
Happy Reading 😊
Zack dan Daniella sedang melakukan fitting baju pengantin, ya rencananya pernikahan mereka akan di adakan dua bulan lagi.
Sebenarnya itu adalah keinginan Zack yang sudah ngebet pengen cepat bisa mengikat Daniella menjadi miliknya. Bisa melihat nya setiap saat dan memeluknya tanpa ada yang mengganggu.
"Bagaimana dengan gaun ini sayang?" tanya Daniella kepada Zack.
Zack melihat Daniella yang memilih gaun berwarna putih tulang dengan model kemben belahan dada rendah aksek bunga di bagian perut. Terlihat sangat seksi dan cantik.
"No sayang, itu dada kamu kelihatan, aku tidak suka ya kalau bagian tubuh kamu di lihat oleh orang lain, ganti yang lain sayang," Zack menyuruh Daniella memilih gaun yang lain.
Padahal itu sudah gaun yang ke 4 di coba oleh Daniella. Selalu saja ada yang kurang tepat entah itu terlalu terbuka atau terlalu ketat dan seksi.
"Ini gaun yang ke lima Zack, aku harap ini yang terakhir, aku sudah capek dari tadi bolak balik mengganti gaunnya," Daniella cemberut.
"Tapi gaun yang tadi semuanya terlalu seksi dan terbuka sayang," ucap Zack memeluk Daniella dari belakang.
"Sayang, semua gaun pengantin memang seperti ini, mana ada gaun pengantin yang kebesaran dan tertutup!"
"Nona, ada satu gaun yang memakai furing berlengan panjang, kalau anda mau akan saya ambilkan," ucap pegawai butik tersebut.
"Iya, itu yang berlengan panjang, tolong yang itu saja," Daniella melotot ke arah Zack.
Apa iya, dia harus memakai gaun pengantin berlengan panjang? ah sepertinya dia memang harus mengalah demi calon suaminya yang terlalu posesif tersebut.
Setelah beberapa saat pegawai butik membawakan gaun pengantin yang di inginkan oleh Zack.
"Aku harap ini tidak muat di badanku," gerutu Daniella.
Zack hanya tersenyum mendengar ucapan sang kekasih. Seperti nya kali ini calon mempelai pria nya yang sangat rewel, biasanya calon mempelai wanita lah yang bingung memilih gaun yang mereka inginkan.
Sedangkan di sisi lain.
Kenzo masih berusaha membujuk calon mertuanya dengan cara mengambil hati Mama Emi.
"Bibi, seperti apa calon menantu yang Bibi inginkan? kalau memang ada syarat khusus aku akan melakukannya," ucap Kenzo.
"Nak Ken, kamu adalah putra tuan Danish Alvares, orang paling berpengaruh dan seorang yang hebat di kota ini, Mia sangat tidak pantas untuk mu, carilah gadis lain yang lebih cocok dan sebanding denganmu," jawab Emi masih lembut.
__ADS_1
"Tapi yang aku cintai adalah Mia Bibi, aku tidak akan pernah bisa mencintai gadis lain selain Mia, tolong lah bibi, restui kami," Kenzo memelas.
Sudah dua hari ini Kenzo berusaha membujuk calon mertuanya itu.
Tiba-tiba dari arah depan terlihat seorang pria paruh baya masuk ke dalam rumah.
"Papa, kamu sudah pulang?" sapa Emi kepada suaminya yang tidak lain adalah Papanya Mia.
Edison melihat Kenzo yang datang lagi ke rumahnya untuk meminta izin atas hubungan mereka.
"Paman, ku mohon jangan menolakku?" ucap Kenzo menghampiri Papa dari Mia.
Edison terlihat menghela nafas berat, setelah kejadian di mana Sean menyebarkan sebuah berita tidak baik tentang Mia, dia sudah tidak sanggup untuk menyerahkan putrinya kepada Kenzo.
"Tuan muda Ken, Mia bukanlah berasal dari keluarga kaya, dia sangat tidak pantas untuk bersanding denganmu," jawab tuan Edison.
