
Happy Reading 😊
Emma Watson adalah gadis cantik yang berasal dari kalangan orang kaya. Sejajar dengan Danish dan Darren derajat keluarga nya, memiliki perusahaan yang besar dengan beberapa anak cabang di negara bagian Amerika serikat.
Kekayaan dan kuasa orang tuanya bukannya membuat Emma merasa bahagia melainkan dia merasa semua itu adalah sebuah musibah. Di lahirkan dari keluarga kaya, memiliki dua kalak, laki-laki dan perempuan. Samuel Watson adalah kakak yang pertama, berusia tiga puluh dua tahun, sudah memiliki istri dan anak. Ammy Watson adalah kakak nomer dua, usianya terpaut lima tahun dari Emma yang saat ini berusia dua puluh tiga tahun yang artinya umur Ammy adalah dua puluh delapan tahun. Semua kakaknya sangat menyayangi dan memanjakan Emma.
Sejak kecil Gadis itu selalu di penuhi oleh gelimang harta, baju branded dan mempunyai banyak koleksi tas dan sepatu yang berasal dari berbagai macam merk terkenal.
Apa pun yang dia inginkan pasti akan selalu berwujud, seolah setiap apa yang Emma pikirkan pasti bisa langsung muncul di depan matanya dengan mudah. Selalu mendapatkan prestasi yang baik di kelas bahkan saat sudah kuliah, Emma selalu mendapat nilai baik.
Tetapi semua itu bagi Emma hanya sebuah anugerah, dia bukan tipe gadis yang sombong dan membanggakan dirinya sendiri.
Terlahir sebagai anak dari Johan Watson dan Dianna Watson tidak serta merta membuat gadis itu menjadi sosok yang di segani. Dia cenderung lebih pendiam dan tidak suka bergaul. Tetapi setelah masa SMA ( High school) Emma bisa menjadi lebih terbuka terhadap siapa pun. Mulai memiliki banyak teman dan memiliki kekasih.
Bagi Emma masa-masa itu sungguh membekas karena setelah semua hal yang dia alami ada sebuah pelajaran untuk hidupnya
Sampai pada saat dia memasuki masa kuliah, di mana Gadis itu selalu dikelilingi oleh sahabat-sahabat yang sangat baik, mereka juga sangat menyayangi Emma. Tetapi ternyata pada suatu ketika Emma tahu bahwa mereka semua ternyata tidak ada yang tulus, mereka berteman dengan Emma hanya untuk memanfaatkan gadis itu.
Emma dari dulu memang memiliki sifat yang periang dan sangat polos. Tapi kepolosannya sering di salah gunakan karena semua orang merasa bahwa Emma sedikit gampang untuk di bodohi.
Seperti beberapa waktu lalu, di mana kekasih yang sangat di cintainya berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Padahal semuanya sudah Emma berikan untuk Austin, nama dari mantan kekasihnya itu. Apa pun yang Austin minta pasti Emma penuhi. Tetapi Austin malah membalasnya dengan perselingkuhan.
Emma sama sekali tidak pernah menyangka bahwa orang yang selama ini selalu dipercaya tiba-tiba menghianati nya. Dan yang paling parahnya lagi kedua penghianat itu telah merencanakan semua ini sejak jauh hari.
__ADS_1
Austin adalah pria yang telah menghancurkan hidupnya, segala harta dan kekayaan juga sudah Emma berikan pada pria itu tetapi apa yang dia dapatkan? perselingkuhan yang sangat menyakitkan.
Kesedihan sakit hati dan kecewa langsung menggerogoti jiwanya, akan tetapi saat ini ia harus bangkit dan akan membalaskan dendamnya pada kedua orang itu.
Bertemu dengan Rigen adalah hal yang yang bisa membuatnya bangkit dari keterpurukan. Rigen adalah seorang pria tampan dan mempunyai daya pikat tersendiri di mata Emma.
