Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 3) Happy Ending


__ADS_3

Happy Reading 😊


Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh ketiga pasangan berbeda dari para cucu-cucu Danish dan Lula.


Rigen Alvares, Sherena Alvares dan Regina Alvares akan melangsungkan pernikahan secara masal bersamaan dengan pasangan masing-masing. Semua keluarga juga sudah sepakat untuk menggelar pernikahan para keturunan Alvares bersama-sama.


Aland, Zarco dan juga Emma sudah siap menjadi cucu menantu dari Danish dan Lula, pernikahan ketiga putra orang-orang hebat itu menjadi acara termegah di Amerika tahun ini.


Ketiga pasangan pengantin sudah melakukan janji suci pernikahan, ketiga cucu Danish dan Lula itu tampil dengan busana yang di rancang khusus dengan desain yang unik yang mengaplikasikan butiran mutiara dan batu safir yang di ukir indah pada gaun para pengantin wanita.


Seluruh undangan memberikan ucapan selamat dan membawakan hadiah untuk para pengantin.


Kenzo dan Mia menitikkan air mata haru karena melihat sang putra yang di kenal cuek dengan para wanita bisa mendapatkan istri yang hebat. Sedangkan Arshel dan Evelyn memberikan hadiah pada Sherena sebuah pulau pribadi di lautan Pasifik dekat Hawai. Zicko dan Zizi juga tampak terharu dengan pernikahan putranya dengan putra Arshel, mereka tidak menyangka bahwa jodoh putranya adalah putri dari sahabat Zicko sejak kecil.


"Arshel, ternyata kita jadi besan ya, aku sangat beruntung karena ternyata putraku tidak salah calon istri, aku kira Zarco tidak akan menikah karena tidak menemukan gadis penyelamatnya, tapi ternyata Tuhan berkehendak lain." Ucap Zicko.


"Aku juga bahagia akhirnya putriku menikah dengan putramu, Sekarang seluruh tanggung jawabku akan aku serahkan pada menantuku Zarco." Jawab Arshel tersenyum memandang ke arah pengantin yang sedang saling berfoto bersama di atas panggung bersama sahabat dan para rekan bisnisnya.


Di sini yang paling heboh adalah Daniella dan Zack yang tidak mau kalah dengan putrinya dan juga sang menantu. Daniella memakai gaun yang tidak kalah glamor seperti seorang pengantin. Memang wajah Daniella juga masih terlihat awet muda, bahkan seperti kakak dari Regina saja.


"Mimi, bisa tidak sekali-kali Mimi tidak menyamai Rere, kan nanti yang di kira pengantinnya itu Mimi sama Pipi." Ucap Regina.


"Loh memangnya kenapa sayang, Mimi kan antusias dengan pernikahan putri cantik Mimi ini." Jawab Daniella.


"Tante Daniella memang terlihat sangat cantik malam ini." Aland menyela.


"Eh, mulai sekarang jangan panggil Tante ya, panggil Mimi seperti Daniella, dan kalau bisa jangan di tunda-tunda untuk momongan, karena Mimi sudah ingin menimang cucu." Aland menggaruk kepalanya karena ucapan dari Mama mertuanya itu.


"Iya Mimi," jawab Aland yang mendapatkan cubitan dari Regina.


Sedangkan Opa Danish dan Oma Lula masih menyalami tamu yang memberi mereka selamat untuk pernikahan megah dari cucu-cucunya itu. Terlihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah Danish dan Lula.


"Sekarang aku bisa pergi dengan tenang setelah menyaksikan cucu-cucu kita tumbuh dewasa dan menikah dengan pasangan yang hebat, sayang." Ucap Danish menatap wajah cantik istrinya.


"Memangnya kamu mau pergi kemana sayang? Jangan bicara aneh-aneh, aku ingin kita bisa menikmati hari-hari tua bersama sambil di temani cucu-cucu buyut kita nanti." Jawab Lula.


"Iya sayang, kita ini sudah tua, pasti suatu saat nanti ajal akan menjemput, tapi aku sudah merasa sangat bahagia dengan melihat putra putri kita dan juga cucu-cucu kita bisa sukses dan bahagia sejauh ini,"


Lula meraih tangan sang suami yang sudah terlihat keriput. "Terima kasih karena telah menjadi sosok suami dan Daddy yang baik, terima kasih karena telah membuktikan semua janjimu padaku, aku yang terlahir dari orang biasa menjadi seorang wanita yang luar biasa berkatmu sayang, sekali lagi terima kasih." Danish tersenyum dan mencium bibir Lula.


"Aku juga sangat berterima kasih padamu karena mau menjadi istriku dan merawat anak-anak kita bersama. Tanpamu aku juga bukan apa-apa, takdir yang telah menyatukan kita sampai maut memisahkan." Ucap Danish mengusap bibir sang istri yang basah akibat ulahnya.

__ADS_1


"Ehemm, ciee, ciee ... Opa dan Oma memang selalu romantis ya." Teriak Sherena.


"Jadi iri nih." Regina menambahkan.


"Bagi resep donk Opa, bagaimana bisa membuat Oma luluh dan mesra kaya gitu?" Tanya Rigen.


