frustasi!" Kenzo menarik Mia ke dalam dekapannya.
"Apa yang harus ku jelaskan Ken!" Mia memukul dada Kenzo berharap pria itu segera melepaskannya.
"Masalah kekasih orang? apakah itu artinya kamu sudah memiliki kekasih?" tanya Kenzo.
Dia merasa tidak terima kalau ternyata Mia sudah mempunyai kekasih hati.
"Sean, lihatlah Ken, Sean mencariku! Ken lepaskan!!" Mia berhasil menarik dirinya dari dekapan Kenzo dan secepat mungkin keluar dari dalam mobil.
Gadis berkaca-mata itu melihat Sean yang keluar mencari dirinya karena sudah lama tidak kembali ke dapur.
Kenzo melihat Mia yang menghampiri seorang pria yang memakai topi yang sama dengan yang di pakai Mia.
"Apa dia kekasih Mia? aku harus bertanya padanya?" Kenzo keluar dari dalam mobil dan berjalan ke arah Mia dan Sean yang baru saja akan masuk ke dalam restoran.
"Mia tunggu dulu!" Mia menoleh ke arah suara yang memanggil nya.
"Ya Tuhan, pria ini kenapa tidak tahu tempat sih? bagaimana kalau Evelyn keluar untuk mencarinya," gumam Mia yang masih bisa di dengar oleh Sean.
Kenzo mendatangi dua orang itu dan langsung menatap tajam ke arah Sean.
"Jadi dia kekasih mu Mia? hei bro siapa namamu?" Sean menunjuk dirinya sendiri ketika Kenzo nampak bertanya kepadanya.
"Ken, apa maksudmu? Sean ini bukan ... !"
"Kenzo, apa sudah selesai ngobrolnya dengan Mia?" tiba-tiba Evelyn keluar dari dalam restoran dan melihat ketiga orang itu bergantian.
Tuh kan, Evelyn nyariin kamu Ken, untung saja tadi aku sudah keluar dari mobilmu!! batin Evelyn.
"Tapi aku belum selesai urusanku Eve, aku harus mendapatkan jawaban atas pertanyaan ku tadi?" Mia membulatkan matanya ketika Kenzo tiba-tiba menarik dirinya untuk lebih mendekat.
__ADS_1
"Oh, baiklah selesaikan saja dulu, aku tunggu di mobil ya," Evelyn langsung berjalan meninggalkan ketiga orang itu.
"Kenzo! kenapa kamu melakukan ini di depan Evelyn! nanti kalau dia cemburu bagaimana?' Kenzo menautkan kedua alisnya.
"Cemburu apa? kenapa Evelyn harus cemburu? Aah, aku baru paham, jadi kamu mengira kalau Evelyn adalah kekasihku ya? hahahaha aku baru paham Mia!!" Mia semakin bingung melihat Kenzo yang masih terbahak itu.
"Evelyn bukan kekasihku, dia itu sahabat baikku, Eve hanya mencintai Arshel, bukan diriku Mia, jadi sepertinya kamu telah salah paham menilai tentang hubungan kami," Mia melongo tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
Jadi ternyata dia salah menduga, Evelyn dan Kenzo tidak ada hubungan apapun. Tentu saja hal itu membuat hati Mia begitu bahagia.
"Lalu siapa pria ini? apa hubungan mu dengannya? tunjuk Kenzo ke arah Sean.
Pria berkacamata itu juga merasa heran, tapi Sean sudah memahami semuanya sedari tadi pada saat Mia sedang mengamati Kenzo.
"Namaku Sean dan aku adalah sahabat Mia dan Kenzo," jawab Sean tersenyum.
Kenzo merasa sedikit lega ketika mendengar perkataan Sean. Pria tampan itu nampak sumringah dan langsung menarik Mia ke dalam pelukannya.
"Aku masuk ke dalam dulu Mia, jangan lama-lama ya." Sean berpamitan dan masuk ke dalam restoran.
"Sudah tahu kebenaran nya kan? jadi bagaimana? apa kamu mau menjadi kekasihku?" bisik Kenzo di telinga Mia.
"Ayolah Mia, jawab yang bener donk!" Mia tersenyum lebar melihat Kenzo yang merajuk.
