
Happy Reading 😊
Zack menatap punggung Daniella yang sedang termenung di balkon kamar apartemen saudara kembarnya itu. Entah apa yang di pandang, langit berwarna gelap di penuhi gumpalan awan hitam serta hembusan angin yang sedikit menusuk, menandakan akan datangnya hujan siang itu.
Zack perlahan melangkahkan kakinya mendekati sang kekasih, menatap bagian belakang tubuh mungil itu dengan tatapan rindu.
Entah kenapa di abaikan oleh Daniella membuatnya panik dan gelisah, sejak kemarin Daniella memang sedikit bersikap aneh dan lebih memilih menghindar, Zack tahu kalau semua itu gara-gara Felicia.
Kenapa sejak awal Zack tidak cerita saja kepada Daniella tentang Felicia, mungkin dengan begitu Daniella bisa mengerti dan tidak akan marah.
Zack merengkuh calon istrinya itu masuk ke dalam dekapannya.
Daniella yang sedang melamun tiba-tiba merasakan sebuah tangan melingkar di perutnya, dan tubuh seseorang menabrak punggung nya.
Hangat dan nyaman, itulah yang di rasakan Daniella saat mendapatkan pelukan itu, bahkan aroma dari tubuh di belakangnya selalu membuatnya betah berlama-lama berada di dalam dekapannya.
"My Love, maafkan aku, tolong jangan seperti ini ya? kamu selalu membuatku resah dengan caramu ini sayang!" ucap Zack di ceruk leher Daniella.
Terasa geli karena nafas dan bibir Zack langsung menabrak tengkuknya.
Gadis itu hanya diam saja, berusaha menetralkan degupan jantungnya yang bertalu cepat kala pria di belakangnya ini semakin mengeratkan pelukannya bahkan bibirnya sudah menciumi tengkuknya, masih diam dan sedikit gengsi tapi ada sudut hatinya yang menghangat kala Zack memeluk nya seperti itu.
Zack semakin bingung ketika Daniella hanya diam saja seperti itu. Dia harus tetap berusaha meminta maaf pada calon istrinya itu, Zack tidak mau kalau Ell mendiamkannya terus seperti ini.
"Kalau memang kamu marah gara-gara Felicia, ayo kita temui dia sayang, mungkin dia juga harus mengenal calon istriku yang cantik ini dan tidak selalu menempel padaku setiap saat." Ucap Zack semakin mengeratkan pelukannya.
Daniella melihat tangan Zack dan memegangnya.
"Mungkin aku yang terlalu kebanyakan berfikir dan egois," jawab Daniella menatap langit yang mendung dan awannya semakin tebal itu.
Zack membalikkan tubuh gadis itu, dia bisa melihat mata polos sang kekasih yang berkaca-kaca.
"Jngan menangis sayang, aku sangat rapuh melihatmu menangis seperti ini, aku berjanji akan menjaga sikap Felicia yang sangat keterlaluan itu," ucap Zack membuat Daniella menggeleng.
"Semua ini tidak ada hubungan nya dengan Feli, mungkin aku saja yang terlalu kekanak-kanakan Zack," ucap Daniella berusaha tersenyum.
Meskipun sebenarnya kamu juga harus lebih tegas Zack. Batin Daniella.
"Tidak sayang, sikapmu ini memang wajar, kamu cemburu melihatku bersama gadis lain itu artinya kamu sangat mencintai ku," ucap Zack menatap mata hazel itu.
__ADS_1
Daniella tersenyum. "Aku memang mencintai mu Zack, kalau tidak mana mungkin aku mau menikah denganmu apalagi di usia kita yang masih sangat muda ini, aku harap kamu bisa menjaga hati ini," tunjuk Daniella ke arah dada Zack.
"Tentu saja sayang, aku akan selalu menjaga hati ini karena hanya kamu yang aku cintai," jawab Zack menangkup wajah Daniella kemudian mencium bibir candunya.
Tangan Zack semakin mengeratkan pelukannya mendekatkan tubuhnya dan memperdalam ciuman itu.
Rasanya sangat bahagia bisa merengkuh tubuh Daniella dan mencium bibir manisnya itu. Diapun berjanji akan selalu menjaga perasaan Daniella dan akan selalu menjadi prioritas utama.