"Kesetiaan dan saling percaya itu kuncinya." Jawab Danish.


"Karena Opa kalian ini selalu bersikap manis sama Oma, jadi kita masih seperti ini sampai sekarang." Lula memandang suaminya. Danish juga menatap Lula penuh binar cinta.


"Wah, wah,, sepertinya di sini yang memegang pemenang pasangan paling romantis adalah Opa Danish dan Oma Lula ya?" Seru Darren dan Candy ikut bergabung.


"Iya donk, kita kan pasangan fenomenal." Jawab Danish yang membuat semua orang tertawa.


###


Setahun kemudian.


Regina baru saja melahirkan secara normal di rumah sakit milik keluarga suaminya. Rumah sakit yang sekarang di kelola oleh Aland. Seorang baby boy lucu hadir sebagai kado ulang tahun Candy dan membuat seluruh keluarga Fernando bahagia.


Putra Aland dan regina itu sangat mirip dengan Aland dan Darren. Bahkan tidak ada miripnya sama sekali dengan sang Mama Regina, membuat Regina memberengut kesal.


"Mommy mau kasih nama siapa putraku ini?" Tanya Aland yang saat ini duduk di samping Regina.


"Morgan Fernando." Jawab Candy memandang cucunya.


"Harus ada nama Alvares juga donk, bibi." Seru sebuah suara wanita yang baru masuk ke dalam ruangan Regina. Daniella dan Zack tersenyum lebar menatap putrinya yang sudah melahirkan putra pertamanya itu.


"Pipi, Mimi ..." Ucap Regina senang dengan kehadiran orang tuanya.


"Nama besar Alvares harus ada untuk cucuku ini." Ucap Daniella tegas.


"Iya tentu saja, nama cucu kita adalah Morgan Fernando Alvares, bagaimana?" Tanya Darren membuat semua orang mengangguk setuju.


Zack mengajak Aland untuk berbincang sembari menunggu sang istri menimang cucu pertamanya itu.


"Aku ingin kamu menjadi pria yang bertanggung jawab untuk anak dan istrimu, Aland. Aku akan mewariskan sejumlah aset milik Dimitri Corp untuk Morgan." Ucap Zack.


"Tentu saja Pi, terima kasih karena telah memberikan hadiah untuk Morgan, mudah-mudahan setelah besar nanti, dia akan menjadi pria yang kuat dan tanggung, sebuah kepercayaan dari Kakeknya akan aku berikan setelah Morgan dewasa." Jawab Aland tersenyum.


###

__ADS_1


Emma dan Sherena ikut menimang Morgan, keponakan mereka yang baru berusia seminggu. Kedua wanita itu belum memutuskan untuk memiliki anak karena karir mereka sedang berkembang. Keputusan kedua gadis itu juga mendapatkan persetujuan dari para suami.


"Morgan tampan sekali." Emma menciumi pipi gembul keponakannya itu.


"Apa kamu tidak ingin segera memiliki anak, Emma?" Tanya Regina.


"Aku masih belum siap, Re. Masih banyak yang harus aku urus, jadi daripada nanti mempengaruhi kehamilan ku, lebih baik aku tunda saja." Jawab Emma.


Regina memandang Sherena. "Apa? Kamu juga kepo kenapa aku menunda kehamilan?" Tanya Sherena.


"Ya, kenapa?"


"Aku juga sedang merintis karir, bahkan Zarco sekarang menjadikanku wakil direktur di perusahaan Papanya, aku harus bisa di andalkan, nanti kalau sudah ingin, aku dan Zarco pasti akan langsung program kehamilan." Jawab Sherena.


"Tapi setiap hari para suami tidak pernah absen meminta jatah." Bisik Emma.


"Ya, betul, aku menyuruh Zarco memakai pengaman ...!"


"Eghem!! Apa yang sedang kalian bicarakan? Kenapa mengatakan pengaman segala?" Ketiga wanita itu menoleh ke arah pintu dan ketiga pria tampan masuk ke dalam.


"Tidak ada, kami sedang membicarakan baby Morgan." Sherena menoel pipi gembul putra Regina itu.


"Kalau kamu ingin baby, kita bisa membuat baby yang lebih lucu lagi, sayang." Rigen mendekati Emma dan merangkul bahunya.


"Huhuu, maunya ... !" Seru Regina.


"Oeekk,, oeekk ...!"


"Eh, kalian ini berisik sekali, baby Morgan jadi nangis kan." Seru Emma.


"Pasti mau nyusu itu, kan sejak tadi belum minum ASI." Regina mengambil sang putra dan langsung menyusuinya.


Selesai.


Hai akak reader semuanya 🥰


Ada yang kangen gak nih sama aku🥺


Maaf ya baru bisa up lagi, aku sakit, anak sakit, terus sekarang suami yang sakit 🤧 jadi belum bisa nulis, sekarang mau othor paksa tamat karena takut gak bisa dapat feel nya. Tapi tenang aja, udah ada sekuelnya khilaf terdalam yang judulnya Khilaf Terindah. Buruan di masukin rak ya 🥰


Oh ya, nanti akan ada giveaway ya, siapa yang paling sering komen dan kasih bunga sama kopi terbanyak akan ada hadiah. Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2