
Happy Reading 😊
Visual Regina
Regina, Sherena, Aland dan kekasihnya keluar dari dalam mobil setelah mereka berhenti di sebuah tempat parkir yang cukup luas. Suara deru ombak terdengar begitu dekat di telinga.
Regina menatap ke arah depan dengan mata yang berbinar. Ya, mereka telah sampai di kota yang terkenal akan pantai yang indah yaitu Miami. Dengan menempuh perjalanan kurang lebih satu jam tanpa istirahat.
Miami adalah satu kota paling semarak di Florida Amerika serikat. Kota itu terkenal dengan budaya Latin dan kehidupan malamnya yang semarak. Terletak di tenggara Florida di lepas pantai Samudra Atlantik, Miami juga merupakan kota pelabuhan utama yang mengelola jumlah kapal pesiar penumpang terbesar di dunia.
Miami menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang tertarik dengan keindahan pantainya, orang-orangnya yang ramah tamah dan kehidupan pestanya yang semarak.
Di seberang teluk dari Miami ada Miami Beach, yang terkenal dengan arsitektur Art Deco dan South Beach yang glamor.
"Akhirnya kita sampai, ayo kita segera ke villa sahabat ku," ucap Sherena menarik lengan Regina dan berjalan ke arah sebuah bangunan yang terletak di pesisir pantai itu.
Aland dari tadi hanya diam tidak bersemangat, padahal Susy juga ikut bersama ke Miami. Tapi entah kenapa perjalanan panjang yang ditempuh nya tadi sangat begitu membosankan. Susy berjalan disamping Aland dengan menggandeng lengannya mesra.
"Aku dulu sering ke sini dan berencana akan mengajak mu, tapi ternyata kamu memberiku sebuah kejutan dengan membawa ku ke tempat yang sangat ingin ku kunjungi bersamamu, kamu memang benar-benar tahu isi hatiku, sayang." Ucap Susy tersenyum.
Sikap dan ekspresi nya lembut dan dewasa, itulah yang Aland suka dari Susy.
"sebenarnya yang berencana ke sini itu Sherena dan Regina. Aku hanya ikut mereka." Jawab Aland jujur.
"Tapi yang pasti kita sudah sampai di sini, bahkan bisa bersama dengan keluargamu. Bukankah itu lebih menyenangkan?" Ucap Susy.
__ADS_1
"Hemm." Jawab Aland.
Susy merasa kekasihnya itu menjadi sedikit pendiam, tetapi Susi tidak mau memikirkannya.
Mereka ber-empat terus berjalan menuju villa yang cukup besar. Dari beberapa deretan villa yang ada di situ, bisa di bilang datangi bisa dibilang paling besar.
Aland menatap sekeliling, dia memang sudah beberapa kali pergi ke Miami beach bersama dengan Sherena pada saat mereka masih remaja, tetapi sepertinya dia merasa tidak asing dengan tempat ini. Bangunan di depannya itu sangat dia kenal.
"Apa kamu akan ke villa Edward?" Tanya Aland pada Sherena.
"Yups, betul sekali, memangnya siapa lagi saudara kita yang berada di sini," jawab Sherena.
Aland melototkan matanya, ternyata benar dugaannya bahwa Sherena akan mengajak Regina ke villanya Edward.
Edward adalah saudara Aland dari Daddy Darren, tepatnya anak dari sepupunya Daddy-nya. Edward adalah Pria yang sangat tampan, ramah dan juga mempesona, sama seperti Aland.
Usianya sudah menginjak 30 tahun, tetapi masih melajang sampai sekarang. Entah kenapa Aland merasa tidak suka kalau Sherena akan mengenalkan Edward dengan Regina.
"Wah, ternyata Aland juga ikut?" Ucap Edward.
"Dia yang ingin ikut, padahal aku tidak berniat mengajak nya." Jawab Sherena membuat Edward tertawa.
"Apakah dia yang bernama Regina? sepupumu dari Washington DC? ternyata sangat cantik." Sherena mengangguk.
Sedangkan Regina hanya tersenyum simpul.
"Kenalkan ini Regina, dan wanita di samping Aland ini adalah calon istrinya, namanya Susy." Aland langsung menatap tajam ke arah Sherena mendengar ucapan keponakan nya.
Bisa-bisanya Sherena langsung mengucapkan hal seperti itu, bagaimana kalau nanti ada hati yang tersakiti? Aland melirik Regina, berharap bahwa ekspresi wajah gadis itu berubah menjadi cemburu. Tapi kenyataan Regina sama sekali tidak terpengaruh.
__ADS_1
Apa kamu sudah tidak mengagumi ku lagi Re? rasanya ada sisi di hatiku yang hampa tanpa perhatianmu seperti dulu. Batin Aland.
"Wah, sepertinya kamu akan mendahuluiku Aland, sudah lama tidak bertemu kalian, ternyata kamu akan menikah?" ucap Edward.
Aland tersenyum samar. Sedari tadi dia hanya melirik ke arah Regina tanpa menjawab ucapan Eward.
Susy melihat ke arah pandangan mata Alan yang ternyata menatap sepupu Sherena.
"Baiklah, Sher, ajak mereka ke kamar yang ada di lantai atas, ada dua kamar kosong, aku akan pergi sebentar karena ada urusan." Sherena mengangguk.
Akhirnya ke empat orang itu berjalan menaiki tangga untuk naik ke lantai atas.
"Rere,, Bagaimana kalau kamu pulangnya hari Senin saja, kita akan menginap semalam di villa ini, kita akan berkeliling pantai nanti malam, Bagaimana?" Tanya Sherena.
"Tapi aku sudah izin sama Pipi kalau akan pulang esok senin." Jawab Regina menoleh ke arah Sherena.
"Tenang saja, Re,, aku akan menelepon Uncle Zack untuk mengizinkanmu,, bagaimana?" Regina terlihat mengerut kan keningnya.
Sedangkan Aland dan Susy masih berada di belakang kedua gadis itu, Aland sedari tadi terlihat menyimak obrolan mereka. Sepertinya pria itu tertarik untuk mendengar jawaban Regina. Bahkan dalam hatinya Aland ingin Regina juga harus menginap semalam di villa ini.
Aku memberikan sebuah kejutan untuk mu,
Regina.
Visual Sherena.
Bersambung..
__ADS_1
Hai akak reader tersayang 🥰, bagi yang belum baca karya othor yang lain, cuss baca deh,, judulnya Haruskah Aku Berbagi Cinta.
🌹🌹🌷🌷🌷☕☕☕