Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Kekhilafan Zack


__ADS_3

Happy Reading 😊


"Sayang." Seru Zack saat mengikuti sang istri yang masuk ke dalam kamar.


"Sayang, tolong dengarkan penjelasan ku, jangan langsung marah seperti ini donk!" Lanjutnya kembali berusaha menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya di kampus tadi.


Daniella menghentikan langkahnya dan menoleh menatap tajam suaminya.


"Jangan bicara padaku dulu! Sebelum kamu menyelesaikan masalahmu itu!" Ucap Daniella kemudian melangkah masuk ke dalam kamar mandi.


BRAAKK!!!


Zack melompat kaget ketika mendengar suara pintu di banting keras. "Ya Tuhan,, dia benar-benar marah!" Gumam pria itu mengelus dadanya.


Zack berusaha mengontrol dirinya agar tidak terpancing emosi. Sebenarnya semua masalah ini juga salahnya. Awalnya Zack hanya membantu sang mantan yang mobilnya sedang mogok di parkiran kampus.


Niatnya pun juga baik, sebagai orang yang mengenal gadis itu, Zack hanya ingin melihat kondisi mobil mantannya yang mogik. Tapi nyatanya sang mantan sepertinya belum move on dari Zack.


Tiba-tiba ada adegan drama dimana gadis itu tiba-tiba pura-pura sakit kepala dan terjatuh dipelukan Zack.


Dan sialnya pada saat itu sang istri datang, membuat Daniela salah paham dengan apa yang dilihatnya.


"Sayang, tolong dengarkanlah aku dulu? tadi itu tidak seperti yang kamu lihat," Zack masih berusaha untuk mengajak Daniella berbicara dari luar kamar mandi.

__ADS_1


Tidak ada jawaban dari dalam, Ah sepertinya kali ini dia harus sedikit kuat untuk membujuk sang istri dan mengambil hatinya lagi.


Sedangkan di dalam kamar mandi.


"Dasar Playboy!! Daniella melempar botol shampo ke dalam tempat sampah. Seakan meluapkan kekesalan kepada botol botol sampo yang telah habis itu.


Sial, kenapa juga harus habis samponya. Gerutu Daniella.


Dia beribu-ribu kali kesal ketika di kampus tadi suaminya telah berpelukan dengan wanita lain dan sekarang dengan botol shampo.


"Benar-benar membuatku sangat kesal!" Daniella menggeru karena stok shampo di kamar mandi telah habis. Apalagi shampo baru berada di dalam lemari penyimpanan yang berada di luar kamar mandi. Tepatnya di kamar itu.


"Aku tidak mungkin minta bantuan Zack untuk mengambilkannya."


Daniella sudah telanjur membasahi rambutnya dan dia harus segera mengenakan shampo agar rambut nya tidak kusut.


Dengan hati-hati Daniella membuka pintu kamar mandi. Dia berharap bahwa Zack tidak ada di sana.


Tapi ternyata dugaan nya salah, Daniella merasakan tubuhnya seperti ada yang mana menarik dan memeluknya erat.


"Sayang, maafkan aku, aku tidak sanggup kalau harus melihatmu marah seperti ini."


Daniella tersentak ketika dia melihat Zack membuka handuknya dan melemparkannya ke segala arah.

__ADS_1


"Aku bersumpah tidak melakukan apapun dengan gadis itu, aku benar-benar murni ingin membantunya sayang," Zack mendekatkan pinggang sang istri dan mendekatkan wajahnya.


Daniella benar-benar tidak bisa melawan karena tubuh Zack yang lebih besar itu. Gadis itu pasrah saat sang suami mencium lembut, bahkan tangan Zack sudah meraba kemana-mana.


Daniella mengeluarkan suara merdu yang membuat Zack semakin berhasrat ketika bibir Zack menjelajahi leher jenjangnya. "Lepaskan aku Zack, aku masih marah dengan mu!" Daniella berusaha mendorong tubuh sang suami tapi tetap tidak bisa.


Zack menggendong tubuh Daniella dan membaringkannya di atas ranjang. "Aku akan membuktikan kalau aku benar-benar tidak bersalah, aku tidak pernah menyentuh gadis lain apalagi memeluknya sayang, kamu harus percaya padaku." Ucap Zack langsung mencium bibir sang istri kembali.


"Eeuuummmhh..."


Daniella sedikit meronta, dia berusaha menyingkirkan wajah Zack agar tidak mencium nya lagi.


"Sepertinya kejadian ini sama seperti yang terjadi dengan ku ketika kamu salah paham waktu itu!" seru Daniella.


"Iya sayang, aku mengaku salah, tolong maafkan aku!" Zack kembali menyatukan bibirnya.


Perlahan Zack melepaskan seluruh pakaiannya karena hasrat itu sudah tidak bisa di tahan. Daniella memalingkan wajahnya ketika melihat tubuh sang suami yang sudah polos sudah menjulang tinggi di atasnya.


"Aku sangat mencintaimu dan jangan pernah berfikir bahwa aku bermain dengan gadis lain lagi sayang," Ucap Zack sambil mengarahkan senjatanya pada goa hanyat milik sang istri.


Bersambung.


Skip dulu ya adegan 21+

__ADS_1


besok di lanjutkan, yang pasti lebih seru dan menantang.



__ADS_2