Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Part 2


__ADS_3

Happy Reading 😊


Siang itu Zack menatap ke arah depan dan memandang seorang gadis cantik yang sedang berjalan ke arahnya. Pria itu menyunggingkan senyuman dan menyugar rambutnya ke belakang berusaha mencari perhatian.


Tapi sepertinya gadis itu tidak menoleh ke arah Zack dan masih sibuk membaca buku yang dia bawa sambil berjalan menuju kelas, dia sama sekali tidak menoleh ataupun melirik Zack.


Hal itu membuat pria itu merasa kesal. Biasanya para gadis tidak bisa mengalihkan pandangannya dari pria tampan itu tapi apa ini, baru kali ini dia di abaikan begitu saja. Belum pernah selama ini ada gadis yang cuek dengan Zack, pesona tampannya kali ini tidak mempan untuk seorang gadis cantik yaitu Daniella.


Visual Zack.




Pria tampan yang selalu di puja para wanita, mempunyai kekasih tapi masih suka bermain dengan wanita lain.


Tapi hanya satu wanita yang berhasil menggelitik hatinya, belum pernah dia merasakan sepenasaran ini dengan seorang gadis cantik nan menawan itu. Ya gadis itu adalah Daniella Flowren Alvares.


Daniella menutup bukunya dan duduk di kursi paling depan agar bisa mendengar dengan jelas penjelasan dosen.


Visual Daniella




Cantik, anggun dan mempesona, wajah yang tidak pernah di bosan untuk di pandang. Banyak pria yang menyukainya tapi Daniella masih belum membuka hatinya untuk siapapun, yang dia pikirkan hanya belajar dan belajar.


Zack yang juga satu jurusan dengan Daniella masuk ke dalam kelas dan duduk di samping gadis cantik itu.


"Hei, hei si gadis kulkas apa aku boleh meminjam buku catatanmu?" ucap Zack menatap Daniella.


Gadis itu hanya diam bahkan menolehpun tidak. Daniella sangat benci ketika Zack memanggilnya dengan sebutan 'HEI' seakan menganggapnya orang yang tidak punya nama.


"Kamu punya telinga gak sih? apa jangan-jangan ada kotoran yang menyumpal di dalam sini," Daniella menepis tangan Zack yang menyentuh telinganya.

__ADS_1


"Jangan menyentuhku!" Zack terkejut dengan sikap Daniella itu.


Kemudian gadis cantik itu langsung berdiri dan berjalan ke arah kursi paling belakang, Zack merasa tidak suka dengan sikap Ella kepadanya.


Gadis itu benar-benar membuatku semakin penasaran, dia begitu sulit di taklukkan. Batin Zack.


Daniella memang sangat membenci pria yang bernama Zack karena sering sekali mengganggunya.


Dia hanya menganggap Zack adalah pria playboy yang suka memainkan hati wanita.


###


Daniella menatap pria di depannya ini dengan tatapan jengah.


"Ambilkan itu, kamukan yang menjatuhkannya, jadi harus tanggung jawab!" ucap Zack menunjuk ke arah ponselnya yang terjatuh karena di tersenggol lengan Daniella.


Daniella hanya diam dan langsung mengambil ponsel itu tanpa berkata apapun kemudian menyerahkan pada Zack.


Pria tampan itu menaikan sebelah alisnya ketika melihat Daniella yang hanya menampilkan ekspresi datar tanpa mengucapkan sepatah katapun.


"Hei, hei, apa kamu gak bisa ngomong!" seru Zack menarik lengan Ella.


Pria itu mendekatkan wajahnya ke arah telinga Daniella, hembusan nafas Zack mengenai pipi dan daun telinganya membuat Daniella langsung menegang.


"Kenapa kamu selalu bersikap dingin padaku, apakah aku tidak menarik sama sekali di matamu Ella," bisik Zack hampir menyentuh telinganya.


"Lepaskan aku dan jangan pernah ganggu aku lagi, ingat satu hal, aku punya nama dan jangan seenaknya memanggilku dengan sebutan 'Hei'!" ucap Daniella mendorong tubuh Zack.


Zack tersenyum ketika Daniella mau bicara padanya.


Kamu memang benar-benar menarik 'Daniella'


Kenzo menghampiri saudari kembarnya yang sedang duduk termenung di bawah pohon, Kenzo baru saja selesai kelas karena memang dia tidak satu jurusan dengan Daniella.


"Adikku yang cantik ini kenapa cemberut sih, jelek tau!" ucap Kenzo duduk di samping Daniella.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Ken, aku hanya merindukan Arshel dia tidak pernah menjawab pesanku," jawab Daniella tanpa menoleh.


Sebenarnya bukan itu yang Daniella rasakan, dia hanya teringat saat tadi Zack membisikkan kata-kata dan bibirnya hampir mengenai daun telinganya, rasanya tubuh Daniella masih bergetar sampai saat ini.


Gadis itu berusaha mengontrol tubuhnya itu, selama ini belum pernah ada yang sangat dekat seperti itu kepadanya selain saudara kembarnya dan tentu sang Daddy.


Kenzo melihat pergelangan tangan Daniella yang terlihat agak merah. "Ell, kenapa tanganmu merah? apakah Zack menarik lengannya mu lagi?" ucap Kenzo membuat Daniella menoleh dan melihat tanganya itu.


"Eh, ini tidak apa-apa Ken, bukan dia yang melakukannya," jawab Daniella berbohong.


Entah kenapa tiba-tiba Daniella tidak menjawab jujur, dia masih merasa sedikit aneh dengan dirinya sendiri.


"Ell, kamu gak bohongkan?"


Daniella menggeleng. "Ayo kita ke kedai es krim biasa, aku ingin makan es krim Ken."


Daniella berdiri dan mengajak Kenzo untuk makan es krim, sepertinya dia harus segera mendinginkan kepalanya agar bisa stabil kembali.


###


"Sayang, kenapa melamun?" Ara memeluk Zack dan mencium bibirnya.


Zack sedikit terkejut dengan kedatang,,an kekasihnya itu. Saat ini Zack tengah berada di kamarnya. Dia termenung memikirkan gadis yang sedari tadi terus menghampiri pikirannya itu.


Aroma tubuh Daniella masih membekas di hidungnya, dia benar-benar menyukai wangi itu. Entah kenapa Zack jadi merindukan wangi itu lagi.


"Sayang, aku ingin mengadakan acara ulang tahunku di villa milikmu, boleh ya?" ucap Ara masih bergelayut manja di leher Zack.


"Terserah kamu saja, aku mau mandi dulu," jawab Zack kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


Ara hanya memandang kekasihnya itu dengan tatapan yang tidak menentu, Zack seakan sudah tidak menganggapnya lagi.


"Ada apa denganmu Zack?" batin Ara.


Bersambung.

__ADS_1


Silahkan di komen ya akak Reader 🥰


Jangan lupa bunga dan Vote nya 😍😍😍


__ADS_2