Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Rencana Evelyn


__ADS_3

Happy Reading 😊


Dou kembar Arshel dan Kenzo



Arshel baru saja sampai di rumah setelah di jemput oleh Kenzo, dia langsung naik ke lantai atas dan masuk ke dalam kamarnya yang setahun ini sudah tidak di tempati nya itu.


Arshel melihat sekeliling kamar, dia menghirup aroma kamarnya dengan wangi bunga lily, bunga kesukaan Evelyn.


Entah kenapa dia sangat menyukai wangi bunga Lily, seakan mengingatkannya pada gadis yang selalu masuk ke dalam mimpinya tiap malam itu.


Evelyn memang selalu menggunakan parfum aroma Lily kesukaannya, bahkan dari sejak kecil gadis itu sudah meminta Mommy-nya untuk memberinya parfum aroma bunga Lily.


Mungkin karena mengingatkan pada gadis pujaannya, Arshel juga menyuruh Bibi Ellen untuk selalu memberi wewangian dengan aroka bunga itu.


Bagi Arshel hanya dengan mencium aroma bunga Lily dia bisa merasa berada di dekat Evelyn, mungkin hanya dengan cara ini pria tampan itu bisa mengurangi sedikit kerinduannya untuk gadis itu.


Arshel masih ingat bagaimana dia sangat mengiginkan untuk mencium Evelyn kecil, awalnya dia hanya ingin mencium pipi cubby-nya saja, tapi entah dapat keberanian dari mana Arshel malam mencium bibir mungil itu.


Awalnya dia sungguh merasa bahagia bisa mencium bibir Evelyn, tapi ternyata pada malamnya dia mendengar bahwa Evelyn menangis dan bilang tidak suka di cium oleh Arshel pada Kenzo dan Daniella.


Entah kenapa setelah mendengar itu, Arshel kecil merasa hatinya sesak dan juga ingin menangis. Baru berusia 5 tahun tapi seakan mengerti bagaimana rasanya patah hati atau cinta bertepuk sebelah tangan.


"Hah, sungguh menyesakkan!" Arshel mendesah kasar dan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Sampai saat ini pun dia masih merasa sakit hati apabila mengingat hal-hal itu, hal yang berkaitan dengan Evelyn.


"Eve, kenapa kamu tidak menyukai ku? padahal aku sangat ingin bisa lebih dekat denganmu, andaikan kamu membalas perasaan ini, pasti aku akan menjadi pria paling bahagia di dunia, tapi aku seperti seorang pengecut yang selalu lemah bila dekat denganmu, aku tahu kalau kamu hanya berpura-pura baik padaku karena merasa tidak enak hati, jadi aku lebih memilih mendiamkan dirimu dan menjauh sejauh mungkin."


"Tapi kenyataannya aku tetap tidak bisa menghilangkan perasaan ini Eve, aku harus bagaimana? sanggupkah aku menjalani hidupku melihat mu bersama pria lain?" Arshel bicara dengan bayang-bayang Evelyn yang selalu hadir di pelupuk matanya.

__ADS_1


Manahan rindu yang amat dalam, mengalihkan semua perasaan dengan mengikuti akademi militer, semua sudah Arshel lakukan.


Tapi nyatanya bayang-bayang Evelyn masih terus menghantuinya sampai saat ini. Memang dia hanyalah pecundang yang tidak berani memperjuangkan cintanya.


Tidak sanggup untuk mendapatkan penolakan dari gadis yang dia cinta, sungguh sebenarnya hatinya rapuh, mungkin dengan sikap dinginnya itu mampu membuat Evelyn bahagia.


Sedangkan di sisi lain.


Evelyn yang sudah berada di Washington DC setelah menempuh perjalanan udara selama dua jam hanya untuk mendapatkan kejelasan pada pria yang di cintai nya.


Mungkin ini adalah satu kesempatan untuknya meminta Arshel mengatakan semua tentang isi hatinya itu.


