
Happy Reading 😊
Mia menoleh ke belakang dan tersenyum cantik, dia bisa melihat tatapan mata sang Mama yang memicing ke arahnya.
"Aku mau ke perpustakaan Ma, besok ada tugas dari dosen, jadi aku akan cari bahan materi di perpustakaan untuk tugasku nanti," jawab Mia gugup karena harus berbohong.
"Kalau mau ke perpustakaan kenapa memakai baju yang bagus begini? dan juga lihatlah bibirmu yang memakai lipstik merah, berdandan seperti mau kencan saja," Emi menatap Mia dari atas hingga ke bawah.
Mia menjadi bingung harus menjawab apa, dia tidak menyangka sang Mama akan memergokinya.
"Apa Mia salah Ma, aku kan hanya ingin tampil berbeda dari biasanya, memangnya salah kalau Mia sekarang ingin menjadi lebih cantik?" Emi menghampiri sang putri dan mengelus rambut hitamnya.
"Mia putriku, kamu ini memang cantik, tanpa berdandan seperti ini pun kamu sudah sangat cantik sayang," Emi menatap Mia dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Iya Ma, kalau begitu aku pergi dulu ke perpustakaan, nanti waktu keburu sore," ucap Mia.
Sebenarnya dia juga tidak mau membohongi sang Mama, tapi demi tekad nya yang sudah ingin bertemu Kenzo membuatnya harus melakukan kebohongan itu.
"Ya sudah, sana pergi dulu, tapi hati-hati ya sayang," Mia langsung mengangguk kan kepalanya.
Sedangkan di sisi lain.
Kenzo membeli sebuket bunga mawar putih untuk sang kekasih, dia sangat antusias akan bertemu dengan Mia.
"Mudah-mudahan kamu suka sayang, aku sudah sangat merindukanmu," guman Kenzo yang sudah berada di dalam mobil sportnya dan akan menuju ke cafe xx untuk bertemu dengan sang kekasih.
Biasanya Kenzo begitu mudah untuk bertemu dengan Mia, bahkan mereka bisa tinggal di apartemen bersama. Tapi entah kenapa tiba-tiba orang tua Mia tidak memperbolehkan Kenzo untuk bertemu dengan kekasihnya.
Bahkan dia harus rela meninggalkan Mia demi kebaikan mereka.
"Apanya yang baik, kalau aku di pisahkan dengan Mia hidupku akan terasa begitu sulit dan tersiksa, sebenarnya apa yang terjadi?" gumam Kenzo.
Setelah beberapa saat Kenzo sampai di cafe xx, dia sengaja datang setengah jam lebih awal dari jam yang di tentukan oleh Mia.
Kenzo keluar dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam cafe tersebut, dia memilih tempat duduk khusus yang ada di lantai atas cafe itu.
Dua kursi duduk yang menghadap langsung ke pemandangan kota Washington DC yang indah, di bagian lantai atas hanya ada beberapa meja yang tersedia karena memang tempat itu di peruntukan bagi pasangan yang mau makan sambil menikmati pemandangan yang di suguhkan.
__ADS_1
Kenzo melihat ponselnya dan tersenyum saat membaca sebuah pesan dari sang kekasih.
'Aku sedang di perjalanan, tunggu ya, aku merindukanmu'
Kenzo membalas pesan itu dan menaruh ponselnya di atas meja, sambil menunggu Mia Kenzo memesan coklat hangat.
Sudah lebih lima puluh menit Kenzo menunggu Mia dengan cemas, seharusnya dia sudah datang 15 menit yang lalu tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda kemunculan kekasih nya itu.
"Mia, kenapa lama sekali?" Kenzo merasa tidak tenang.
Bahkan pesannya yang terakhir belum di baca, sebenarnya ada apa ini? kenapa Mia bersikap seperti itu. Kenzo mencoba menghubungi Mia.
'Nomer yang anda tuju sedang tidak aktif'
Kenzo mencoba menekan kembali nomer telepon Mia namun jawaban yang sama dari operator yang Kenzo dengar.
