Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Tidak Akan Tergoda


__ADS_3

Happy Reading 😊


Hari-hari berlalu begitu cepat, tidak terasa kehamilan Mia sudah memasuki usia Lima bulan, masa trimester pertama memang agak sedikit kesulitan karena Mia juga mengalami morning sickness. Tetapi karena kegigihan dan kesabaran sang suami yang selalu memberi dukungan dan kasih sayang menjadikan Gadis itu merasakan indahnya masa-masa morning sickness.


Kenzo juga tidak pernah mengeluh. Bahkan dia sangat menikmati momen momen waktu sang istri meminta hal-hal yang aneh. Seperti tengah malam meminta makanan yang harus dibuatnya sendiri, terkadang Mia juga meminta di belikan berbagai pakaian dan sampai sekarang tidak pernah memakainya.


Mia mengatakan bahwa dia akan memakainya setelah melahirkan nanti. Kenzo sama sekali tidak keberatan asalkan Mia tidak menghambur-hamburkan uang dengan sia-sia, bahkan apapun akan diberikan oleh Kenzo.


Jenis kelamin calon bayi Mia dan Kenzo adalah perempuan sedangkan jenis kelamin calon bayi Arshel dan Evelyn adalah laki-laki. Selama ini mereka sudah sangat jarang bertemu karena kesibukan masing-masing.


"Apa kamu sudah siap sayang," Mia menghampiri suaminya yang sedang menyisir rambutnya ke belakang. Penampilan Kenzo juka semakin berubah lebih dewasa, apalagi dengan setelan kemeja dan jas yang terlihat sangat menawan dan mempesona membuat Mia terkadang takut sendiri kalau Kenzo direbut oleh wanita lain. Tetapi Mia akan selalu percaya terhadap suaminya.


"Sudah, tinggal pasang ini," Kenzo menyerahkan dasi kepada sang istri untuk memakaikannya.


Mia mengambil dasi itu dan segera memasang dileher sang suami dengan sangat telaten. Kenzo menatap wajah cantik sang istri dengan tersenyum. "Kenapa senyum-senyum seperti itu! mencurigakan," ucap Mia melirik sedikit ke arah Kenzo kemudian kembali fokus untuk menyimpulkan dasi itu.


"Aku tersenyum karena sangat bahagia bisa memiliki istri cantik dan cekatan seperti kamu Sayang, tidak hanya pandai dan cerdas tetapi kamu memang wanita yang sempurna yang aku miliki." Jawab Kenzo membelai pipi sang istri.


"Sudah selesai,, kamu juga sangat tampan sayang, bahkan terkadang aku takut kalau ada wanita lain merebutmu dariku." Kenzo terkekeh mendengar ucapan sang istri.


"Lalu kalau nereka ingin merebut ku tapi aku tidak mau mereka bisa apa? karena hanya kamu wanita bisa meluluhkan hati ini, hanya kamu pemilik hati dan raga ini." Kenzo mencium bibir sang istri lama.


"Calon putri Papa apa kabar di dalam sini?" Ucap Kenzo menyentuh dan mengelus perut Mia yang sudah terlihat membuncit.


"Aku baik-baik saja Pa," jawab Mia meniru kan suara anak kecil.


"Ayo, kita berangkat ke kantor sayang?" Mia mengangguk dan merangkul lengan Kenzo. Mereka akan berangkat bersama ke kantor.


Mia memang masih bekerja di perusahaan Alvares bersama Kenzo yang mungkin sebentar lagi akan di angkat jabatannya menjadi Presiden Direktur.


Rencananya memang Kenzo yang akan meneruskan perusahaan Alvares Group, sedangkan Arshel sudah di beri kepercayaan oleh sang mertua untuk meneruskan SKY Corp, perusahaan milik Darren.

__ADS_1


Daniella sendiri lebih senang membuat desain seperti sang Mommy, meskipun dia dan Arshel masih mendapat kan jatah saham di Alvares Group tetapi mereka lebih mempercayakan Kenzo untuk mengelola perusahaan.


Danish dan Lula berencana pensiun lebih awal, meskipun mereka juga masih mengawasi perusahaan dari belakang layar.


