
Happy Reading ☺
H-3
Zack sedang berada di ruang kerja sang Daddy dan saat ini dia tengah mendapatkan tatapan tajam dari Danish.
"Apa menurutmu pendidikan akademi militer itu hanya untuk main-main, sesuka hati tiba-tiba mau keluar! Tidak semudah itu Arshel, Daddy sangat tidak suka sikapmu yang plin plian ini!" Suara Danish menggelegar di telinga sang putra.
Arshel berusaha mati-matian menahan rasa takut dengan jantung yang berdetak kencang.
"Tapi Dad, aku merasa sudah tidak sanggup untuk meneruskan semua ini," Arshel memberanikan menatap mata Daddy-nya.
"Nak, kamu adalah seorang Army yang tangguh, jangan sampai berhenti di tengah jalan!"
"Tapi Dad...!" Danish mengangkat tangannya menyuruh untuk tidak meneruskan ucapannya.
"Tidurlah, tiga hari lagi Daniella akan menikah, aku harap kamu kembali ke markas setelah pernikahan Daniella." Ucap Danish menepuk pundak Arshel.
Kenapa menjadi sulit begini meminta izinnya pada Daddy! Padahal sudah berharap bahwa Daddy akan langsung menyetujui pilihanku untuk keluar dari akademi Militer. Batin Arshel
H-1
Malam ini adalah malam pernikahan istimewa yang akan di gelar oleh dua keluarga besar terpandang di kota Washington DC.
Dengan konsep bergaya modern dan internasional adalah tema dari pernikahan Zack dan Daniella esok hari.
Resepsi pernikahan akan di adakan di sebuah hotel mewah dengan konsep yang masih sama yaitu modern party dengan gaya internasional.
Semua sudah di persiapkan dengan sematang-matangnya oleh pihak wedding organizer, tinggal bagaimana berlangsung-nya acara esok hari dan malamnya.
Pada acara di siang hari hanya akan di hadiri oleh keluarga besar saja sedangkan untuk para tamu lain seperti para karyawan dua perusahaan besar, para kolega dari kedua CEO yaitu Danish dan Dimitri serta para tamu VIP lainnya akan hadir pada resepsi pernikahan malam harinya.
Semuanya sangat antusias dan seperti tidak sabar menunggu acara pernikahan itu.
Daniella sedari tadi bolak balik ke kamar mandi karena merasa mulas, entah gugup atau memang salah makan, yang pasti Daniella bisa merasakan hatinya yang terus berdegup kencang.
"Kenapa perutku mulas lagi?" Mia terkekeh mendengar ucapan Daniella.
Entah sudah berapa kali dia masuk ke dalam kamar mandi tapi tidak ada yang di keluarkan.
"Padahal sudah minum obat diare tapi kenapa masih mulas?" Tanya Mia.
Daniella hanya menggeleng. "Entahlah," Gadis itu memutuskan untuk merebahkan tubuhnya, tidak mau terlalu memaksakan diri lagi.
"Beristirahat lah Ell, jangan sampai acara pernikahan mu besok menjadi kacau karena kamu sakit," Mia menyelimuti Daniella hingga batas dada.
"Temani aku tidur ya Mia," Pinta Daniella.
__ADS_1
Mia seperti berfikir ketika akan menjawab.
"Aku tanya Kenzo dulu ya," Mia tersenyum kikuk.
"Kalau bertanya pada Kenzo jelas saja tidak boleh, mending kamu bicara dan meminta izin untuk tidur dengan ku malam ini," Daniella tampak memohon.
"Baiklah, mudah-mudahan Kenzo memperbolehkan...!"
"Harus!" Sela Daniella tidak bisa di bantah.
"Cuma semalam saja masa Kenzo tidak mau melepaskan mu?" Mia nyengir kuda mendengar ucapan Daniella.
Kenzo memang tidak bisa kalau tidak tidur dengan Mia, semenjak menikah dua bulan yang lalu Kenzo seperti anak kecil yang manja, kalau belum memeluk Mia dia tidak akan bisa tidur, pernah pada waktu itu Mia harus menjaga Mamanya yang sedang sakit, Kenzo juga ikut menginap di rumah sang mertua karena tidak bisa tidur tanpa belaian Mia di kepalanya.
"Baiklah Ell, aku akan meminta izin pada Kenzo sekarang," Daniella tersenyum senang.
Di sisi lain.
