
Sebelum season dua di rilis aku mau selipin cerita Bella dan Antony karena request dari akak reader semuanya 🥰
Sepertinya banyak yang menantikan cerita cinta mereka ya🤭
Buat akak reader yang penasaran nanti akan ada beberapa bab buat Bella dan Antony.
####
Happy Reading 😊
Bella meremas tangannya yang sudah berkeringat sejak tadi, tubuhnya terasa kaku karena tegang, dia sudah seperti tersangka yang sedang di interogasi oleh pihak berwajib.
Setelah beberapa waktu lalu Bella bertemu dengan Antony pada saat sedang mengantarkan Zivana membeli permen kapas, Bella tidak pernah menyangka akan bertemu lagi dengan situasi yang seperti ini.
Nickolas dan Liora menatap tajam ke arahnya seakan ingin memakan Bella.
Antony datang ke rumah Nickolas dan mengatakan bahwa dia dan Bella saling mencintai dan ingin bisa menjadi lebih dekat Tentu saja hal itu membuat Nick dan Liora terkejut.
"Bella jawablah, apa benar kamu mencintai Antony?" tanya Lula geram karena sedari tadi Bella hanya diam.
Bella merasa sangat bingung dengan keadaan ini, di sisi lain dia tidak mau menyakiti Tuan dan Nona-nya karena musuh mereka itu, tapi di sisi lain dia sama sekali tidak bisa menghilangkan perasaannya terhadap Antony.
Seharusnya dia senang melihat Antony yang dengan berani datang ke rumah Nickolas sesuai permintaannya tapi dia juga bingung dengan perasaannya sendiri.
"Aku, aku tidak," jawab Bella gugup.
Antony terkejut ketika mendengar jawaban dari Bella, bukankah waktu itu Bella mengatakan sendiri bahwa dia mencintai Antony, tapi kenapa sekarang jawabannya berbeda.
"Sudah dengar sendiri kan, Bella tidak mencintaimu, jadi lebih baik kamu pergi dari rumahku ini," ucap Nickolas.
Antony menatap sendu ke arah Bella.
"Tapi aku hanya ingin bisa lebih dekat dengan Bella, kalau pun Bella tidak mencintaiku aku ingin kita mulai dari awal berteman misalnya, jadi ku mohon tolong izinkan aku bisa menemui Bella kapan saja," Antony memohon.
__ADS_1
Nickolas dan Liora saling memandang, mereka bisa melihat ketulusan dari Antony.
Sedangkan Bella hanya menunduk tidak mau melihat ke arah depan, rasanya benar-benar ingin menyembunyikan wajahnya ke lubang semut, malu dan gugup menjadi satu.
"Bella, aku terserah padamu, kalau kamu tidak ingin melihat dan berbicara pada Antony maka aku juga tidak mengizinkan dia menemuimu," ucap Liora.
Nickolas mengangguk membenarkan ucapan sang istri.
"Ehm aku, aku tidak masalah, kalau memang Antony mau menemui ku, tidak apa-apa, tapi bagaimana dengan kalian?" Bella menatap ke arah Nick dan Liora.
"Hahaha, jangan pikirkan kami, aku sudah memaafkan Antony, Nickolas sendiri yang mencabut tuntutan-nya karena menurut kami Antony tidak pernah melukai kamu dan Zizi, bahkan Zizi selalu mengatakan bahwa Paman yang membawamu dan dia adalah orang yang baik," ucap Liora terkekeh.
Bella bisa sedikit lega mendengar ucapan dari Liora, sepertinya Antony memang sudah berubah.
Antony merasa sangat bahagia bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa dekat dengan Bella, wanita yang akhir-akhir ini membuatnya di landa rasa rindu itu.
"Terima kasih Nick dan Liora," ucap Antony berdiri dan berjalan ke arah Bella.
"Bella aku akan mengejar cintamu kalau kamu sudah tidak mencintaiku lagi, akan ku buat cinta itu tumbuh kembali di hatimu tanpa paksakan, karena aku mencintaimu dari hati bukan karena obsesi," Antony memeluk Bella.
Nickolas dan Liora tersenyum melihat pasangan itu, mereka pun menyuruh Antony berbicara dengan Bella di taman belakang agar lebih leluasa.
Zivana sedari tadi melihat kedua orang yang sedang berduaan di taman belakang rumah. Gadis kecil itu tampak tersenyum senang.
Sepertinya dia sudah berhasil menyatukan Bella dan Antony karena Zizi tahu mereka berdua saling menyayangi.
Meskipun Zizi belum terlalu paham dengan apa yang mananya cinta tapi gadis cantik berusia lima tahun itu merasa sangat senang.
"Zizi, ayo masuk ke dalam, di luar sangat dingin," ucap Liora menyentuh bahu gadis cantik itu.
"Iya Mommy," jawab Zivana.
Sedangkan di luar, Antony merasa gugup dan jantungnya berdegup kencang. Entah kenapa dia menjadi seperti ini, tidak biasanya Antony merasa seperti itu sebelumnya apabila berdekatan dengan seorang wanita.
__ADS_1
Tapi rasanya ini seperti seolah baru pertama kali jatuh cinta padahal dia dan Bella sudah mengenal cukup lama.
"Kenapa kamu melakukan ini?" tanya Bella tanpa menoleh.
Wanita cantik itu masih menatap lurus ke depan, jujur Bella juga merasa gugup.
Entah kenapa sikap Antony yang seperti itu malah membuatnya merasa agak aneh, tidak bisa leluasa seperti biasanya.
"Ehm apa benar kamu sudah tidak mencintaiku lagi Bella?" Antony malah bertanya.
"Aku tidak tahu, hanya menutup hati agar tidak merasa sakit," jawab Bella.
"Apa kamu merasa aku hanya berpura-pura? Bella, saat ini aku mengatakan hal yang sejujurnya, bukan menjadikan mu pelarian saja tapi perasaan yang ku rasakan memang sudah sangat dalam terhadap mu," ucap Antony.
Pria itu menggenggam tangan Bella, dia akan berusaha membuat hati Bella luluh kembali.
"Aku belum memikirkan hal itu Antony," jawab Bella melihat ke arah pria di sampingnya itu.
"Aku akan berusaha mendapatkan mu, aku akan mengejar cintamu, tapi kalau kamu tidak mau aku melakukan hal itu, aku akan mudur saja," ucap Antony.
"Kenapa kamu mundur?" Bella tidak suka dengan jawaban Antony.
"Karena aku tidak akan memaksa wanita yang ku cintai untuk membalas cintaku, bukankah kamu sendiri yang mengatakan bahwa cinta itu tidak harus memiliki," jawab Antony.
Bella merasa tersentuh mendengar ucapan itu.
"Baiklah, aku akan memberimu kesempatan," ucap Bella membuat hati pria itu begitu bahagia.
"Terima kasih Bella, aku mencintaimu."
Bersambung.
Gimana nih akak reader kisah cinta mereka?
__ADS_1
jangan lupa untuk selalu Like dan kasih othor bunga yang banyak ya 🌹🌹🌹🥰😍🥰