"Aku akan meminta penjelasan darimu Arshel, juka memang kalau kamu tidak membenciku lalu kenapa kamu begitu dingin padaku? apa hanya untuk menjadi temanmu juga tidak bisa? sebenarnya gadis seperti apa yang kamu sukai Arshel? sungguh aku tidak bisa membaca isi hatimu!" ucap Evelyn pada foto yang selalu dia pandang itu.


Hanya itulah cara Evelyn untuk mengobati kerinduan nya pada Arshel, berbicara pada foto yang selalu menjadi wallpaper layar depannya itu.


Sebenarnya banyak sekali pria yang ingin dekat dengannya, tapi tidak ada satupun yang bisa mengalihkannya pada Arshel.


"Eve, sudah lama menunggu ku?" ucap Kenzo.


Evelyn menatap Kenzo dengan tersenyum, senyum yang penuh rasa sakit, sudah diputuskan hari ini dia akan menyelesaikan semuanya.


"Belum terlalu lama, Mia juga belum mengantarkan pesanan ku," jawab Evelyn terkekeh.


Kenzo menarik kursi di depan Evelyn kemudian duduk di sana.


"Lalu apa rencana mu?" tanya Kenzo.


"Aku ingin mengajak Arshel makan malam romantis di restoran ini, dan aku juga sudah mempersiapkan seluruh mental dan hati yang kuat apabila memang Arshel tidak menyukai ku, dan menolakku, setidaknya hatiku tidak akan bertanya-tanya lagi dengan sikapnya padaku" jawab Evelyn.


Mia datang dengan membawa nampan berisi coklat pesanan dari Evelyn.

__ADS_1


"Ini pesanan mu nona!" ucap Mia tersenyum menatap Kenzo dan Evelyn .


"Ayolah Mia , jangan memanggiku seperti itu," ucap Fanny terkekeh.


"Sayang, hari iku akan mengajak Ashel bertemu dengan Evelyn di sini, tolong suruh Sean itu menyiapkan tempat VIP agar mereka berdua bisa leluasa ngobrol bersama," ucap Kenzo pada Mia.


"Baiklah, mudah-mudahan semuanya berakhir dengan baik ya, aku selalu mendukungmu Eve, cinta memang harus di perjuangkan, kalau memang dia tidak mencintai mu bisa cari yang lain, jangan telalu memendam perasaan itu Eve, aku yakin kalau sebenarnya Arhel juga mencintai mu, hanya saja dia tidak berani menunjukkan sikapnya." ucap Mia tersenyum.


"Betul Eve, harus semangat, aku akan segera menjemput Arshel untuk memgajaknya ke sini." ucap Kenzo berdiri dan keluar dari dalam restoran.


"Aku juga akan menyuruh Sean untuk membersihkan ruang VIP, aku ke dalam dulu ya," ucap Mia.


Evelyn mengangguk dan membiarkan Mia masuk ke dalam.


Entah kenapa tangan Evelyn menjadi berkeringat, jantungnya berdegup lebih kencang, tapi dia sudah bertekad untuk menyelesaikan segera.


###


"Ayolah Shel, aku akan mengajakmu untuk menemui seorang," Kenzo berusaha membujuk saudara kembarnya itu.


"Siapa orang yang mau bertemu denganku?" Ashel masih bermalas-malasan di ranjang king size nya.


"Surprise, kalau kamu tidak mau menyesal ayo cepetan, dia sudah menunggumu Shel!"


Akhirnya karena rasa penasaran yang tinggi Arshel menerima ajakan Kenzo untuk bertemu dengan seseorang yang katanya sangat ingin bertemu dengannya.


Bagaimana reaksi Arshel setelah tahu bahwa yang sedang menunggu nya itu adalah Evelyn??


Bersambung.


Nanti up lagi, tapi othor minta like komen dan bunganya dulu😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2