
Happy Reading 😊
"Zack! mau kemana!" seru sebuah suara dari arah belakang Zack.
"Aku mau keluar Mom," jawab Zack memakai helm-nya dan akan segera naik ke atas moge-nya itu.
"Malam ini kamu tidak boleh keluar, nanti akan ada tamu di rumah kita untuk makan malam, sekalian Mom mau promosikan resep terbaru Mommy, jadi masuk sana dan lepas jaket dan helm-mu itu!" Zack merasa kesal karena di tahan pergi oleh sang Mommy.
"Kenapa aku harus ikut acara makan malam para orang tua, biasanya juga jarang banget makan malam bersama, Mommy sibuk urus restoran sedangkan Daddy selalu lembur dan pulang malam, lalu kenapa sekarang kalian bisa kompak makan malam di rumah?" tanya Zack.
"Sudahlah kamu nurut saja sama Mommy, cepat masuk ke dalam, ayo!!" Mommy Zack menarik telinga putra satu-satunya itu untuk masuk ke dalam rumah.
"Aduh Mom sakit!! Zack gak mau ikut jamuan sialan itu, harus mematuhi protokol dan bergaya elegan, sangat membosankan sekali!" Seru Zack yang semakin mendapatkan jeweran yang melintir di telinganya.
"Awww Mommy lepas donk!!"
"Habisnya kamu gak mau nurut sama Mommy, malam ini kamu tidak boleh keluar, ayo cepat ganti baju yang bagus karena nanti akan ada gadis yang ikut makan malam juga, dia putrinya sahabat Daddy!"
"Ah gak mau Mom, apalagi harus ada gadis, yang ada nanti dia menggodaku terus gimana?" tanya Zack malas.
Sekarang dia sudah tidak berminat lagi untuk mengenal para gadis meskipun mereka cantik dan seksi, Zack hanya ingin bisa bersama Ell, dia tidak mau kenal atau dekat dengan gadis yang lain.
"Ya gak apa-apa, Mommy malah suka kalau gadis itu menggodamu, asalkan kamu tahu ya, dia itu gadis baik-baik dan sangat cantik, Daddy dan Mommy langsung menyukainya pada saat bertemu di ada acara di perusahaan keluarganya, jadi tidak mungkin kalau dia akan menggoda mu, setahu Mommy dia itu lugu dan gak aneh-aneh," Zack mengerutkan dahinya tidak percaya dengan ucapan Mommynya itu.
Baru kali ini dia melihat sang Mommy menyukai kalau ada gadis yang menggodanya, biasanya dia selalu paling depan menolak para gadis-gadis yang mengejar Zack, tapi ada apa dengan gadis yang satu ini? kenapa Mommy-nya begitu menyukainya.
Akhirnya setelah perdebatan itu Zack tidak jadi pergi dan menurut dengan keinginan Mommy-nya itu.
Dengan malas Zack masuk ke dalam kamar dan melepaskan jaketnya. Dia sungguh tidak mengerti kenapa tiba-tiba Mommy-nya mengadakan acara jamuan makan malam.
Pria itu menyugar rambutnya dan membuka kaos lengan pendek yang melekat di tubuhnya itu. Zack masih memikirkan Daniella, dia harus terus berjuang demi mendapatkan cinta dari seorang gadis yang sudah menjadi pemilik hatinya itu.
Kemudian dia berjalan ke walk in closet dan mengambil salah satu kemeja kesukaannya.
"Huh, Ell kamu lagi ngapain sih, pesanku tidak pernah di bales, telepon juga langsung di tolak, aku kan kangen banget," gerutu Zack.
Setelah itu Zack memutuskan keluar dari dalam kamarnya.
__ADS_1
"Dad, Mommy mana?" Zack menghampiri sang Daddy yang sedang duduk membaca berkas.
"Mommy masih berada di dapur mau menyiapkan masakan terbarunya untuk sahabat Daddy dan keluarganya." Jawab sang Daddy.
Saat ini Zack tengah berada di ruang keluarga bersama sang Daddy yang bernama Dimitri Gigc, pengusaha sukses berusia 45 tahun.
Sedangkan sang Mommy bernama Sarah Gigc berusia 42 tahun.