"Sayang, di mana celanaku!" seru Danish.


"Astaga,, aku kan sudah mengambilnya, nah itu di atas ranjang," tunjuk Lula.


Danish berjalan ke arah sang istri dan merangkul pinggangnya mesra. "Tolong pakaikan donk!" Danish menaik turunkan alisnya dan tersenyum menggoda.


"Hei, tuan Danish Alvares yang sebentar lagi akan menjadi Grandpa, kenapa semakin manja saja sih," ucap Lula cemberut.


Danish semakin senang melihat ekspresi istrinya yang terlihat lucu itu.


"Aku ingin selalu dimanja olehmu, Sayang."


"Tapi kalau menyuruh memakaikan celana itu juga sudah keterlaluan!" Danish terkekeh.


"Astaga!!! sudah sana cepat pakai celana kamu atau aku tinggal berangkat ke kantor!" Lula melepaskan tangan Danish yang melingkar di pinggangnya.


Tetapi Danish tidak mau melepaskan pelukannya dan semakin merapatkan tubuh mereka.


"Lepaskan Danish!"


"Cium dulu baru nanti aku lepaskan!"


"Dasar kakek mesum!"


Lula akhirnya mencium bibir Danish sekilas, tangan Danish terangkat menyentuh tengkuk Lula dan menekannya untuk memperdalam ciuman mereka.


Danish semakin memuja istrinya itu, di usianya yang tidak lagi muda, Lula memang terlihat semakin cantik, istrinya itu selalu merawat wajah dan tubuhnya. bahkan tidak akan ada yang percaya kalau Lula sebentar lagi akan menjadi seorang nenek.

__ADS_1


###


Siang itu suasana di Washington DC sudah mulai memasuki musim gugur. Daniella dan Zack sedang berada di kampus. Mereka tengah mengadakan sidang untuk kelulusan.


"Aku tidak menyangka sayang, sebentar lagi kita akan lulus dan wisuda," ucap Daniella tersenyum lebar.


Zack menatap sang istri dan memegang wajahnya. "Nanti bekerja di perusahaan Papa ya sayang, setelah aku diangkat menjadi CEO Dimitri Corp, Aku ingin kamu yang menjadi sekretarisku."


"Bukankah Papa Dimitri sudah memiliki sekretaris? kamu tidak bisa menggantinya begitu saja kan?"


"Sekretaris yang sekarang seorang wanita muda, Aku tidak mau bekerja dengan wanita lain selain dirimu sayang, nanti kalau dia menyukaiku bagaimana?" Ucap Zack.


"Huh,, bilang saja kamu suka bekerja dengan wanita-wanita cantik, kalau kamu profesional tentu saja wanita itu tidak akan berani mengganggu ataupun menggodamu." Jawab Daniela.


"Istriku Jangan cemburu ya kalau kamu tidak mau menjadi sekretaris ku dan aku bekerja dengan sekretaris wanita lain." Zack menyelipkan rambut Daniella ke belakang telinganya.


"Asalkan kamu profesional tentu saja aku tidak akan cemburu, aku percaya padamu kok, kalau kamu tidak akan bermain dengan wanita yang lebih dewasa dan tentunya cantik."


"Kamu harus percaya Sayang, aku tidak akan pernah tergoda oleh wanita manapun." Zack mencium pipi sang istri.


"Hem, aku percaya padamu."


"Itu harus, buktinya aku sudah tidak mau berdekatan dengan wanita lain, karena aku juga tidak mau kehilangan dirimu sayang, takutnya nanti akan terjadi kesalahpahaman lagi, yah maklum lah aku kan tampan jadi wanita-wanita itu akan mengatakan hal-hal yang tidak benar yang akan membuat hubungan kita menjadi tidak baik,, Aku tidak mau itu."


Daniella tersenyum dan mengangguk, dia ingat banyak sekali wanita yang masih mengejar suaminya. Tapi Zack memang membuktikan pada Daniella bahwa dirinya tidak akan tersentuh oleh wanita manapun.


Bersambung.


Ranking Likenya turun 😭😭😭


jangan lupa dukung terus othor ya akak reader, agar selalu semangat sampai ending 🥰🥰🥰

__ADS_1



__ADS_2