
Happy Reading 😊
Setelah bercinta sampai dua ronde Lula dan Danish akhirnya membasuh diri di kamar mandi.
"Sayang, aku berharap di sini kita bisa berhasil mencetak baby, tapi kalau memang itu belum jadi kita tidak akan menyerah, aku yakin usaha kita pasti berhasil, misalkan kita harus berkonsultasi ke dokter aku tidak masalah, bila perlu kita akan melakukan bayi tabung," ucap Danish sambil menggosok punggung Lula.
Mereka berdua saat ini sedang berendam di bathtub.
"Aku akan terus berusaha sayang, kalau bisa jangan sampai bayi tabung sudah hamil," jawab Lula.
"Tentu saja, kita harus semangat," ucap Danish mencium punggung sang istri.
Danish menarik tubuh Lula agar merapat pada tubuhnya.
"Bagaimana kalau kita bercinta di dalam bathtub sayang, pasti sensasinya lebih berbeda," ucap Danish masih menciumi punggung mulus Lula.
"Ya Tuhan Danish, apa kamu tidak merasa lelah, bukankah tadi sudah," jawab Lula.
"Belum yang ketiga sayang," Danish mengangkat Lula ke pangkuannya dan membalikan tubuhnya.
"Tubuhmu ini adalah canduku, aku selalu ketagihan untuk mencicipinya, merasakan hangatnya sensasi yang kamu berikan sayang," ucap Danish mencium bibir Lula.
Pria itu memberikan sentuhan pada istrinya hingga membuat Lula melayang. Perlahan namun pasti, Danish mulai mengangkat tubuh sang istri dan memposisikan senjata pamungkasnya pada tempat yang tepat.
Lula mendesah dan menggerakkan tubuhnya perlahan, posisi yang memang sungguh berbeda sensasi-nya.
Akhirnya mereka melakukan yang ketiga kalinya di dalam bathtub.
###
Malam itu Danish mengajak Lula kesebuah wisata air mancur di kota Dubai.
Dubai Fountain atau Air Mancur Dubai adalah salah satu objek wisata populer yang menawarkan pertunjukan air mancur tertinggi di dunia.
Air Mancur Dubai ini berada di tengah Burj Lake dengan luas 30 hektar.
Untuk mendapatkan pemandangan yang indah ini bisa di saksikan saat malam hari, mulai pada pukul 18.00 waktu Dubai dan berlangsung setiap 30 menit.
"Indah sekali Danish, ya Tuhan itu begitu menakjubkan," seru Lula.
"Iya sayang, itu air mancur tertinggi di dunia loh," jawab Danish.
__ADS_1
Setelah selesai melihat pertunjukan air mancur itu Lula dan Danish memutuskan untuk makan malam di sebuah restoran mewah yang tidak jauh dari tempat itu.
Masih di area Palm Lake restoran yang berada dekat danau itu juga mempunyai kesan yang romantis. Bahkan di sana juga di sediakan meja dengan hanya dua kursi saja di peruntukan untuk pasangan yang sedang menikmati makan di tempat itu.
Pilihan menu lengkap makanan khas arab bisa mereka pilih. Danish memesan salah satu makanan khas negara Uni Emirat Arab itu.
Shawarma adalah makanan khas Dubai yang terbuat dari daging domba atau ayam yang diasap. Disajikan bersama sayuran, kentang goreng, saus bawang putih, dan acar. Selain itu, seperti halnya kebab, shawarma juga dihidangkan dengan roti.
"Cobalah makanan ini sayang, salah satu menu andalan di restoran ini," ucap Danish sambil menyuapi sang istri.
"Ini lezat, rasanya hampir sama dengan kebab makanan khas Negara Turki," jawab Lula setelah menerima suapan Danish.
Mereka pun menikmati makan malamnya dengan suasana yang begitu romantis, Danish dengan telaten menyuapi sang istri sambil terus menatap wajahnya.
"Danish, kenapa kamu tidak makan? apa kamu juga mau aku suapi?" tanya Lula.
"Boleh sayang, mau donk di suapi oleh istri tercinta," jawab Danish senang.
Mereka makan sambil suap-menyuap sampai makanannya habis tak bersisa. Danish membersihkan noda di bibir Lula kemudian mencium bibir istrinya itu sambil membersihkan nodanya.
Wanita itu merasa malu karena Danish tiba-tiba menciumnya seperti itu.