Di sisi lain.
Daniella merasa tidak suka harus ikut Mommy Lula dan Daddy Danish pergi ke acara jamuan makan di rumah sahabat sekaligus rekan kerjanya itu.
Apalagi Kenzo malah tidak jadi ikut karena harus menghadiri acara bersama teman-temannya.
Daniella masuk ke dalam mobil dengan wajah yang ditekuk, sebenarnya dia sudah menggunakan jurus ampuh agar kedua orang tuanya memperbolehkannya tidak ikut.
"Sayang, kenapa manyun?" tanya Mommy Lula menoleh ke belakang.
"Kenapa Kenzo boleh gak ikut sedangkan aku harus ikut Mommy sama Daddy, kan gak adil namanya,"
"Kenzo ada acara sayang, sedangkan kamu hanya bermalas-malasan di rumah, sudah deh nurut sama Mommy dan Daddy," jawab Lula tegas.
Setelah beberapa saat mereka pun sampai di rumah Tuan Dimitri, beberapa pelayan menyambut kedatangannya Danish, Lula dan juga Daniella dan mempersilahkan masuk.
Tuan Dimitri dan istrinya menyambut kedatangan sahabat baik mereka. Ke empat orang ini sudah lama bersahabat baik dalam pekerjaan mau pun dalam hal pribadi sudah seperti keluarga saja.
"Silahkan masuk tuan Danish, Nyonya Lula dan si cantik Ella," sapa tuan Dimitri.
"Terima kasih, kami sangat senang bisa mendapatkan jamuan makan malam di kediaman anda tuan," jawab Danish.
"Seharusnya saya yang merasa terhormat karena tuan Danish sekeluarga mau menanggapi undangan kami," ucap tuan Dimitri tergelak.
Daniella hanya diam sambil memasang senyum terpaksa. Kemudian mereka menuju ruang keluarga sebelum mereka ke ruang makan.
"Mom, di mana putramu?" tanya Dimitri pada istrinya.
"Tadi ada di sini, aduh anak itu, sebentar ya aku cari dulu," ucap Sarah langsung pergi mencari Zack.
__ADS_1
Wanita itu bergegas naik ke lantai atas dan langsung menuju ke kamar putranya itu.
Sedangkan Daniella masih berdiri dan melihat sekeliling rumah megah itu.
"Duduklah sayang," ucap Danish kepada putrinya itu.
Daniella mengangguk dan duduk di sofa sigle.
"Ya Tuhan Zack, kenapa kamu malah main PlayStation di kamar!! ayo cepat keluar, gadis itu sudah menunggumu di ruang keluarga!" Sarah kembali menarik telinga Zack.
"Aduh iya-iya Mom, jangan di tarik terus dong kupingku, nanti kalau lepas bagaimana!" Zack mengusap telinga yang merah akibat jeweran dari sang Mommy.
"Makanya cepat keluar dan turun menyambut tamu kita itu!" seru Sarah.
Akhirnya dengan terpaksa juga Zack mau menemui tamu Daddy-nya itu.
"Wah putramu memang sangat tampan tuan Dimitri?" seru Danish yang melihat Zack datang bersama Sarah.
Zack melihat di tempat itu tidak ada seorang gadis yang di ceritakan oleh Mommy-nya tadi,
"Di mana Daniella? kok tidak ada?" tanya Sarah duduk di samping suaminya.
Deg, Daniella. Batin Zack.
"Daniella baru ke kamar mandi, pasti sebentar lagi dia kembali," jawab Lula.
"Nyonya, di kamar mandi mana?" tanya Zack sumringah.
Dia berharap bahwa Daniella ini dalah gadis yang sudah merasuki seluruh relung jiwanya itu.
"Kamar mandi di dekat dapur, kenapa Zack?" tanya Lula.
Zack tidak menjawab, dia langsung bergegas pergi mencari keberadaan Daniella di kamar mandi dekat dapur.
"Tunggu dulu, kalau ternyata itu Daniella yang berbeda gimana dong, nanti aku salah orang!" gumam Zack.
Bersambung.
__ADS_1
Maaf bila masih banyak typo beterbaran do mana-mana 🙏🏻🙏🏻