"Sial! Mia apa kamu baik-baik saja!" Kenzo berdiri dan mengambil selembar uang dan di letakkan di atas meja.
Pria itu segera keluar dalam cafe tersebut dan sedang menuju mobilnya, pikirannya kembali kacau, apakah Sean menyakiti Mia kembali, dua hari terlepas dari pandangan Kenzo membuat pria itu merasa sangat khawatir.
"Kemana kamu Mia, jangan seperti ini!" Kenzo menghidupkan mobilnya dan terlihat menghubungi seseorang.
Tiba-tiba ponselnya berdering, Kenzo melihat Zack yang sedang menghubunginya.
"Halo Zack, ada apa?"
"Halo Ken, cepat kemari di jalan xx, aku tidak sengaja melihat gadis yang mirip dengan Mia dia bawa paksa masuk ke dalam sebuah mobil hitam, saat ini aku sedang mengikutinya, kesini lah karena aku juga bersama Ell."
"Baik lah Zack, share lokasi sekarang," Kenzo memutar kemudian nya ke arah jalan xx. Apakah tebakan dia benar, jangan sampai terjadi apa-apa dengan Mia.
"Sean, semua ini pasti ulahmu, kali ini kamu tidak akan bisa lolos lagi dari kurungan besi karena sekarang sudah pasti aku mempunyai bukti kuat!!" Kenzo mencengkram setir mobilnya.
Dia memang tidak berhasil memenjarakan Sean waktu itu karena tidak ada bukti yang cukup kuat. Tapi kalau memang dalang dari semua ini adalah Sean, Kenzo tidak akan pernah memaafkan Sean bahkan kalau boleh dia langsung membunuhnya saja.
Zack dan Daniella masih mengawasi sebuah gedung tua dari jarak yang cukup jauh.
"Apa tadi itu beneran Mia sayang, kalau kita salah orang bagaimana?" Daniella ikut tegang karena harus berurusan dengan hal seperti ini.
__ADS_1
"Aku sangat yakin, itu pasti Mia, sudahlah My Love jangan khawatir, ada aku disini, kita hanya tinggal menunggu Kenzo datang, aku juga tidak tahu ada masalah apa dengan Mia," Zack mengelus rambut Ell dan mencium bibirnya sekilas.
Flashback on.
Mia sedang berada di dalam taksi menuju ke cafe dimana dia akan datang menemui Kenzo. Pada saat di sebuah jalanan yang sepi, tiba-tiba sopir taksi itu menghentikan mobil.
"Ada apa pak? kenapa berhenti?" tanya Mia
"Ada mobil yang menghentikan kita nona, lihatlah itu," sopir taksi menunjuk ke arah depan.
Tiba-tiba ada dua orang yang tidak di kenal keluar dari dalam mobil itu dan langsung menghampiri taksi tersebut.
Mia sangat takut ketika salah satu pria itu menggedor kaca jendelanya.
"Nona, sepertinya mereka mencarimu, keluarlah," Mia menatap sopir taksi itu dengan terkejut.
"Tapi pak, saya tidak mengenal mereka!"
"Nona keluarlah, salah satu dari mereka mengeluarkan senjata, saya tidak mau terjadi apa-apa, anak saya masih kecil-kecil nona," supir taksi terlihat memohon.
Akhirnya dengan rasa takut Mia membuka pintu dan keluar dari dalam mobil. Tiba-tiba Mia merasa ada yang membekap mulutnya dengan sapu tangan, tiba-tiba pandangannya menggelap.
Zack yang saat itu kebetulan lewat jalan tersebut melihat sesuatu yang janggal di depannya.
"Bukankah itu Mia sayang, kenapa pria itu membawa Mia masuk ke mobil satunya?" ucap Zack.
"Aku tidak tahu sayang," Daniella tidak begitu melihat karena dia tadi sibuk melihat sosial media.
"Kita ikuti mobil itu!"
Zack mengikuti mobil hitam itu sampai di sebuah gudang tua yang sangat sepi.
"Aku akan menghubungi Kenzo!"
Flashback off.
Bersambung.
__ADS_1
Maaf kalau ada typo 🙏🏻