"Baiklah, aku mau!" jawab Mia membuat hati Kenzo berbunga-bunga.
###
Daniella masih menutup telinganya ketika mendengar ucapan dari Zack, sepertinya dia masih tidak percaya dan tidak akan pernah percaya dengan apa yang di tuturkan Zack padanya.
"Aku masih perjaka Ell!"
Zack nampak frustasi ketika melihat Daniella yang tidak percaya terhadapnya. Gara-gara perkataan Ell yang mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan barang bekas bermerek pada Zack membuat pria tampan itu harus membeberkan rahasia yang selama ini dia sembunyi.
"Kalau kamu tidak percaya padaku tanyalah Mommy, dia selalu mengawasi ku kemanapun aku pergi meski aku tidak tahu," Daniella menurunkan kedua tangannya.
"Bagaimana aku bisa percaya kalau kamu masih perjaka Zack, bahkan kamu sering main bersama gadis-gadis lain di luar sana, club malam dan one night stand dengan para wanita penghibur, jadi tidak mungkin kalau kamu masih perjaka!" seru Daniella.
Zack akhirnya menurunkan sedikit egonya agar tidak mempermasalahkan tentang hal itu.
__ADS_1
"Baiklah Ell, sayangku aku akan memberitahumu sebuah rahasia tentang diriku ini, sebenarnya aku belum pernah merasakan nikmatnya lubang wanita," Zack menjeda ucapannya.
"Kalau bukan lubang wanita berarti lubang pria?" tanya Daniella terkejut.
"Bukan sayang, asalkan kamu tahu kalau aku ini sebenarnya hanya melakukan Making out saja pada setiap gadis, aku memang tidak yakin kalau harus melakukan hal-hal seperti itu," akhirnya terbongkar sudah rahasianya selama ini.
Zack memang sering melakukan making out saat untuk mencapai kepuasan, kalian tahu kenapa?
Zack sebenarnya dulu sudah sering ingin melakukan itu (making Love) tapi setiap kali pria itu mengarahkan senjatanya dan menggesek kan di atas bibir pink milik para wanita itu pasti selalu saja gagal karena tiba-tiba junior langsung tertidur.
Di kalangan remaja Amerika, bercinta dengan pasangan adalah hal yang biasa, hingga bagi Zack saat dia tahu kalau junior tidak mau masuk ketika di arahkan membuatnya sedikit frustasi.
"Aku tetap tidak percaya? bagaimana dengan Ara?" Daniella tetap pada pendiriannya.
"Kamu tanyakan saja padanya, apa saja yang sifa sudah ku bilang aku hanya making out dan tidak pernah sampai masuk kedalam, bagitupum dengan para gadis yang dulu selalu menemaniku, sebenarnya bukan aku yang ingin melakukan itu tapi mereka yang melempar kan tubuhnya padaku, Aagggrr!! susah sekali ya menjelaskan!!"
"Tapi kamu begitu terkenal sebagai pria penjajah wanita! itu sudah melekat pada dirimu Zack," Daniella masih belum percaya.
"Ya sudah terserah kamu saja, mau percaya atau tidak," Zack duduk di sofa sambil membuka kancing baju bagian atas itu.
"Kenapa kamu masih perjaka sampai saat ini? padahal santapan lezat sudah ada di depan mata?"
"Itu karena Mommy, dia akan memotong juniorku kalau aku berani sampai melakukan itu tapi intinya aku belum pernah making love dengan gadis manapun!"
Daniella melihat keseriusan yang nampak di wajah Zack.
Terserah kamu Zack, aku yakin kalau kamu sebenarnya pria yang baik.
Bersambung.
Nah loh, Zack punya rahasia besar yang selama ini dia sembunyikan โค๏ธ๐๐
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐นโโโโโโ
Jangan lupa mampir dan dukung karyaku yang satunya ya judulnya Penantian Cinta Milik Casanova
Mengisahkan tentang kisah cinta Franklin dan Fanny. Cuss langsung di kasih bunga yang banyak y akak reader ๐ฅฐ
biar bisa masuk 20 besar sampai akhir bulan.
__ADS_1