Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Make Over


__ADS_3

Happy Reading 😊


"Kita berbeda Ken, kamu seperti pangeran dan aku hanyalah bawahan atau mungkin bisa di katakan lebih setara dengan pelayan!" Kenzo terkejut mendengar ucapan Mia.


"Apa maksudmu Mia? aku tidak mengerti? bukankah kita sama saja?" Mia sangat kesal meladeni pria tampan dan pintar di depannya ini tapi sedikit telmi.


"Kenapa sih kamu itu cuma pintar di bidang perjalanan dan bisnis tapi kalau masalah hati telat mikirnya."


Kenzo melotot mendengar ucapan Mia yang mengatainya itu.


"Eh kenapa kamu malah mengataiku telat mikir sayang, aku kan hanya bertanya?" Kenzo mencubit pipi kiri Mia gemas.


"Aduh sakit Ken!" Masih mengelus pipi cubby-nya dengan bibir yang mengerucut.


"Habisnya kamu ngegemesin banget sih, bikin aku suka deket deket sama kamu," ucap Kenzo yang memang sangat suka menggoda kekasihanya itu.


"Cantik, jangan marah ya?" Mia kembali muram mendengar ucapan Kenzo.


Cantik? kenapa aku merasa sangat jauh dari kata cantik! batin Mia.


Diapun melangkahkan kakinya menuju ke mobil Kenzo yang ada di depan mereka. Kenzo yang melihat Mia muram menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Dia kenapa sih?? apa lagi datang bulan? kenapa moodnya naik turun.


Fix, Kenzo cowok gak peka!


Dasar Kenzo! si jenius tapi telmi kalau masalah kepekaan. Kalau sudah berhadapan dengan Mia, Kenzo memang sudah seperti pria yang di butakan oleh pesona gadis berkaca-mata yang menurut Kenzo sangat cantik dan menggemaskan.

__ADS_1


"Sayang, kenapa sedih? apa aku berbuat salah?" Kenzo mengejar Mia yang sudah masuk ke dalam mobil.


Kemudian dia ikut masuk dan duduk di samping Mia yang sudah memerah matanya itu.


Kenzo terlihat khawatir dengan apa yang terjadi pada sang kekasih.


Sedangkan Mia semakin merasa sangat rendah ketika mendengar selentingan beberapa orang yang mengatainya tidak pantas bersama Kenzo.


"Sebenarnya ada apa? ceritakan padaku Mia, jangan membuatku bingung seperti ini!" Mia berusaha menahan matanya yang sudah memanas.


Rasanya dia tidak sanggup untuk bersama Kenzo, dia sadar bahwa dia sama sekali tidak pantas dengan pria di sebelahnya itu.


Apalagi Kenzo berasal dari kasta paling atas, sanggupkah Mia menjalani peran sebagai kekasih Kenzo? apalagi diluar sana banyak sekali yang akan menghujatnya.


"Ken, sebaiknya kita putus saja ya, aku lebih nyaman kalau kita seperti dulu!"


Jlep.


Apa Mia tidak menyukainya? apa selama ini Kenzo salah memaksa Mia untuk menjadi kekasihnya. Tapi pria tampan ini benar-benar mencintai Mia apa adanya tanpa memandang kasta.


Bagi Kenzo sosok Mia sudah seperti sebuah bintang yang selalu bersinar terang, sinarnya tidak akan pernah padam dan akan selalu menerangi hati Kenzo.


Tapi kenapa sekarang bintang itu serasa meredup?


Kenzo terlihat mengeraskan rahangnya ketika mendengar ucapan kekasihnya itu yang menginginkan putus darinya, pria itu benar-benar merasakan sakit hati yang selama ini belum pernah dia rasakan.


"Kenapa? apa kamu tidak mencintaiku?" tanya Kenzo dingin.

__ADS_1


Dia sudah mengepalkan tangannya karena merasa kesal dan emosi, ucapan Mia benar-benar telah menghantam seluruh jiwa dan raganya.


"Tidak Ken, aku sangat mencintaimu, tapi kita tidak pantas untuk bersama," lolos sudah air mata yang dia tahan sedari tadi.


Kenzo memukul setir mobilnya kasar, sebenarnya apa yang terjadi dengan pujaan hatinya ini.


"Kalau kamu memang mencintai ku lalu kenapa tiba-tiba kamu ingin kita putus! jawablah Mia!!"


"Karena aku tidak pantas untuk mu Ken, derajat kita berbeda, aku hanya gadis miskin yang tinggal di rumah yang kecil dan tidak memiliki apa-apa, bahkan penampilan ku terlihat kumal dan jelek! aku tidak pantas untukmu Ken, semua orang akan mengataimu kalau jalan sama aku!"


"Astaga Mia!!"


Kenzo menghela nafasnya.


Dia merasa lega ketika sudah mendengar kan alasan Mia yang minta putus itu. Pria tampan itu langsung menarik Mia ke dalam pelukannya.


Mengelus gemas rambut Mia yang berwarna coklat itu dan menciumi seluruh wajahnya.


"Aku kira karena kamu tidak mencintaiku sayang, kalau masalah penampilan mu aku tidak pernah mempermasalahkan, kamu sangat cantik Miaku, aku tidak peduli dengan statusmu atau penampilan mu," Mia merasa bahagia bisa mendapatkan cinta yang besar Kenzo.


"Kamu tidak perlu khawatir sayang, aku akan selalu melindungimu, menjagamu dan tidak akan pernah membiarkan dirimu tersakiti," Kenzo memegang pipi cubby Mia dan mendekatkan wajahnya kemudian mencium bibir mungil dan seksi itu.


"Terima kasih sayang," jawab Mia mencium bibir Kenzo kembali.


Mereka saling menautkan bibir dan lidah mereka saling membelit.


"Apa aku suruh Daniella untuk mendandani mu seperti pada waktu di pesta Ara sayang?"

__ADS_1


Bersambung.


Up besok lagi ya🙏🙏🌹🌹🌹🌹


__ADS_2