Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Meragu


__ADS_3

Happy Reading 😊


Daniella mengerjapkan kelopak matanya, mencoba untuk membuka, tapi sangat berat sekali, seperti ada lem yang menempel di bulu mata indahnya itu, dia masih merasa mengantuk karena semalam baru tidur jam 1 dini hari.


Tapi karena hari ini akan ada kuliah pagi, gadis cantik itu mau tidak mau harus bangun dari tidurnya. Sepertinya faktor yang menyebabkan dia mengalami insomnia karena terlalu kuat memikirkan hari pernikahan nya yang sebentar lagi akan di laksanakan.


Acara pernikahannya kurang dari tiga minggu lagi, entah kenapa menjelang pernikahannya itu dia merasa terkena syndrom bridezella, kata Daddy-nya.


Syndrom bridezilla biasa di kenal dengan sindrom pra-nikah. Menjelang pernikahan biasanya pasangan akan pusing dan salah satu dari mereka adalah memiliki perasaan yang sangat sensitif terhadap apapun jelang hari H. Hal ini disebabkan karena perbedaan pendapat dengan pasangan yang ingin pernikahannya lebih sempurna.


Sama seperti Daniella, dia juga mengalami hal itu, terkadang dia sampai tidak bisa tidur hanya karena memikirkan pernikahan yang sebentar lagi akan di gelar.


Segala macam godaan selalu menyerang di hari-hari rawan ini, bisa dari kedua pasangan atau salah satunya saja.


Mungkin Daniella juga seperti itu, seperti hari ini dia melihat Zack bersama gadis lain saat Daniella baru saja sampai kampus.


Memang calon suaminya itu mengatakan bahwa dia tidak bisa menjemput karena sedang ada acara.


Tapi kenapa sepertinya ada masalah lain? dia melihat Zack keluar dari dalam mobilnya bersama gadis seusianya di saat Daniella memutuskan untuk berangkat lebih awal ke kampus.


Tapi ternyata keputusan nya itu malah membuat dadanya terasa sesak, apa mungkin Zack selingkuh darinya? kenapa calon suaminya itu mengatakan bahwa dia sedang ada acara tapi sekarang kenyataannya dia melihat sendiri Zack malah bersama gadis itu dan pergi ke ruang dosen.


Daniella benar-benar tidak bisa berfikir jenis, dia hanya merasa sangat sakit ketika melihat Zack yang membohonginya.


"Siapa gadis itu? Kenapa dia bersama Zack? Apa Zack selingkuh dariku? Tapi rasanya tidak mungkin kalau Zack selingkuh?" Gumam Daniella.


Masih melihat interaksi ke dua orang itu, Zack tampak menyentuh pucuk kepala gadis dan mengacak rambutnya gemas.


"Kenapa Zack melakukan itu sih! Aaaaakkk sebel banget! Sebenarnya siapa gadis itu, bikin badmood!" Daniella kembali ke dalam mobil dan membanting pintunya kasar.


Brraakk!


"Dasar Daniella bodoh! Kenapa malah masuk ke dalam mobil, seharusnya kamu mendatangi Zack dan labrak dia, kenapa malah masuk ke dalam mobil sih!" Gerutu Daniella.


Daniella tahu kalau Zack memang banyak penggemar, tapi tidak seharusnya dia menanggapi para penggemarnya itu bukan.


Dan setelah itu dia memutuskan untuk pergi ke suatu tempat. Daniella memakai seatbelt dan menghidupkan mobilnya.

__ADS_1


Kemudian gadis itu pergi dari area kampus dan melajukan mobilnya ke suatu tempat. Entah kenpa tidak ada keberanian dalam dirinya untuk menanyakan pada Zack tentang siapa gadis itu.


Daniella pergi menuju ke perusahaan Alvares untuk menemui sang Mommy. Hari ini Daniella tidak masuk ke kampus dan hanya ingin bersama Daddy dan Mommy-nya


Sampai akhirnya dia hanya berdiam diri di perusahaan dan tidak mau kemana-mana, Danish dan Lula hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku putrinya itu.


"Ada apa sayang? apa ada masalah di kampus?" tanya Lula mengelus rambut Daniella.


"Tidak Mom, aku hanya sedang malas pergi kuliah, izinkan aku di sini sampai Daddy dan Mommy pulang ke ke rumah."