"Tidak apa-apa sayang, mereka juga tidak terlalu memperhatikan kita kan," jawab Danish cuek.
Lula melihat sekeliling dan menoleh ke sana kemari takut kalau ada yang memperhatikan adegan yang di lakukan Danish tadi.
Tiba-tiba matanya menatap ke arah belakang sang suami, dia seperti melihat seseorang yang sangat dia kenal.
"Bukankah itu Nona Stela dan tuan David? apa hanya aku yang salah lihat?" gumam Lula.
Danish menatap sang istri yang masih mempertahankan di belakangnya. Karena penasaran akhirnya Danish mengikuti kemana arah pandang Lula.
"Itu kan David dan Stela, apa mereka juga liburan ke Dubai?" ucap Danish.
"Berarti benar itu mereka ya? aku kira mataku yang salah lihat, kita samperin mereka yuk," ucap Lula senang saat melihat mantan majikannya itu.
"Memangnya kamu beneran mau menemui mereka?"
"Tentu bisa, dia kan kakak dan kakak iparmu sayang," jawab Lula menarik lengan suaminya itu.
__ADS_1
Danish pun pasrah ketika Lula membawanya ke tempat kakaknya David dan istrinya Stela.
"Nona Stela, tuan David?" Lula menyapa.
Kedua orang itu menoleh bersamaan saat mendengar ada yang memanggilnya.
"Lula, Danish? sedang apa kalian di sini?" seru David.
"Jadi benar kata Papa kalau kalian kembali bersama? Lula selamat ya, akhirnya kamu bisa mendapatkan cintamu kembali," ucap Stela berdiri dan memeluk Lula erat.
Sedangkan David dan Danish saling berpandangan. Lula melepaskan pelukannya dan menatap Danish yang sedang beradu pandang dengan David.
"Selamat Danish, jagalah Lula, dia wanita yang sangat baik," ucap David.
"Tentu saja, aku sangat mencintai istriku," jawab Danish memeluk pinggang ramping Lula.
Lula senang akhirnya Danish bisa move on dari Stela, dia ingat dulu Danish begitu mencintai kakak iparnya itu sebelum bertemu Lula. Bahkan dia sempat melihat perhatian Danish kepada Stela yang waktu itu mengalami pendarahan. Tapi sepertinya Danish sudah sadar kalau cintainya kepada Stela itu salah.
Pasangan David dan Stela adalah salah satu couple terbaik pada waktu itu, dulu Lula pernah berharap bisa seperti Stela yang sangat di sayangi oleh suaminya David.
Dan sekarang dia bisa merasakan kasih sayang dan cinta yang besar dari sang suami Danish.
"Apa anak-anak tidak ikut kalian?" tanya Danish kepada kakaknya itu.
"Tidak, kita kesini karena urusan bisnis, tapi sambil bulan madu juga, siapa tahu Stela hamil lagi," jawab David merangkul bahu Stela sambil menatap wajah cantik istrinya penuh cinta.
Lula yang tadinya tersenyum tiba-tiba langsung merasa insecure mendengar ucapan David.
Danish yang menyadari hal itu langsung memeluk istrinya dari samping.
"Sepertinya kita harus kembali ke hotel, David, Lula sepertinya sangat kelelahan, sampai jumpa lagi," ucap Danish membawa Lula.
Dia bisa merasakan kesedihan Lula, akhirnya Danish langsung mengajak Lula ke kamar hotel dan menyuruhnya beristirahat.
"Danish, bagaimana kalau aku tidak bisa mempunyai anak, apa kamu akan meninggalkan ku?" tanya Lula yang sudah berbaring di ranjang.
Danish mencium kening istrinya kemudian turun ke bibir dan memangut lembut.
"Tidak sayang, aku akan selalu di sampingmu sampai kapanpun, kalau memang kita tidak di beri keturunan, nanti kita bisa mengabdosi seorang anak yang lucu, sudahlah jangan bersedih sayang, nanti bisa mempengaruhi kesehatanmu, kita akan tetap berusaha sekuat tenaga untuk menghasilkan baby yang cantik seperti dirimu," ucap Danish menenangkan hati Lula.
Bersambung.
Gimana ya kalau Lula beneran gak bisa hamil? ada yang bisa bantu gak nih akak reader 😔😔😔
__ADS_1
Besok up lagi, jangan lupa bunga dan Vote nya ya 🌹🌹🌹🥰🥰🥰🥰