Kenzo dan Mia melihat kedua orang yang sedang berciuman itu dengan tersenyum senang.
"Sepertinya urusan mereka sudah selesai, mungkin hanya faktor kesalahan pahaman saja," ucap Mia yang di angguki oleh Kenzo.
"Ayo sayang kita ke kamar, aku juga ingin memeluk dan menciummu," Kenzo menarik lengan Mia membawanya menuju kamar mereka yang berada di samping kamar yang di tempati Daniella.
"Awas nanti merembet kemana-mana," Mia menarik tangannya kembali.
Biasanya Kenzo tidak hanya mencium dan memeluk Mia saja, yang pasti akan berakhir dengan adegan panas mereka di atas ranjang.
"Ayolah sayang, tidak apa-apa kan kalau merembet, kamu juga selalu menikmatinya," ucap Kenzo tersenyum jahil.
Saudara Ell dan Arshel itu langsung menyerang sang istri dengan ciuman dan sentuhan lembut dari tangannya.
Suara gemuruh petir menggelegar di langit, hujan rintik-rintik mengguyur masuk ke balkon di mana ada Zack dan Daniella yang masih asyik berciuman itu.
"Ayo sayang kita kembali ke dalam," Zack langsung menggendong Daniella ala bride style untuk masuk ke dalam kamar karena hujan sudah turun dengan lebat.
Zack menidurkan Daniella di atas ranjang dan mencium keningnya lama.
"Nanti malam kita tidur di sini saja, hujan seperti akan berlangsung lama sayang," ucap Zack menatap wajah calon istrinya.
"Aku memang berencana menginap di sini," Zack ikut berbaring di samping Daniella dan memeluk Ell dari samping.
"Kenapa sayang?" tanya Zack ketika Ell menyingkirkan lengannya.
"Tangannya kondisikan!" jawab Daniella tegas.
Zack hanya tersenyum nyengir, jelas saja Daniella langsung menyingkirkan tangannya karena dengan tidak sopannya langsung memegang benda kenyal miliknya.
"Aaaahh, Aahh!"
Suara desa han dari kamar samping terdengar samar-samar, Zack dan Daniella langsung saling menatap.
__ADS_1
"Ya Tuhan, Kenzo dan Mia sedang menanam saham?" Zack menelan salivanya.
"Mereka kan sudah menikah, jadi sah sah saja mau melakukan apa," jawab Daniella membalikan badannya memunggungi Zack.
"Sayang, Ell-ku yang cantik," Zack memeluk Daniella dan menempelkan tubuhnya.
Daniella langsung melotot sempurna ketika merasakan benda keras menggesek pahanya.
"Zack, awas ya!"
"Aahh, Ahh Faster Kenzo!!
Suara lunknut itu kembali terdengar di telinga kedua manusia yang sedang menahan hasratnya itu.
"Sayang, bisakah kita mulai start dulu?" bisik Zack di telinga Daniella.
"Mau di potong anu mu sama Daddy!!!"
"🥺🥺🥺🥺" Zack memelas.
Daniella mengambil guling untuk memberi pembatas sambil melototkan matanya memberi peringatan.
###
Felicia gadis cantik sepupu Zack ini berasal dari Inggris karena Papanya asli orang Britania raya.
Tiba-tiba dia memutuskan untuk meneruskan kuliah di USA universitas yang sama dengan Zack.
Saat ini gadis cantik itu menatap Zack yang menggandeng tangan seseorang yang tidak lain adalah Daniella.
"Feli, aku belum memperkenalkan calon istriku padamu kan? ini Daniella, sebentar lagi kita akan menikah," ucap Zack memperkenalkan Ell pada sepupunya itu.
Daniella menyodorkan tangannya untuk menyalami Felicia.
"Hai, aku Felicia, senang berkenalan denganmu," Feli menjabat tangan Daniella dengan tersenyum masam.
Ternyata calon istri Zack sangat cantik! membuatku mundur selangkah!
Bersambung.
Hai akak Reader tercinta 🥰🥰🥰 jangan sampai lupa untuk dukungannya ya 🙏 dengan cara like, vote dan bunga🌹🌹🌹
__ADS_1
Agar othor lebih semangat lagi untuk up nya.
Terima kasih ❤️😘😘😘