Zack sedang bercengkerama dengan Billy dan Ara di balkon kamarnya, kedua pasangan itu memberi dukungan kepada Zack agar bisa tenang dan lebih percaya diri.
"Kamu pasti bisa Zack, semangat untuk menjemput pengantin mu," ucap Ara sang mantan kekasih.
"Iya betul Zack, bukankah ini yang kamu tunggu-tunggu, harus percaya diri dan tersenyum lah," Billy menepuk bahu Zack.
Sama seperti Daniella, Zack juga merasa gugup, padahal kemarin-kemarin dia masih biasa saja tapi menjelang H-1 kegugupan jelas dia rasakan.
"Bantu aku kawan, rasanya benar-benar tidak seperti biasanya," ucap Zack.
Ara yang dulu pernah sangat mencintai Zack juga begitu mendukung mantan kekasihnya itu.
Sepertinya Zack mengalami syndrom pra-nikah, tapi bagaimanapun juga Zack harus bisa mengendalikan diri agar tidak pingsan saat acara pernikahan nanti.
###
Hari H.
Zack memandang gadis cantik yang sudah resmi menjadi pengantinnya itu dengan tatapan penuh cinta.
Binar kebahagiaan tampat di wajah mereka, ya akhirnya hari ini Zack dan Daniella telah resmi menjadi pasangan suami istri muda, para orang tua tidak mempermasalahkan itu karena manikah muda juga tidak terlalu buruk agar terhindar dari segala macam godaan yang yang tidak bisa di hindarkan.
Setelah saling memasang kan cicin kini kedua mempelai siap melakukan lempar bunga untuk para gadis yang belum menikah.
"Sayang, sudah tidak gugup lagi?" bisik Zack di telinga istrinya.
Daniella menggeleng dan tersenyum.
__ADS_1
"Baiklah untuk mempelai wanita bersiap-siap untuk melemparkan bunganya!" ucap MC pernikahan memberi aba-aba.
"SATU ... DUA .... TIGA..!"
Daniella melempar bunganya menghadap belakang, para gadis gemuruh berteriak merebutkan bunga mawar putih itu.
"Wah ... Evelyn kamu mendapatkan bunganya!" seru Mia kepada Evelyn.
Daniella dan Zack kembali menghadap ke arah para orang-orang itu.
"Eve, sebentar lagi kamu yang menyusul kami menikah," seru Daniella.
Evelyn masih terpaku menatap bunga yang di genggamannya itu.
Arshel mendekat dan memeluk Evelyn dari samping.
"Betul kata Ell sayang, setelah ini kita yang akan menikah," ucap Arshel tersenyum.
"Tapi kamu mengatakan bahwa Daddy Danish tidak mengizinkan mu keluar dari akademi militer?"
Arshel menggenggam tangan Evelyn.
"Aku akan berusaha membujuk Daddy, mudah-mudahan Daddy mau mengerti sayang," jawab Arshel meyakinkan Evelyn.
Setelah itu wedding party pun berlanjut dengan meriah, sampai pada malam puncak acara di ballroom Hotel XXX resepsi pernikahan di gelar begitu meriah, banyak para tamu undangan yang hadir memberikan selamat.
"Selamat untuk pernikahan kalian."
"Selamat menempuh hidup baru ya Zack dan Ell."
"Pasangan couple akhirnya menikah, selamat ya,"
Daniella dan Zack melakukan dansa di tengah ballroom dengan sangat serasi.
Daniella begitu cantik dengan gaun berwarna putih sedangkan Zack memakai tuxedo hitam benar-benar membuatnya terlihat sangat tampan.
"Terima kasih untuk para semua tamu yang hadir, khususnya untuk para tamu VIP yang tidak lain adalah para reader Khilaf Terdalam, terima kasih atas dukungannya selama ini, semoga selalu di beri kesehatan, dan berkah barokah untuk yang sudah memberikan amplop bunga dan votenya," ucap Zack di sambut tepuk tangan yang meriah.
Akhirnya Pernikahan Zack dan Daniella berjalan dengan lancar tanpa kendali yang berarti.
Bersambung.
Jangan lupa untuk kunjungi Ig, fb dan YouTube othor ya..
saling follow yuk biar dapet informasi kalau othor update novel terbaru.
IG : Navizadewi
__ADS_1
FB : Dewi Naviza, Navizaa
YouTube : Navizza Ais