Lula merasa ada yang aneh dengan putrinya itu. "Apa ada masalah dengan Zack?" tanya sang Mommy.


Daniella tidak menatap wajah Mommy-nya, dia hanya menunduk dan memainkan ponselnya.


"Kalau kamu ada masalah cerita sama Mommy sayang," Lula bertanya kembali.


"Iya Mom, pasti aku bercerita kalau memang ada masalah, sekarang aku mau lihat-lihat perusahaan dan jalan-jalan sebentar," Daniella merasa aneh dengan dirinya.


Entah kenapa dia malas berkomunikasi dengan Zack, ponselnya dia matikan, sepertinya Daniella tidak ingin tahu apa-apa tentang calon suaminya itu, dia tidak ingin stres dengan berpikir yang aneh-aneh.


Danish dan Lula melihat sang putri yang hanya rebahan saja sejak pulang dari kantor tadi, sebenarnya mereka sangat tahu apa penyebabnya, Daniella dan Zack sama-sama masih berusia belia, tentu saja sangat wajar apabila mereka hal semacam itu.


Biasanya komunikasi itu sangat penting dalam hubungan yang akan segera di halalkan, jangan sampai terjadi kesalahpahaman yang tidak pasti dan akan membuat salah satu dari mereka menjadi down.


"Apa pernikahannya di tunda saja kalau kamu belum siap sayang!" Daniella terkejut saat sang Daddy mengatakan hal itu.


Gadis itu langsung bangun dan menatap Daddy dan Mommy-nya yang masuk ke dalam kamarnya malam itu.


"Kenapa harus di tunda Dad?"


"Kami melihat kamu sepertinya sekarang tidak seantusias kemarin-kemarin, atau kamu sedang mengalami syndrom bridezilla?"


Daniella hanya menggelengkan kepalanya pelan.


"Aku tidak tahu, yang jelas sekarang aku merasa bingung harus bagaimana, melihat sikap Zack yang seperti itu membuat ku malas dengannya Dad," jawab Daniella.


"Sayang, jangan seperti ini, apa kamu sedang ada masalah dengan Zack?" tanya Daniella.

__ADS_1


Ya Mom, dia membohongi ku! Daniella hanya bisa membatin.


"Apa kamu mematikan ponselmu?" tanya sang Daddy.


Daniella mengangguk pelan. Terlihat helaan nafas dari Danish ketika melihat sikap sang putri.


Sepertinya memang Daniella belum siap untuk menghadapi pernikahan nya.


"Kalau begitu Dad dan Mom meminta mu untuk merenung, apakah putri Daddy ini sudah siap dari hati atau belum untuk menikah, karena pernikahan itu bukanlah permainan, kamu akan memiliki tanggung jawab besar setelah menikah," Danish menasihati sang putri.


"Ya sudah, Dad dan Mom akan kembali ke kamar, jangan terlalu stres memikirkan semuanya, jangan lupa komunikasi itu penting sayang," Lula mencium kening Daniella.


Kemudian Danish merangkul pinggang Lula dan mengajaknya pergi dari kamar putrinya.


Daniella hanya bisa diam termenung, dia juga masih tidak mau menyentuh ponselnya, entah kenapa rasa takut menjalar di hatinya, dia takut kalau Zack masih suka bermain dengan gadis lain.


Mereka sama-sama masih muda dan butuh banyak belajar kedepannya. Sampai akhirnya Daniella baru bisa tidur jam 1 malam.


###


Daniella berusaha bangkit dan berjalan ke kamar mandi, dia membasuh muka dan menggosok gigi, setelah selesai Daniella memutuskan untuk keluar dari dalam kamar mandi.


Ceklek.


Tiba-tiba tubuh Daniella terasa ada yang menarik, pipinya menabrak dada bidang dengan aroma yang sangat dia kenal.


Tubuhnya di dekap erat sampai seakan tidak akan pernah bisa di lepaskan.


"My Love, kemana seharian kemarin? kenapa ponselmu tidak aktif, aku sangat khawatir," suara itu Daniella sangat merindukannya.


"Zack!"


Bersambung.


Nah kan kena syndrom pra-nikah 🤭🤭


Jangan lupa bunga dan votenya ya akak2 reader 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2