Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 3) Gadis Itu


__ADS_3

Happy Reading 😊


Sherena membuka pintu coklat itu dan melihat ada dua orang pria yang sedang duduk di dalam sana.


"Selama siang, nona Sherena?"


Dia kan Zarco Ferguson, putra dari Zicko Ferguson. Batin Sherena.


Zarco menatap gadis cantik yang bernama Sherena dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Dia merasa tidak asing dengan wajah itu.


Sherena masuk dan berjalan menuju ke arah sofa, entah kenapa rasanya benar-benar gugup berhadapan dengan pria yang pernah ada di masa lalunya.


Tapi mungkin Zarco tidak akan mengenalinya karena dulu Sherena tidak seperti saat ini.


"Silahkan duduk Nona Sherena, saya Antony,, asisten pribadi tuan Zarco." Ucap Antony memperkenalkan diri.


Akhirnya Sherena duduk di hadapan Zarco dengan tersenyum ramah.


"Apakah kita pernah bertemu sebelumnya, nona?" Tanya Zarco membuat Sherena sedikit terkejut dan segera menaruh beberapa map yang berisi presentasi nya di atas meja.


"Entahlah, aku juga merasa familiar dengan wajah anda tuan," jawab Sherena tersenyum.


Sebenarnya Sherena sudah berusaha mati-matian untuk menahan rasa gugup yang menyerang hatinya saat ini.

__ADS_1


Sherena ingat tujuh tahun yang lalu adalah pertemuan pertama kali dengan Zarco di sebuah sungai pada saat mereka sedang liburan.


"Mudah-mudahan dia lupa denganku, jangan sampai Zarco tahu kalau aku adalah wanita tomboy yang menyelamatkan nyawanya dari derasanya air sungai waktu itu."


Flashback on.


Hari itu pada saat Sherena keluar dari dalam villa keluarganya karena ingin bersenang-senang dengan berkeliling, setelah berjalan agak jauh tiba-tiba dia mendengarkan sebuah suara orang meminta tolong.


Sherena benar-benar mendengar suara itu dengan jelas. "Sepertinya ada orang yang meminta tolong, aku harus mencarinya." Gadis itu langsung berjalan ke arah sungai yang arusnya lumayan cepat


Sherena benar-benar terkejut kala melihat seorang pria yang hampir tenggelam, yang tidak lain adalah Zarco." Aku akan menolongnya." Ucap gadis itu.


Dengan berbekal keberanian akhirnya Sherena berhasil menyelamatkan Zarco yang sudah pingsan kala itu.


"Hei, bangun donk!!" Gadis itu menggoyangkan tubuh Zarco untuk segera bangun.


"Aduh, maaf ya sebelumnya, aku tidak bermaksud." Sherena begitu gugup kala mendekat kan bibirnya ke bibir Zarco.


Gadis itu menempelkan bibirnya pada bibir Zarco dan langsung meniupkan napas nya ke dalam rongga mulut.


Akhirnya pria itu tersadar setelah Sherena melakukan Napas buatan.


"Uhuuk, uhuukk!!" Sherena terkejut ketika Zarco langsung terduduk sambil memuntahkan seluruh air yang sudah memenuhi paru-parunya.

__ADS_1


"Akhirnya kamu sadar juga." ucap Sherena tersenyum bahagia.


Zicko menoleh ke arah Sherena dan mentapnya dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Apa kamu yang menolongku?" tanya pria itu.


Sherena mengangguk. Saat akan bicara tiba-tiba ada beberapa orang datang dengan memanggil nama Zarco.


"Ya Tuhan, Zarco akhirnya kita menemukan mu?" Seru seorang pria yang wajahnya sangat mirip dengannya.


"Dad, uhuukk!" Zarco masih batuk dan memuntahkan segala isi di perutnya.


Beberapa orang yang datang langsung mengangkat tubuh Zarco dan langsung di bawa ke rumah sakit terdekat.


Dan setelah kejadian itu, Sherena langsung pergi begitu saja sebelum orang tua Zarco mengucapkan terima kasih.


Flashback end.


"Maaf, nona,, apa kamu baik-baik saja?" Tanya Antony membuyarkan lamunan Sherena.


"Ah, iya aku baik-baik saja," jawab Sherena memejamkan matanya sebentar lalu membukanya lagi. Masih berusaha mengusir kegugupan nya.


"Baiklah kalau begitu kita mulai saja presentasi nya." ucap Antony

__ADS_1


Zarco masih terus menatap wajah cantik Sherena, pria itu penasaran sekali dengan gadis itu. Wajah yang pernah hampir sama yang selalu hadir di dalam mimpinya.


Bersambung


__ADS_2