Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Part 7


__ADS_3

Happy Reading 😊


Zack mengemudikan mobilnya menuju ke apartemennya yang utama dengan membawa seorang gadis siapa lagi kalau bukan Daniella, entah apa yang di pikirkan pria itu sehingga harus melakukan tindakan bodoh seperti saat ini.


Pria itu menoleh ke arah samping dan melihat Daniella yang sudah terlelap akibat obat bius yang dia berikan saat di pesta tadi.


Zack tidak suka melihat Daniella yang berdansa bersama Jason, dirinya seakan tidak rela kalau Daniella harus berdekatan dengan pria lain, kemudian Zack memberikan obat bius pada Daniella pada saat baru saja keluar dari kamar mandi.


Flashback on.


Daniella keluar dari dalam kamar mandi dan dia sangat terkejut ketika melihat Zack berada di depannya.


Pria itu memang selalu mengamati Daniella sejak gadis itu masuk ke dalam Villa hingga ia bisa menemukan celah agar bisa bicara dengan gadis yang sudah sangat dirindukannya itu.


"Minggir Zack, kamu menghalangi jalanku!" seru Daniella mendorong tubuh Zack yang mendekat ke arahnya.


"Ell, aku ingin bicara padamu," Zack semakin mendekat sampai tubuh Daniella membentur tembok.


"Apaan sih Zack, jangan bertindak bodoh! Jason sedang menunggu ku!" seru Daniella merasa takut.


Zack menatapnya dengan tatapan tajam, mata itu seakan masuk ke dalam menghipnotis tubuh Daniella yang tiba-tiba diam mematung saat Zack mencium bibir Daniella.


Zack menarik pinggang Daniella merapatkan ke tubuhnya dan semakin memperdalam ciumannya.


"Aaggrrk, Ell kenapa menginjakku!!" Daniella menginjak sepatu Zack dengan cukup kuat karena dia tidak bisa melepaskan ciuman itu.


"Aku benci padamu Zack!! kenapa kamu selalu menggangguku!!"


"Tunggu dulu Ell, aku ingin bicara padamu sebentar," Zack menarik lengan Daniella yang berusaha pergi itu.


Daniella menatap tajam ke arah pria itu.


"Apa yang ingin kamu bicarakan?"


"Ell, aku sangat merindukanmu!" jawab Zack membuat Daniella terkejut.


"Omong kosong, kenapa kamu merindukan ku? hah!!"


Zack semakin yakin pada dirinya sendiri bahwa dia telah jatuh cinta pada gadis cantik di depannya ini.


"Aku jatuh cinta pada Ell," jawab Zack.

__ADS_1


Daniella tergelak mendengar ucapan Zack itu. "Apa kamu sedang mabuk Zack, lihatlah dengan teliti aku Ella bukan Ara!"


Zack menangkup wajah Daniella dan menatap lagi. "Aku memang mencintai mu Daniella dan aku tidak mabuk!" ucap Zack.


Daniella benar-benar tidak mengerti dengan situasi ini.


"Lepaskan, aku harus segera kembali karena Jason pasti menungguku!" seru Daniella.


Zack sangat tidak suka kalau Daniella menyebut nama pria itu.


"Sepertinya aku memang harus melakukan ini padamu Ell," ucap Zack mengambil sapu tangan di sakunya dan membekap mulut Ella.


Flashback off.


Zack menggedong Ell ala bridal style dan membawanya masuk ke dalam apartemen. Dengan hati-hati Zack membaringkan tubuh Ell di ranjang king size miliknya.


Zack memandang wajah cantik itu dengan senyuman di bibirnya, perlahan tangannya menyentuh pipi mulus Ell, Zack merasakan debaran di jantungnya semakin cepat, melihat tubuh indah gadis tidak berdaya ini membuat hasratnya naik.


"Daniella, kamu harus menjadi milikku," Zack mencium pipi Ella kanan dan kiri.


###


Daniella membuka matanya perlahan, kepalanya masih terasa pusing dan sedikit berdenyut. Daniella melihat sekeliling yang terasa asing, dia pun langsung bangkit dan duduk.


"Aaakkk!! kemana gaunku, apa yang telah kamu lakukan Zack!!" Daniella berteriak histeris ketika membuka selimut yang menutupi tubuhnya itu.