Selalu masalah kekayaan yang di bahas keluarga ini, Kenzo tidak mengerti kenapa keluarga Mia sangat tidak menyukainya.
Akhirnya karena belum berhasil membujuk kedua calon mertuanya itu Kenzo pamit untuk pulang.
Dia meremas rambutnya, entah harus bagaimana lagi Kenzo membujuk orang tua Mia.
"Apa iya aku harus meminta tolong pada Daddy? tapi kalau Daddy malah menertawakan ku bagaimana?"
Kenzo menstater mobilnya, kemudian dia langsung pergi ke suatu tempat di mana dia akan meminta bantuan.
Setelah beberapa saat mobil Kenzo sampai di depan sebuah gedung yang menjulang tinggi dengan sebuah papan nama besar bertuliskan 'Alvares Group'
"Semoga Daddy bisa membantuku," gumam Kenzo keluar dari dalam mobil nya.
Pria tampan itu masuk ke dalam perusahaan sang Papa, Kenzo melangkah ,masuk dan memencet tombol lift!
Banyak pasang mata yang melihat kagum ke arah salah satu putra kembar sang CEO mereka. Ketampanan yang di wariskan Danish menurun pada para putranya.
"Tuan muda Kenzo dan tuan muda Arshel memang sangat tampan, ah seandainya aku lahir sepuluh tahun lebih muda!" ucap salah satu karyawan wanita.
"Memangnya kenapa kalau kamu lahir sepuluh tahun lebih muda?"
"Aku akan menggoda tuan muda kembar dan merayu mereka," jawab karyawan wanita itu.
__ADS_1
"Sudahlah kalian tidak perlu berkhayal, lebih baik cepat bekerja dari pada nanti kalian di pecat," ucap wanita paling tua.
Memang ketampanan para jagoan Danish sudah tidak ada yang meragukan lagi.
Sedangkan Kenzo sudah sampai di ruang CEO, dia segera masuk tanpa mengetuk pintu karena pasti Daddy-nya sedang berada di dalam.
Ceklek.
Kenzo membuka pintu dan sangat terkejut melihat pemandangan di dalam ruangan sang Daddy.
"Ya Tuhan Dad! ini kantor! kenapa Daddy melakukan hal itu!" seru Kenzo langsung menutup pintunya.
"Ken!" Danish merapikan baju Lula yang sudah terbuka bagian atas.
Lula melototkan matanya pada sang suami karena berhasil membuatnya malu kepergok oleh putranya sendiri sedang bermesraan di dalam kantor.
"Bisa tidak kalian tidak selalu berbuat seperti itu, tidak di kantor atau di rumah selalu saja membuat mata Kenzo ternoda dengan adegan 21+ Daddy dan Mommy, ingat Dad, Ken masih sembilan belas tahun!" ucap Kenzo tanpa merasa bersalah.
"Kenzo, kenapa tiba-tiba kamu datang son? Dad dan Mommy memang selalu melakukan ini kalau sudah tidak ada pekerjaan yang berat, mengertilah Kenzo, Mommymu ini selalu membuat Daddy luluh lantah dengan pesonanya," ucap Danish membuat Kenzo memutar bola matanya.
"Mom, kenapa dulu Mommy mau menerima Daddy?" Kenzo duduk di samping Lula dan memeluk Mommy-nya dari samping.
"Karena Mommy mencintai Daddy," jawab Lula mengelus rambut coklat putranya itu.
"Son, sebenarnya ada masalah apa sampai kamu harus ke kantor?" tanya Danish.
Kenzo menatap sang Daddy dengan tatapan sendu.
"Dad, bisakah kamu membantuku?"
Bersambung.
Bagaimana perjuangan Kenzo untuk mendapatkan restu dari orang tua Mia?
Hai akak Reader tercinta 🥰🥰🥰 jangan sampai lupa untuk dukungannya ya 🙏 dengan cara like, vote dan bunga🌹🌹🌹
Agar othor lebih semangat lagi untuk up nya.
Kopi juga jangan lupa ☕☕☕
__ADS_1
Terima kasih ❤️😘😘😘