Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Malam Pertama


__ADS_3

Happy Reading ☺


Sayang, apa kamu menyesal?" tanya Arshel menatap mata Evelyn yang terlihat kosong itu.


Evelyn menggeleng. "Aku tidak menyesal tapi aku takut karena kamu mengeluarkan nya di dalam, nanti kalau aku hamil bagaimana?"


Arshel langsung membawa Evelyn ke dalam pelukannya, tubuh mereka masih sama-sama polos tanpa sehelai benang.


"Kalau kamu hamil aku akan bertanggung jawab sayang, memang itulah yang aku inginkan!" jawab Arshel mencium pucuk kepala Evelyn.


"Tapi aku takut sayang, bagaimana kalau ....!"


"Sstt jangan di teruskan, jangan berfikir macam-macam, lebih baik sekarang kita segera mandi, di luar masih banyak tamu, nanti semua orang mencari kita," Evelyn mengangguk.


Gadis berusia sembilan belas tahun itu langsung berdiri dan berjalan menuju ke kamar mandi.


"Awww!" Evelyn merintih.


"Ada apa sayang, apa kamu merasa sakit?" Arshel terlihat panik.


"Bagian bawah ini masih sakit sayang, aku tidak bisa berjalan," Arshel tersenyum.


Ternyata hanya masalah itu.


Arshel merasa lega karena Evelyn tidak apa-apa, bahkan dia merasa sangat bangga mengetaui bahwa kekasihnya ini ternyata masih perawan.


###


Daniella masih sangat shock setelah mendengar suara aneh di balik kamar Arshel. Gadis itu berusaha menetralkan detak jantungnya saat ini.


"Ya Tuhan, apakah Arshel dan Evelyn sudah unboxing duluan?" Gumam Daniella.


"Sayang, ternyata kamu di sini, dari tadi aku mencarimu," Zack langsung menyandarkan kepalanya pada bahu Ell.


Pria itu langsung menatap sang kekasih yang hanya diam saja tanpa respon berarti.


"My Love, apa sedang ada masalah, ceritakan padaku sayang," Zack menangkup wajah Ell dan menatap wajah cantiknya.


"Zack, seperti nya aku baru saja mendengar suara-suara yang menyeramkan!" Ucap Daniella pada calon suami nya itu.


"Suara apa? Memangnya di rumah ini ada hantunya?" Daniella mencubit perut Zack kesal.


"Aduh sayang, jangan di cubit donk," Zack pura-pura meringis.


"Makanya jangan bilang aneh-aneh," Ucap Zack mencubit gemas hidung mancung Daniella.


"Siapa juga yang bilang aneh-aneh."


"La itu tadi katanya barusan denger suara serem, apa itu namanya kalau bukan aneh-aneh," Zack mendekatkan tubuhnya pada sang kekasih.


"Maksudnya seram itu suara yang menggelikan, semacam desah*n kenikmatan gitu, dan aku tadi mendengar nya di kamar Arshel," Zack mengerutkan keningnya.


"Jadi kamu baru saja nguping ya?"

__ADS_1


"Tidak sayang, aku tidak sengaja mendengar suara itu pada saat aku mencari Arshel, pas udah mau ketuk pintu kamarnya tiba-tiba aku mendengar suara itu," Jelas Daniella sedikit menurunkan suaranya.


"Wah wah parah ini, Arshel sudah mulai menunjukkan taringnya," Jawab Zack terkekeh.


"Taring apaan, memangnya Arshel binatang!" Daniella mendengus kesal.


"Maksudnya Arshel itu diam-diam menghanyutkan sayang, lihatlah dia yang tidak terlalu mencolok tapi ternyata sudah begituan dengan Eve, aku jadi iri!" Daniella memukul lengan Zack pelan.


"Pikiran mu itu ya, hanya ada kemesuman di dalamnya!" ucap Damniella.


Zack menarik tubuh Ell lagi lebih mendekat ke badannya.


"Kamu yang selalu membuat ku mesum sayang," ucap Zack menaik turunkan alisnya.


"Hahaha gombal! dasar Playboy mesum," Daniella menepis tangan Zack yang berada di pinggangnya.


Kemudian dia pergi meninggalkan Zack yang masih bingung itu.


"Aku tidak playboy sayang, para gadis itu yang mengejarku," seru Zack berlari mengejar Daniella.


"Sayang, My Love!"


