
Happy Reading 😊
Malam itu masih di balroom Hotel XXX terlihat Arshel yang sudah menghabiskan beberapa botol minuman beralkohol di atas meja.
Acara pernikahan telah usai, para tamu juga sudah banyak yang pulang, hanya tersisa beberapa orang terutama para sahabat dan teman kuliah.
Daniella menatap saudara kembarnya yang sedang mabuk berat itu, sebenarnya ada masalah apa lagi? Arshel tidak pernah minum selama ini, tapi kenapa malam ini dia minum begitu banyak.
Zack masih sibuk mengobrol dengan para sahabatnya yang datang ke pesta itu, Daniella meminta izin pada Zack untuk menghampiri Arshel.
"Ada apa Arshel? kenapa kamu minum begitu banyak?" Daniella mengambil gelas kosong yang di bawa Arshel dan diletakkan di atas meja.
"Ell, aku harus bagaimana?" gumam Arshel dengan pandangan kosong.
"Apa ada masalah?"
Arshel mengangguk-angguk, dia memang sudah mabuk tapi masih bisa mengenali orang lain.
"Apa karena Evelyn?" tanya Daniella kembali.
"Daddy tidak mengizinkan ku keluar dari akademi militer, padahal aku sangat ingin keluar Ell, Evelyn juga tidak bisa berbuat apa-apa, dia takut kalau Daddy marah karena aku mengambil keputusan sepihak," jawab Arshel.
Pria itu menutup wajahnya dengan kedua tangan, rasanya sakit berat dan sakit kalau barus berpisah dengan Evelyn lagi.
Padahal tekadnya sudah sangat bulat, dia ingin segera keluar dari akademi militer demi bisa bersama Evelyn.
Tapi sepertinya Daddy Danish sangat tidak setuju dengan keputusan itu.
"Aku harus bagaimana Arshel? kamu sudah tahu bagaimana Daddy kalau sudah berucap pasti akan sangat sulit di jelaskan, keputusan Daddy sudah mutlak, jadi sepertinya kita hanya bisa pasrah," jawab Daniella membuat Arshel menoleh ke arahnya.
__ADS_1
"Kalau aku kabur bagaimana?" tanya Arshel yang mendapatkan penolakan dari Daniella.
"Kamu gila ya, kalau kamu melakukan hal itu bisa di pastikan langsung di coret dari daftar keluarga." Daniella mendesah kasar.
"Lalu aku harus bagaimana Ell, itu yang ku pikirkan sejak kemarin?"
"Aku akan membantumu sebisa mungkin, nanti aku akan meminta bantuan Mommy agar bisa membujuk Daddy. Kamu tenang saja, ya?" Daniella menepuk lengan Arshel.
"Iya Ell, bantu aku untuk membujuk Mommy juga karena Mom tidak bisa memutuskan apa-apa." Daniella mengangguk dan tersenyum.
Sebenarnya Daniella juga menyayangkan keputusan Arshel yang memilih untuk keluar dari akademi militer, tapi kalau memang itu sudah kemauan saudara kembarnya itu mau bagaimana lagi.
Zack yang masih berbincang-bincang dengan para sahabatnya itu tiba-tiba ada yang menarik lengannya dari samping.
"Zack, aku ingin bicara padamu, sebentar saja!" ucap seorang gadis yang tidak lain adalah Felicia.
"Apa yang ingin kamu bicarakan dengan ku Fel?" tanya Zack manatap tajam mata Felicia.
"Tapi Zack, berikan aku waktu untuk bicara padamu kali ini saja, setelah itu aku tidak akan mengganggumu lagi," ucap Felicia.
"Ayolah ku mohon!" Zack masih tidak mau menanggapi Felicia.
Dia melihat sang istri masih bercengkrama dengan saudara kembarnya, melihat Felicia yang memohon seperti itu akhirnya Zack mau untuk berbicara secara pribadi dengan Felicia.
"Ayo kita keluar!" ucap suami Daniella itu.
Felicia tersenyum senang melihat pria itu mau memberikan nya waktu untuk bicara. Gadis itu mengikuti langkah Zack yang keluar dari dalam balroom itu.
"Sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan Fel? tidak usah bertele-tele dan cepat katakan, aku tidak mau istriku mencariku nanti," Zack menatap tajam wajah Felicia.
__ADS_1
Gadis itu berjalan mendekati Zack dan tiba-tiba memeluk tubuhnya, Zack sangat terkejut langsung melepaskan pelukan itu.
"Feli, jangan bersikap seperti ini, aku tidak mau ada yang salah paman nanti!"
"Tidak Zack, aku hanya ingin memelukmu dan memberi selamat atas pernikahan mu bersama Daniella." Felicia mengangkat tangannya di sodorkan kepada pria tampan itu.
Zack melihat tangan Felicia datar, sepertinya sepupu nya sedang merencanakan sesuatu.
"Kalau hanya selamat tidak perlu sampai melakukan ini kan? kamu sudah memberiku selamat tadi!"
Felicia merasa gelisah, dia harus melakukan ini agar Zack bisa di luluhkan.
"Aku kembali ke dalam karena Ell pasti sudah mencariku." Zack berjalan meninggalkannya Felicia.
"Zack tunggu!" seru Felicia.
Gadis itu berlari dan tiba-tiba memeluk Zack dari belakang. "Aku hanya ingin melihatmu tersenyum kembali Zack, aku sangat mencintaimu!
"APA!!!" Daniella menatap suaminya yang sedang di peluk dari belakang.
Zack sangat terkejut dengan kehadiran Daniella di hadapannya itu.
"Sayang, ini tidak seperti yang kamu lihat!" Zack menyingkirkan tangan Felicia dan langsung memeluk Daniella.
Takut kalau sang istri salah paham terhadapnya.
"Aku percaya padamu sayang, tapi tidak untuk gadis itu!" tunjuk Daniella ke arah Felicia.
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa bunga dan votenya ya 🥰🥰🥰😘😘❤️🥀🥀☕☕☕🌹🌹🌹