Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) part 8


__ADS_3

Happy Reading 😊


Kenzo memeluk erat Daniella setelah saudara kembarnya itu pulang ke rumah mereka setelah semalam menghilang di Villa.


Dia begitu khawatir dengan keadaan Daniella dan takut hal yang tidak-tidak terjadi.


"Syukurlah Ella, aku sangat takut terjadi apa-apa denganmu?" Kenzo mengelus rambut panjang sang adik.


"Aku baik-baik saja, maaf sudah membuatmu khawatir," ucap Daniella.


Danish dan Lula berdiri bersedekap dada dan memandang Lula dengan tatapan yang tajam.


"Apa benar yang kamu katakan Ell?" tanya Lula sang Mommy sedikit menaikan intonasi suaranya.


"Iya Mom, aku tidak bohong," jawab Daniella melepaskan pelukannya dengan Kenzo.


"Aku sangat khawatir Ell, apalagi nomer ponselmu tidak bisa di hubungi," Kenzo melihat adiknya itu dari atas hingga ke bawah.


Meneliti bahwa memang tidak terjadi apa-apa dengan Daniella.


"Aku pergi ke toilet waktu itu dan Rose tiba-tiba menelepon ku, dia membutuhkan bantuanku, maaf telah membuat kalian khawatir," jawab Daniella berbohong.


Tentu saja dia tidak akan mengatakan hal yang sebenarnya, bisa-bisa Danish marah dan membunuh Zack. Bukan maksud melindungi Zack, tapi dia hanya tidak ingin ada kesalahpahaman karena pria itu juga tidak melakukan apa-apa padanya.


"Ya sudah kalau begitu kamu mandi dulu, Mom dan Dad akan berangkat ke kantor," ucap Danish mencium kening putrinya.


"Baik Dad," Daniella mengangguk dan berusaha menutupi kebohongannya dengan senyum di bibirnya.


"Ayo sayang, kita berangkat," ucap Danish memeluk pinggang Lula posesif.


Meskipun sudah bertambah umur dan mempunyai anak-anak yang menginjak usia remaja tapi keharmonisan mereka tetap terjaga bahkan Danish semakin tidak bisa berjauhan dari Lula.


Buktinya Danish menjadikan Lula sekretaris pribadinya agar setiap hari bisa bersama sang istri, bahkan bisa selalu bercinta dengan Lula kapanpun Danish turn on.


Ada kamar pribadi di ruang kerjanya yang biasa mereka pakai untuk melepaskan lelah dan menyalurkan rasa cinta dan hasrat masing-masing.


"Cie yang selalu mesra, bikin iri aja Mom dan Dad," seru Daniella membuat Danish dan Lula menoleh dan tertawa.


"Sini ku peluk kalau kamu iri," ucap Kenzo memperagakan gaya sang Daddy yang memeluk pinggang Mom-nya dari samping.


"Iiss Ken, minggir sana, lepaskan pelukanmu itu, nanti kamu bisa jatuh cinta padaku loh," Bukan melepaskan tapi Kenzo semakin memeluk erat Daniella bahkan menggelitik perut adiknya itu.


"Hahaha Ken lepaskan, aku mau mandi!" seru Daniella meronta.


"Tunggu dulu Ell, kenapa aroma parfummu berbeda? seperti aroma parfum pria?" Kenzo mencium tubuh Daniella.


Deg.


Daniella tentu saja terkejut dan takut kalau Kenzo mengetahui yang sebenarnya.

__ADS_1


"Ini parfum Rose, dia memang suka wangi yang seperti ini, sudahlah Ken lepaskan aku mau mandi! apa kamu tidak ada jam kuliah?" Kenzo melepaskan pelukannya dan memicingkan matanya menatap Daniella.


"Sepertinya aku kenal wangi ini!" ucap Kenzo.


"Sudahlah, aku mau naik ke atas!!" Daniella berlari menaiki tangga dan masuk ke dalam kamarnya.


Gadis itu merasa sangat takut kalau sampai Kenzo mengetahui yang sebenarnya bahwa dia telah menginap di apartemen Zack.


"Zack! aku tidak akan memaafkan mu kalau sampai semua orang tahu!!" Daniella langsung membuka gaunnya begitu saja.


Pada saat akan masuk ke dalam kamar mandi gadis itu berhenti dan menatap cermin.


"APA ini!! Zack aku akan membunuhmu!!" Daniella melihat dua tanda merah berada di atas dadanya.


Siapa lagi kalau bukan ulah Zack malam itu.


Sedangkan di sisi lain.


Zack sedang berada di balkon kamarnya membawa segelas kopi hitam. Dia tersenyum menatap ke arah depan, hatinya berbunga-bunga dan bahagia, Zack kemudian meminum kopinya sedikit lalu meletakan kopi di atas meja.


Zack ingat kejadian tadi malam di mana ada seorang gadis yang membuatnya harus membuatnya mandi dengan air dingin karena juniornya bangun hanya dengan menciumnya saja.


