
Info ๐ค
Karena pernikahan Arshel dan Evelyn dadakan jadi mereka tidak sempat mengundang banyak orang termasuk para akak reader ๐คญ
mohon di maklumi, babang Arshel sudah ngebet gak sabar. Alhasil mereka harus menikah secara sederhana ๐
Ini juga desakan dari Daddy Darren dan Mommy Candy yang suruh di percepat.
Happy Reading ๐
Saat itu Evelyn sudah siap berdandan dengan sangat cantik, memakai gaun yang berwarna putih dengan akses renda di bagian dada. Sebuah hiasan bunga cantik melingkar di kepalanya.
Tidak lupa make up flawless menyapu wajahnya yang cantik alami itu. Evelyn terlihat sangat cantik dan juga lebih dewasa.
Tapi seperti biasanya, perut Evelyn tidak bisa diajak untuk berkompromi, Gadis itu memegang perutnya yang terasa sangat tidak enak, keringat dingin membasahi keningnya ketika dia merasakan mual yang luar biasa di perutnya itu.
Padahal sebentar lagi dia harus menemui Arshel untuk mengucapkan janji suci pernikahan, tetapi keadaan morning sickness yang dialami ini benar-benar membuat Evelyn sangat kewalahan.
"Hoek, hoek!"
Evelyn menutup mulutnya dan berlari ke kamar mandi, diapun langsung mengeluarkan semua isi perutnya yang hanya berupa cairan bening, maklum Evelyn memang belum makan apapun sejak dari bangun tidur.
"Hoek!" Evelyn menghidupkan keran di wastafel dan membasuh mukanya yang sudah di make-up itu.
"Sayang, apa kamu merasa mual lagi?" Mommy Candy masuk ke dalam kamar mandi dan memijit tengkuk sang Putri.
Padahal Evelyn sudah diberi obat pereda mual oleh dokter Adam, agar mual itu sedikit bisa diredam meskipun tidak bisa menghilangkan sepenuhnya.
__ADS_1
Mommy Candy menatap putrinya yang terlihat seperti menahan kesakitan. Mata Evelyn terpejam masih berusaha menahan diri agar tidak muntah kembali, bibirnya terlihat pucat meskipun masih menempel lipstik berwarna peach dan tubuhnya terasa lemas.
"Sayang, kalau keadaanmu seperti ini lebih baik kita telepon dan mengatakan pada Arshel bahwa ..."
"Tidak Mom, Evelyn harus tetap menikah hari ini!" Sela gadis itu sambil menggelengkan kepalanya pelan.
Ya Tuhan anakku, sepertinya kamu memang benar-benar mau menghukum Daddy sama Mommymu ya, tolonglah untuk membuat Mommy lebih kuat dan tidak mual lagi, sebentar lagi kita akan berkumpul dengan Daddy sayang. Batin Evelyn sambil mengelus perutnya yang masih datar.
"Tapi sayang, keadaanmu saat ini terlihat sangat lemas, Mommy takut kalau nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Evelyn," Mommy menyentuh pundak putrinya dan mengelusnya penuh sayang.
Sepertinya calon anak Arshel ini memang sedikit jenius, entah kenapa dia selalu saja bisa membuat calon Daddy dan calon Mommy muda itu merasa kesulitan.
"Ada apa ini? kenapa belum siap? Sayang apa kamu sedang sakit?" tanya Daddy Darren beruntun ketika melihat keadaan sang putri yang lemas dan pucat itu.
"Tidak Dad, Evelyn kuat kok. Ayo sekarang kita pergi ke tempat acara pemberkatan pernikahan, Arshel pasti sudah menungguku di sana," Evelyn berusaha menegakkan badannya dan berjalan pelan ke arah pintu keluar.
Darren dan Candy mengikuti langkah putrinya dari belakang, sebenarnya mereka sangat khawatir dengan keadaan Evelyn yang seperti itu. Darren paham kalau memang yang dialami oleh sang putri tidak separah ngidamnya sang istri. Tapi melihat kegigihan Evelyn untuk tetap melanjutkan pernikahannya, akhirnya dengan terpaksa harus menuruti keinginannya.
"Arshel melihat jam di pergelangan tangannya berkali-kali. Pria itu takut terjadi apa-apa dengan sang calon istri.
"Kenzo, cepat hubungi Evelyn! apakah dia baik-baik saja."
Kenzo langsung mengambil ponsel Arshel yang dititipkan yang tadi.
"Ayo dong cepat!" seru Arshel panik.
"Iya sabar, ini baru mau dipencet tombolnya!" Kenzo sedang berusaha membuka layar ponsel saudara kembarnya itu.
"Ini berapa sandinya? layar kamu terkunci Arshel!" Kenzo menunjukkan ponsel Arshel yang ternyata telah di sandi itu.
__ADS_1
"Ya Tuhan! kalian ini sedang apa? lihatlah pengantin wanitanya sudah datang! cepatlah bersiap-siap Arshel!" seru Mommy Lula.
Arshel langsung menoleh ke arah belakang dan matanya langsung berbinar ketika melihat calon istri datang dengan menggandeng lengan Daddynya.
Semua orang langsung berdiri menyambut kedatangan sang pengantin wanita.
Evelyn merasa sangat gugup, meskipun tubuhnya masih terasa lemas tetapi dikalahkan oleh rasa yang antusias yang menghinggap di relung hatinya saat ini.
Arshel menyambut kedatangan Evelyn dan mengulurkan tangannya, tatapan mereka beradu saling memandang dengan penuh cinta.
Akhirnya keinginan Arshel untuk menikahi sang gadis pujaan hati telah tercapai. Sungguh kebahagiaan yang tiada tara dirasakan oleh kedua pasangan tersebut.
Hubungan mereka memang terjalin belum lama tapi cinta mereka telah tertanam sudah sejak lama.
Cinta sejati itulah yang bisa disematkan untuk kedua mempelai itu. berhasil menyimpan perasaan mereka masing-masing di dalam lubuk hati yang paling dalam dan akhirnya mereka mengetahui perasaan satu sama lain.
Inilah puncak kebahagiaan mereka, yaitu bisa bersama selamanya sebagai pasangan suami istri.
"Aku sangat mencintaimu sayang, hanya kamu dan selamanya," ucap Arshel setelah mereka mengucapkan janji suci.
"Aku juga sangat mencintaimu, dari dulu sekarang, dan nanti. Sampai rambutku memutih, langkahku sudah tidak bisa tegap lagi, aku akan selalu ada disampingmu selamanya." Ucap Evelyn.
Arshel mendekatkan bibirnya dan mencium bibir Evelyn. Seluruh keluarga menatap haru kepada kedua pasangan pengantin baru tersebut.
Bersambung.
Mohon komen kalau ada typo ๐๐ป
__ADS_1
Jangan lupa like komen bunga dan kopinya ๐นโ๐ฅฐ