Dan yang terpenting untuk nya adalah Rigen bukan orang kaya atau pun setara dengannya. Emma sendiri sudah berjanji tidak akan mau berteman ataupun mencari kekasih lagi apalagi dari kalangan orang-orang yang begitu munafik.
"Jadi apa yang akan kita lakukan?" Tanya Emma.
"Kita akan balas kekasih mu itu, buatlah dia menyesal karena hanya mempermainkan mu, aku akan berpura-pura menjadi kekasih barumu, buktikan padanya kalau kamu sudah tidak membutuhkan nya lagi!" Ucap Rigen menatap mata indah Emma.
"Aku setuju dengan idemu, rasanya ingin sekali menampar wajahnya itu!! dengan teganya dia menghianati ku bersama sahabat ku sendiri!" Jawab Emma mengepalkan tangannya.
Aku suka dengan idemu Rigen, entah kenapa sekarang aku tidak terlalu memikirkan masalah balas dendam dengan Austin. Aku hanya ingin bisa lebih dekat denganmu. Aku lebih nyaman saat bersamamu seperti ini. Batin Emma.
"Tapi bagaimana kalau dia akan mengolokku Karena aku bukan berasal dari orang kaya?" Tanya Rigen.
"Tidak masalah, aku akan buktikan pada Austin bahwa pria biasa seperti mu bisa membuat ku move on darinya."
Aku tidak masalah Rigen, yang penting aku bisa sering bersamamu. Seandainya kamu mempunyai perasaan yang sama dengan ku.
"Tapi kamu tidak keberatan kan kalau aku mengaku sebagai kekasihmu, di sini aku beneran tulus membantumu, maaf ya?" Ucap Riggen tulus.
__ADS_1
Rigen memang hanya ingin membantu Emma tulus, tapi di sisi lain pria itu juga merasa tertarik dengan gadis itu. Baru kali ini Rigen bisa merasakan perasaan berbeda terhadap seorang gadis.
"Baiklah, kapan kita akan mulai berakting?" Tanya Rigen.
"Lusa akan ada acara kantor yang di adakan di sebuah ballroom hotel, acara itu adalah Anniversary perusahaan, nanti Austin akan datang karena dia sudah aku undang, dia belum tahu kalau aku sudah mengetahui perselingkuhan nya, jadi kita akan membuat rencana untuk bisa membuat Austin menyesal, apalagi selingkuhan nya juga pasti akan datang." Ucap Emma geram.
Gadis itu merasa sangat kesal karena menjadi gadis polos selama ini, seharusnya dia bisa membedakan mana yang tulus atau tidak. Perbuatan Auatin memang benar-benar tidak bisa di maafkan karena sudah hampir dari setengah tabungan Emma masuk ke dalam rekening pria itu. Dan yang paling membuat Emma emosi adalah memberikan uang itu kepada sahabat sekaligus selingkuhan nya.
"Tentu saja, aku siap unjuk membantumu, nanti kita ketemu di mana?" Emma terlihat berfikir.
"Bagaimana kalau aku datang ke rumahmu untuk menjemputmu?" Rigen menggeleng cepat.
"Tidak, biar aku yang datang menjemput, masa iya seorang laki-laki harus di jemput oleh wanita?" Rigen terkekeh.
"Tapi kalau kamu ke rumahku, aku takut akan di marahi? maaf ya Rigen, bukan bermaksud menolakmu, tapi Mama ku itu pilih-pilih, jadi dia tidak akan suka kalau aku mempunyai sahabat dari kalanga orang bawah." Jawab Emma merasa tidak enak hati.
"Hahaha, sudahlah jangan terlalu merasa tidak enak, aku paham kok." Jawab Rigen tergelak.
Emma tersenyum mendengar jawaban dari pria yang selalu membuat dadanya bergetar akhir-akhir.
Bersambung...
Cerita Rigen ini nanti akan othor angkat ke novel terbaru ya, di sana nanti akan othor kupas kenapa Rigen harus berbohong??
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu memberi suntikan untuk Othor berupa Gift, like dan komen 🥰🥰