Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Kebahagiaan yang sebenarnya


__ADS_3

Happy Reading 😊


Daniella dan Zack sudah di perbolehkan pulang. Kondisi keduanya sudah semakin membaik, kandungan Daniella juga tidak mengalami masalah yang serius dan baik-baik saja.


"Sini, peluk aku donk saudara-saudarau yang tampan!" Daniella merentangkan tangannya pada Arshel dan Kenzo.


Kedua pria itu langsung memeluk Daniella berbarengan. Kenzo dan Arshel sangat bersyukur bisa melihat Daniella dan Zack sudah sehat kembali setelah kejadian naas itu. Kedua pria itu sudah bekerja keras menyelidiki dan menangkap pelaku utama penabrakan tersebut di bantu oleh mata-mata Amerika serikat yang biasa di kenal dengan nama FBI.


Arshel meminta bantuan Fara sahabat nya yang masuk dalam anggota FBI tersebut. Sehingga dengan mudah mereka meringkus Felicia dan Jonathan.


"Terima kasih untuk kalian yang sudah bekerja keras menangkap para pelaku penabrakan yang sebenarnya, kalian memang the best!" Ucap Daniella melepaskan pelukan Kenzo dan Arshel.


Zack tersenyum melihat interaksi sang istri dengan kedua saudara kembarnya.


"Tentu saja kami akan mengusut tuntas kasus yang sangat membahayakan itu, mereka berniat ingin melenyapkan kalian berdua, tetapi sepertinya Jonathan masih memiliki rasa belas kasihan karena Daniella. Sedangkan untuk sepupunya Zack yang bernama Felicia, sepertinya dia memang sudah kehilangan akal sehat karena dia memang otak dari semua kejadian itu. Tetapi kalian tenang saja semuanya sudah berakhir, sekarang mereka sudah berada di tempat yang pantas." Jawab Kenzo.


"Kamu sebentar lagi akan menjadi seorang Ibu, jangan bertingkah lagi, harus bisa bersikap lebih dewasa, kalau ada masalah langsung ceritakan sama Zack, jadi kejadian seperti kemarin tidak akan pernah terjadi lagi." Nasihat Arshel.


Daniella hanya mangut-mangut mendengar nasihat dari kedua saudaranya itu.


"Sudah-sudah acara reuniannya, aku dan Daniella ingin beristirahat." Ucap Zack mendekati istrinya.


"Bilang saja kalau kamu ingin segera berduaan dengan Daniella." Sindir Kenzo.


Zack hanya mengangkat kedua bahunya dan menggandeng tangan Daniella menuntun nya masuk ke dalam kamar.


"Kenapa kamu menatap ku seperti itu?" Tanya Daniella melihat Zack yang sedang memicingkan matanya.


"Istriku ini sudah membohongi ku, jadi aku harus memberinya hukuman!" Zack tersenyum miring.


"Eh, apa? kita baru saja pulang dari rumah sakit, sayang tubuh kamu juga sepertinya masih lelah." Jawab Daniella kelabakan.

__ADS_1


Zack semakin mendekatkan wajahnya sambil menatap tajam ke arah bola mata sang istri. Daniella memundurkan langkahnya hingga menabrak sisi ranjang.


Melihat sang istri yang sudah merasa tersudut, Zack langsung mengukung Daniella dan mencium bibirnya dengan kasar.


"Eeuummm, aku tidak bisa bernafas!" Daniella mendorong tubuh Zack hingga ciumannya terlepas.


"Itu hukuman buat kamu sayang, berjanjilah bahwa kamu akan selalu terbuka padaku, jangan pernah berbohong apalagi menutupi semua masalah yang kamu hadapi." Daniella mengangguk.


"Iya, aku berjanji,, maaf aku sangat menyesal, Zack." Zack tersenyum.


Kemudian mencium bibir Daniella sekilas.


"Good Girl."


###


Danish menyuruh anak-anak dan para menantunya berkumpul di rumah utama. Mereka saat ini sedang berada di ruang keluarga dan saling bercanda.


"Sayang, sebentar lagi kita akan menjadi kakek dan nenek, benar-benar tidak menyangka bisa secepat ini ya," ucap Lula menyentuh bahu sang suami.


Danish menoleh ke arah Lula yang masih cantik meski sudah tidak muda lagi. "Kamu belum pantas di sebut nenek sayang, lihatlah kecantikan mu ini, seperti tidak pernah di makan usia, masih terlihat seperti dua puluh lima tahun." Lula terkekeh mendengar kata-kata gombal dari suaminya.


"Kamu juga masih terlihat muda dan tampan, lihatlah para wanita yang selalu melirik ke arahmu ketika kamu lewat." Jawab Lula bersedekap dada.


"Bukan salahku kalau mereka mau melirikku, yang penting hanya kamu wanita yang aku lirik dan menjadi pemilik hati ini." Ucap Danish membuat Lula tersipu.


Danish mendekat kan bibirnya untuk mencium Lula.


"Ciee, ciee ...!"


"Suiit, suiit..!"

__ADS_1


"Eghem, eghem..!"


"Daddy dan Mommy memang selalu mesra ya!" Teriak para anak-anak.


###


Florida.


Beberapa Bulan Kemudian.


Arshel memasukkan perlahan miliknya ke dalam milik sang istri dari arah belakang. Dengan ritme yang halus dan lembut Arshel menggerakkan tubuhnya, memberikan sensasi luar biasa dan kenikmatan untuk Evelyn. Wanita yang tengah hamil besar itu memegang erat pinggiran meja rias saat Arshel bergerak di belakangnya, membuat tubuh wanita itu terhentak ke depan.


Evelyn mende sah tertahan ketika Arshel menghentakkan tubuhnya, suaminya itu selalu bisa membuat Evelyn di mabuk kepayang dengan setiap sentuhan dan ciuman yang selalu menggugah hasrat.


"Aahh..!" Evelyn hanya bisa memejamkan matanya sambil mengeluarkan suara merdu. Wanita yang tengah hamil besar itu pun menggigit bibir bawahnya.


"Sebut namaku sayang," bisik Arshel di telinga sang istri membuat Evelyn semakin berhasrat.


Suara penyatuan tubuh dan erangan dari kedua sejoli itu memenuhi setiap ruangan.


Saat ini usia kehamilan Evelyn sudah memasuki usia 9 bulan, hanya berselang sebulan dengan Mia.


Arshel semakin menjadi pria yang sangat me sum ketika melihat tubuh indah Evelyn yang semakin berisi itu. Apalagi di bagian tertentu yang menjadi andalan favoritnya.


Berat badan Evelyn memang bertambah, tetapi gadis itu tidak gendut, hanya saja dia lebih berisi dari sebelum dirinya hamil. Melihat tubuh polos sang istri seperti ini setiap saat, membuat Arshel selalu ingin bisa menikmatinya.


"Sayang aku sudah tidak tahan..!"


Bersambung.


Besok lagi ya 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2