"Ssttt, jangan berteriak." Daniella tiba-tiba berhenti pada saat melewati kamar Arshel.


"Kenapa sayang? apa ada yang mau kamu katakan," tanya Zack melihat Ell yang tiba-tiba berhenti itu.


"Sepertinya mereka sudah berhenti sayang," ucap Daniella.


"Mungkin saja My Love," Zack langsung mendekatkan tubuhnya.


Tiba-tiba pintu kamar Arshel terbuka, dan keluar lah Evelyn berjalan bersama Arshel, nampak senyuman di wajahnya.


"Hai Arshel, Evelyn, kalian sedang apa?" sapa Zack dan Daniella.


Tentu saja hal tersebut membuat kedua pasangan itu sangat terkejut.


"Kalian?"


"Tadi Evelyn meminjam kamar mandi ku," ucap Arshel tiba-tiba.


Dia merasa sangat malu karena hampir saja ketahuan oleh kedua saudaranya itu.


"Owh oke kalau gitu ayo cepat kita ke bawah, acaranya belum selesai," ucap Daniella.


###


Malam ini Kenzo dan Mia sudah selesai membersihkan diri. Acara pesta pernikahan mereka telah usai.


Mia keluar dari dalam kamar mandi memakai lingerie yang sangat seksi. Mata Kenzo sampai tidak berkedip menatapnya. Menyaksikan pemandangan indah tubuh Mia yang hanya berbalut gaun tipis itu.


Hal tersebut membuat Mia menjadi salah tingkah dan langsung bersemu merah.


"Jangan di tatap seperti itu terus donk!"

__ADS_1


Kenzo terkekeh. Diapun berjalan ke arah sang istri dan langsung mencium bibir Mia lembut.


"Malam ini kamu tidak akan bisa lari lagi sayang," bisik Kenzo.


Mia memalingkan wajahnya malu ketika mata Kenzo menatapnya lapar.


"Baiklah sayang, mulai malam ini aku adalah milikmu!" ucap Mia.


Kenzo sangat bahagia mendengar Mia yang berkata seperti itu.


Pria itu langsung menggendong Mia ala bride style dan langsung merebahkan nya di atas ranjang.


Kenzo langsung mengukung Mia dan mencium bibirnya lembut, Mia membuka bibirnya agar Kenzo bisa lebih mudah mengeksplor di dalamnya.


Ciuman itu semakin panas, mereka saling memagut dan melilitkan lidah menari-nari di dalam sana.


Kenzo mencium leher jenjang Mia dan memberi tanda kissmark di sana.


Adik Kenzo sudah menegang, Mia bisa merasakan benda keras itu mengenai perutnya. Mia semakin menggila merasakan ciuman daro Kenzo yang semakin panas.


"Aku sangat mencintaimu sayang," bisik Kenzo.di telinga Mia.


"Aku juga sangat mencintai mu suamiku," Kenzo menyentuh tiap inci dari tubuh indah sang istri.


Diapun langsung membuka lingerie seksi Mia dan membuangnya asal. Kenzo menatap lapar ke arah bukit yang masih di tutupi oleh kain berenda itu.


Mia semakin melenguh kala Kenzo menjelajahi bukit kembar itu.


"Sayang, aku sudah tidak tahan?"


Kenzo langsung membuak kain penutup milik Mia dan bermain di bawah sana.


Mia mendes"h tertahan kala sang suaminya itu masih betah bermain di area sensitifnya. Kenzo benar-benar merasa harus segera memasuki sang istri.


Diapun membuka seluruh bajunya dan memposisikan tubuhnya di atas Mia.


"Bersiaplah sayang, aku akan melakukannya pelan-pelan.


Mia menggigit bibir bawahnya kala Kenzo mulai merobek dinding kesuciannya.


Kenzo merasa takjub, dia benar-benar menyukai milik Mia yang sempit itu.


Mia terlihat meneteskan air matanya, menahan sakit dan perih kala Kenzo menghujam kuat hingga menyentuh dinding rahim.


Perlahan Kenzo menggerakan tubuhnya sambil mencium bibir Mia, dia akan membuat Mia merasa rileks terlebih dahulu.


Bersambung.


Hai akak Reader tercinta 🥰🥰🥰 jangan sampai lupa untuk dukungannya ya 🙏 dengan cara like, vote dan bunga🌹🌹🌹


Agar othor lebih semangat lagi untuk up nya.


Terima kasih ❤️😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2