"Aku benci padamu Zack!!" teriak Daniella yang baru saja terbangun dari tidurnya.


Dia mendapati tubuhnya yang sudah polos tanpa sehelai benangpun dengan bekas tanda merah di mana-mana, bahkan noda darah kesuciannya juga berada di atas sprei putih itu menandakan dia sudah di renggut paksa keperawanannya oleh pria yang sangat dia benci.


"TIDAK!!!"


Daniella terbangun dari tidurnya dengan peluh membasahi keningnya.


Zack yang tidur di sofa pun terbangun terbangun karena mendengar suara Daniella yang berteriak


"Ell, ada apa? Apa kamu mimpi buruk?" Daniella menoleh ke arah suara yang sangat di kenalnya itu.


Diapun melihat gaunnya masih melekat utuh di tubuhnya.


Aku hanya bermimpi. Batin Daniella.

__ADS_1


Zack bangkit dan berjalan ke arah ranjang.


"Jangan mendekat!!" Seru Daniella.


"Tenang saja, aku tidak melakukan apapun padamu, lihatlah pakaianmu masih utuh," Ucap Zack.


Daniella memicingkan matanya, dia masih merasa tidak percaya dengan apa yang di katakan Zack.


"Benarkah kamu tidak melakukan apapun padaku?" Tanya Daniella.


Zack duduk di sisi ranjang, dia tersenyum ke arah gadis yang sudah merajai hatinya itu.


"Tadinya aku juga ingin melakukan apa yang kamu pikirkan tapi tidak jadi, kamu tahu kenapa Ell, aku tidak akan berbuat macam-macam kepada gadis yang ku cintai, aku akan menjaganya dan menyayanginya sepenuh hati, karena aku tidak mau gadis yang ku cinta merasa sakit, hatiku juga akan sakit melihat itu, Ell aku benar-benar jatuh cinta padamu," Daniella hanya diam dan menatap ke arah lain.


"Aku tidak bisa jauh darimu Ell, rasanya sungguh menyiksa kalau tidak bisa melihatmu barang sehari saja, aku begitu merindukanmu setiap saat, dirimu selalu memenuhi hati dan pikiran ku Ell," Ucap Zack menatap lembut ke arah Daniella.


"Lalu bagaimana dengan Ara? Apa kamu sudah melupakan kekasihmu?" tanya Daniella sinis.


Sungguh Zack pria yang sangat egois.


"Aku tidak mencintai Ara, dia yang selama ini selalu mengejar ku, tapi ternyata dia juga tidur bersama Billy, dia kira aku tidak tahu semuanya? Aku bukan orang bodoh yang bisa dia bohongi begitu saja," Jawab Zack.


"Tidak mungkin Ara berselingkuh darimu, kalau itu terjadi mungkin karena kamu yang suka jalan bersama wanita lain, di mana perasaan mu Zack?" Daniella geram dengan kelakuan pria itu


"Ssttt sudahlah jangan bahas Ara lagi, aku hanya ingin memperjuangkan cintamu, aku tidak mau yang lain, Ell maukah kamu menerimaku dan menjadi pemilik hatiku?" Zack menyentuh tangan Daniella.


"Aku tidak bisa Zack, jangan ganggu aku lagi! Aku mau pulang!" Daniella berjalan ke arah pintu dan membukanya.


"Tunggu Ell, aku akan memutuskan Ara, aku sama sekali tidak mencintainya," Zack mengejar Daniella.


"Bukan urusanku kamu mau putus atau tidak, aku tidak akan menyakiti hati Ara karena dirimu, sebaiknya kita tidak usah bertemu lagi!" Daniella pergi dari apartemen Zack dan segera pulang.


Dia tahu pasti Kenzo sedang mencarinya saat ini.


Zack menatap kepergian Daniella dengan sendu, mungkin ini saatnya Zack berjuang mendapatkan cinta dari Daniella.


Aku tidak bisa hidup tanpamu Ell, jangan menjauhiku dan melarang kita untuk bertemu, aku tidak sanggup. Batin Zack.


Bersambung.


Nah belum di jebolkan gawangnya kan🀭🀭🀭

__ADS_1


Masih penasaran dengan kisah mereka selanjutnya. Jangan lupa like dan komen ya, bunganya jangan lupa.


🌺🌻🌹🌷🌺🌻🌹🌷


__ADS_2