Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Sebuah Berita


__ADS_3

Happy Reading 😊


Kenzo langsung berlari masuk ke dalam ruangan sang Daddy ketika melihat Daddynya yang tergeletak di pangkuan Mommy Lula.


"Kenzo!! cepat panggil dokter!!" teriak Lula panik.


Mia juga ikut panik melihat Papa mertuanya yang terlihat kesakitan sambil memegang dadanya.


"Kita langsung bawa Daddy ke rumah sakit Mom," ucap Kenzo langsung mengangkat tubuh jadinya dan segera membawa keluar dari ruangan itu.


Lula dan mengikuti langkah lebar Kenzo dari belakang, terlihat kepanikan di raut wajah mereka. Pikiran Mia tidak bisa menerka apa yang terjadi sebenarnya dengan Daddynya itu.


"Mom, kenapa Daddy bisa terjatuh tadi?" tanya Mia yang saat ini sudah dudu di samping Lula.


"Mommy juga tidak tahu, saat baru saja mendapatkan sebuah telepon dan mengangkatnya tiba-tiba Daddy mu langsung merasa kesakitan di bagian dada dan terjatuh ke lantai." Jawab Lula dengan raut wajah gelisah.


Mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit. Kenzo membawa mobilnya bersama asisten Franklin yang sedang duduk sambil memapah bos-nya itu.


sedangkan Lula dan Mia berada di mobil lain bersama sopir pribadinya.


Setelah beberapa saat mereka sampai di rumah sakit dan Danish segera mendapatkan pertolongan.


Kenzo menelepon Daniella dan Zack mengabari bahwa Daddy masuk ke rumah sakit.


Terlihat Lula yang mondar mandir di depan ruang ICU, sedangkan Kenzo, Mia, dan Franklin menunggu dengan duduk di kursi tunggu.


Sepertinya keadaan Danish tidak baik-baik saja. Tapi semua orang masih belum tahu dengan apa yang terjadi sebenarnya.

__ADS_1


"Sudahlah Mom, tenangkan dirimu. Daddy pasti baik-baik saja," ucap Kenzi menghampiri Mommy-nya dan menyuruhnya untuk duduk.


"Tidak Kenzo, Mommy tidak bisa tenang sebelum melihat keadaan Daddy mu." Jawab Lula melepaskan tangan Kenzo dari bahunya.


Franklin yang melihat keadaan itu langsung segera bangkit dia pun menghampiri Lula dan bertanya. "Nyonya Lula, sebenarnya apa yang terjadi pada Bos?"


"Tadi dia menerima telepon entah dari siapa, pada saat Danish baru saja mendengarkan tiba-tiba wajahnya terlihat pucat dan langsung memegang dadanya yang seperti kesakitan, setelah itu tiba-tiba ba dia pun terjatuh ke lantai Aku tidak tahu ada berita apa sampai membuat Danish seperti itu!" jawab Lula.


"Bolehkah saya melihat ponsel Bos Danish?" tanya Franklin.


Lula segera mengambil ponsel sang suami yang berada di dalam tas yang tadi sempat dia bawa. Kemudian menyerahkan ponsel Danish kepada Franklin.


Franklin melihat ponsel Bos-nya itu dan menyipitkan matanya. Dia melihat nama panggilan masuk terakhir di yang tertera nama Marco.


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan Marco? berita apa yang dia kabarkan hingga membuat Bos menjadi seperti itu!" Batin Franklin.


Daniella dan Zack sudah tiba di rumah sakit dan langsung mencerca pertanyaan kepada Kenzo.


"Bagaimana keadaan Daddy, apa yang terjadi? bukankah tadi pagi Daddy sehat-sehat saja!" serentetan pertanyaan Daniella terhenti ketika melihat pintu ruang ICU terbuka.


Lula langsung segera menghampiri sang dokter ingin segera tahu bagaimana kondisi suaminya, selama ini Danish sangat jarang sakit, bahkan suaminya itu sangat sehat dengan menjaga pola hidupnya.


"Dokter, bagaimana keadaan suami saya?"


Semua orang juga terlihat mendekat ingin segera mengetahui bagaimana keadaan kondisi Danish saat ini.


Dokter paruh baya itu terlihat membetulkan letak kacamatanya sebelum menjawab.

__ADS_1


"Tuan Danish terkena serangan jantung, tapi untungnya segera di bawa ke rumah sakit dan tidak terlalu parah, karena sepertinya ini adalah serangan pertama untuknya," Lula mengangguk.


"Selama ini suami saya tidak pernah mengeluhkan tentang jantungnya bermasalah atau tidak, tapi tadi pada saat dia baru saja mengangkat telepon, tiba-tiba langsung merasa kesakitan di bagian dadanya dan langsung terjatuh ke lantai." Ucap Lula.


"Berarti ada suatu kabar yang buruk sehingga mengakibatkan Tuan Danish mengalami serangan jantung tiba-tiba." ucap Franklin.


"Apakah saya sudah bisa melihat suami saya dokter?" tanya Lula yang di ikuti anggukan dari para anak-anaknya.


"Setelah kita pindah ke ruang perawatan nanti, sekarang belum bisa lebih dari satu orang yang melihat." jawab dokter tersebut.


Lula langsung meminta izin pada dokter tersebut dan segera masuk ke dalam ruang VIP. Sedangkan Kenzo langsung mendatangi Franklin yang terlihat sedang membaca sebuah pesan di ponselnya.


"Asisten Franklin, aku ingin berbicara hal penting denganmu," ucap Kenzo.


"Sebaiknya kita bicara di luar sana, Aku juga ingin bicarakan sesuatu padamu Tuan Kenzo." jawab Franklin.


Sementara Franklin dan Kenzo keluar rumah sakit. Daniella, Mia dan Zack masih setia menunggu Mommynya yang sudah masuk ke ruang ICU.


"Apa yang ingin kamu bicarakan tuan muda?" tanya Asisten Franklin setelah mereka sampai di kantin rumah sakit.


"Sepertinya ada orang dalam yang ingin menjatuhkan perusahaan kita."


Franklin sangat terkejut setelah mendengar berita itu.


Bersambung.


__ADS_1


__ADS_2