"Ell, aku tidak akan melepaskan mu, dirimu begitu mempesona dan aku tak berdaya dengan pesonamu, aku benar-benar telah jatuh cinta padamu, bisa ku pastikan sekarang kamu sudah melihat tanda kepemilikan yang ku buat," gumam Zack tersenyum menatap foto di ponselnya.


Dia ingat tadi malam Zack mencium seluruh wajah dan leher jenjang Ell, ciuman itu turun ke arah dada dan hampir saja Zack melakukan tindakan ceroboh.


Belum pernah dia merasakan rasa cinta yang begitu dalam seperti ini. Meskipun Zack selalu bermain dengan banyak wanita tapi itu hanya untuk senang-senang sesaat.


Akhirnya Zack mencium dan memberi tanda di atas dada Daniella, kemudian dia langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk menidurkan juniornya yang sudah bangkit sejak tadi.


###


Mia kembali memakai kaca mata minusnya lagi, dia juga hanya memakai T-shirts Dan celana jeans panjang.


Gadis itu duduk di pojok kelas sambil melamun, hatinya merasa sedih karena kebersamaan dengan Kenzo berakhir.


"Mia, apa kamu berfikir bahwa akan menjadi seorang Cinderella yang di sukai pangeran tampan, bangunlah Dari mimpimu, Kenzo hanya menjadikanmu pasangannya hanya karena ingin menghindari Shella," Batin Mia.


Mia sadar siapalah dirinya, bisa kuliah di universitas terbaik juga berkat beasiswa, hanya until bisa mempunyai sahabat saja sangat susah, tidak akan ada yang mau berteman dengannya.


Gadis itu mendesah pelan, sepertinya dia memang harus belajar lebih goat lagi agar cita-citanya terwujud.


Bukan hanya memikirkan pangeran tampan yang akan memperjuangkan cintanya.


"Hari ini harus presentasi, sebaiknya aku segera mempersiapkan semuanya," gumam gadis itu.


Kenzo masuk ke dalam kelas yang sama dengan Mia, dia melihat sekeliling dan mendapati Mia duduk di sisi pojok paling belakang sedang sibuk dengan buku-bukunya.


Kenzo tersenyum lebar dan melangkah mendekat ke arah Mia.

__ADS_1


"Sudah siap untuk presentasi?" Mia mendongak melihat pria yang baru saja di pikirkan nya.


Ya Tuhan, Kenzo mendatangiku?


"Eh, Ken aku sedang mempelajarinya lagi, kalau kamu gimana?" Tanya Mia berusaha menutupi kegugupannya.


Kenzo duduk di kursi depan Mia dan menghadap ke arahnya.


"Aku juga baru selesai mempelajari ulang, nanti bantu aku ya kalau kesulitan?"


Mia tidak percaya dengan apa yang dia dengar, Kenzo meminta bantuannya lagi?


"Eh baiklah Ken, nanti sebisa mungkin aku akan membantumu," Jawab Mia tersenyum.


Kenzo merasa senyum Mia begitu manis, entah kenapa Kenzo menyukai senyum itu.


"Gadis ini benar-benar menarik, dia tidak seperti gadis yang lain yang hanya ingin tebar pesona saja, hatinya lembut dan otaknya juga cerdas. Aku menyukai cara dia berfikir benar-benar smart," Batin Kenzo.


"Ada apa Ken? Kenapa menatapku seperti itu?" Tanya Mia.


"Eh, tidak Mia aku hanya mengagumimu maksudku mengagumi kepintaran mu, sebenarnya aku sudah lama tahu kalau kita satu jurusan dan aku sering melihatmu di tunjuk dosen untuk menguraikan atau menjabarkan soal, yah kamu smart," Jawab Kenzo tersenyum.


Mia merasa malu di katakan seperti itu. Ternyata Kenzo hanya mengagumi kepandaiannya saja.


Mustahil Kan kalau Kenzo mengagumi dirinya.


###


Daniella mendatangi Zack yang saat ini sedang berada di kantin. "Zack aku ingin bicara denganmu?" Ucap Daniella dengan mata yang tajam menatap pria tampan ini.


Zack tersenyum lebar, akhirnya jurus memancing gadis pujaannya manjur juga.


"Ada apa Ell? Apakah kamu menerima cintaku?" Daniella melotot sempurna dan melihat semua teman Zack yang juga ikut tercengang.


"Zack, jangan bermimpi kalau Daniella akan jatuh cinta padamu!" Seru salah satu teman Zack.


"Benarkah? Aku akan merebut hatimu Ell," Zack berdiri dan mendekati Daniella.


"Zack apa yang kamu lakukan!" Ucap Daniella.


"Ayo ikut aku Ell," Zack menarik lembut tangan Daniella dan pergi dari tempat itu.


Billy yang melihat hal itu langsung menghubungi Ara.


"Ara, kamu di mana? Ayo kita bertemu!"


Bersambung.


Mana nih bunga dan votenya,😇😇😇🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2